Sinopsis Sweet Home Episode 5-6 (Netflix, 2020)

Di episode sebelumnya, para penghuni apartemen mengetahui bahwa Hyun-Su telah terinfeksi dan kini tengah dalam masa Golden Hour / masa transisi sebelum berubah menjadi monster sepenuhnya. Seok-Hyeon berusaha menghasut yang lain untuk mengusir Hyun-Su dari apartemen Green Home. Apes, justru Seok-Hyeon yang tiba-tiba menunjukkan gejala terinfeksi dan ujung-ujungnya ikut dikurung bersama dengan Hyun-Su. Sementara itu, untuk menghindar dari Sang-Wook, Yoon-Jae berpura-pura terinfeksi dan minta untuk dikurung bersama yang lain. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sinopsis Sweet Home Episode 5 (S1E5)

Du-Sik tidak tega untuk membunuh Myung-Sook. Apalagi sebelumnya mereka sempat berbincang dan memiliki satu persamaan. Sama-sama kehilangan anak. Setelah berpikir sejenak, ia memutuskan untuk menutup kembali pintu kamar mandi. Tak jauh terlihat meja kecil yang di atasnya terdapat beberapa bekal makanan untuk Su-Yeong dan Yeong-Su, buatan Myung-Sook.

Eun-Hyeok berterus terang menyatakan pada Hyun-Su bahwa ia menyelamatkannya karena ingin memanfaatkan kondisi Hyun-Su saat ini. Dan tugas pertama untuknya adalah menjemput Du-Sik di kamar 1408. Eun-Hyeok berpesan bahwa keberadaan Du-Sik sangat penting sehingga tidak masalah jika dalam keadaan terdesak Hyun-Su meninggalkan Su-Yeong dan Yeong-Su.

Tak lama, Hyun-Su mulai naik ke lantai atas, bersamaan dengan Sang-Wook yang juga hendak menuju kamar Yoon-Jae. Dalam perjalanan, keduanya sempat diserang oleh monster. Untung ada An Gil-Seob (diperankan oleh Kim Kap-Soo) dan Park Yu-Ri (diperankan oleh Ko Yoon-Jung) yang menyelamatkan.

Sementara Sang-Wook melanjutkan sendiri misinya, Hyun-Su pergi ke kamar Du-Sik dengan ditemani oleh Gil-Seob dan Yu-Ri. Di TKP, Du-Sik memberitahu kondisi Myung-Sook. Setelah melihatnya, Hyun-Su mengambil keputusan yang sama. Membiarkannya.

Yi-Kyung mengkonfrontasi Eun-Hyeok yang tega memanfaatkan Hyun-Su. Eun-Hyeok tidak peduli. Baginya ia hanya memanfaatkan Golden Hour. Lagipula, itu semua ia lakukan agar ia dan penghuni apartemen yang lain bisa bertahan hidup. Toh pada kenyataannya mereka tidak tahu siapa yang berikutnya akan terinfeksi dan berubah menjadi monster.

Eun-Hyeok lantas menunjukkan sebuah blog yang membahas mengenai epidemi yang terjadi. Informasi yang ada di sana lebih updet ketimbang yang diberikan oleh pemerintah maupun pihak militer. Yi-Kyung terkejut begitu melihat blog tersebut, yang kemungkinan besar adalah milik mantan tunangannya, Nam Sang-Won (diperankan oleh Lee Sin-Seong).

Tanpa disadari keduanya, di luar ada Ji-Su yang menguping mereka.

Sun-Young diam-diam menyusup ke ruang karantina. Ia sudah tidak tahan lagi akan perlakuan Seok-Hyeon terhadapnya, bahkan tidak berubah sama sekali meski Seok-Hyeon sudah terinfeksi. Sembari menyembunyikan sebilah pisau di punggungnya, Sun-Young secara implisit menyatakan bahwa ia berniat untuk membunuh Seok-Hyeon sebelum Seok-Hyeon berubah menjadi monster.

Dari Sun-Young, Yoon-Jae mengetahui bahwa Sang-Wook menuju ke lantai atas. Ia langsung menyadari bahwa Sang-Wook bakalan ke kamarnya.

Sang-Wook tidak menemukan apa yang ia cari di kamar Yoon-Jae. Di luar, ia mencoba kunci satunya (ada dua kunci dalam gantungan kunci Yoon-Jae yang diambil Sang-Wook) ke kamar di sebelah kamar Yoon-Jae. Ternyata terbuka.

Terdapat ruang gelap untuk mencetak foto di dalamnya. Banyak foto anak-anak kecil dalam kondisi habis disiksa. Ada juga foto Sang-Wook bersama beberapa anak kecil yang menjadi korban penyiksaan. Mungkinkah ia sebelumnya seorang guru TK?

Terungkap bahwa Yoon-Jae telah melakukan penculikan dan penyiksaan terhadap anak-anak kecil. Meski sempat tertangkap, ia hanya mendapat hukuman ringan karena pihak kepolisian tidak menemukan barang bukti yang relevan. Hal itu membuat Sang-Wook geram dan selama ini berusaha untuk membalas dendam.

Setelah makin menyadari kondisi mereka yang terdesak di dalam apartemen, Ji-Su, dengan dibantu oleh Jae-Heon, membuat tulisan SOS dari kain berukuran besar dan meletakkannya di luar bangunan apartemen.

Yoon-Jae menggores telapak tangannya sendiri dan menunjukkan pada beberapa penghuni yang berjaga di luar bahwa ia sebenarnya tidak terinfeksi. Begitu keluar, ia langsung menuju ke kamarnya. Tidak lupa terlebih dahulu mengambil palu yang sebelumnya pernah ia sembunyikan di kamar mandi.

Tak lama terlihat Sang-Wook menuju ke ruang karantina. Jae-Heon sempat berusaha mencegahnya namun gagal. Di saat itu, tanpa sengaja ponsel Sang-Wook terjatuh. Jae-Heon mengambilnya dan tertegun melihat isinya.

Beberapa saat kemudian Sang-Wook akhirnya bertemu dengan Yoon-Jae. Tidak hanya berhasil menghindar dari serangan Yoon-Jae, Sang-Wook juga sukses merebut palu Yoon-Jae. Ia pun melampiaskan balas dendamnya selama ini dengan menghajar Yoon-Jae hingga tewas. Beberapa penghuni apartemen melihatnya namun tidak berbuat apa-apa.

Sang-Wook lantas menyeret Yoon-Jae keluar apartemen dan meletakkannya tak jauh dari jasad Su-Ung dan Min-Ju. Teringat Min-Ju yang sempat meminta tolong kepadanya agar dibantu untuk keluar dari apartemen, Sang-Wook memutuskan untuk membawa jasad keduanya ke dalam apartemen, lalu mulai menutup rolling door dan dengan sengaja tetap berada di luar.

Jae-Heon tiba-tiba muncul dan mencegahnya. Karena kelelahan dan banyak mengeluarkan darah pasca bertarung dengan Yoon-Jae, Sang-Wook lalu jatuh pingsan. Jae-Heon pun menariknya ke dalam sebelum kemudian menutup rolling door apartemen.

Gil-Seob memimpin pemakaman Su-Ung dan Min-Ju. Setelah jenazah putrinya sudah dimakamkan dengan layak, Jin-Ok terlihat lebih tegar.

Sementara itu, Yi-Kyung yang sudah melakukan tes dan memastikan bahwa dirinya hamil, memberitahu Sun-Young bahwa ia akan menjalani segala sesuatunya seorang diri.

Episode ditutup dengan hadirnya sesosok monster berukuran raksasa.

Sinopsis Sweet Home Episode 6 (S1E6)

Masa lalu Sang-Wook mulai terungkap lebih jelas setelah sebelumnya agak-agak membingungkan. Luka di wajah bagian kanannya ternyata disebabkan karena ia dulu sempat menjadi korban bullying. Beberapa tahun kemudian, ia membalas dendam dengan membunuh pelakunya. Sejak saat itu ia hidup menyendiri dan sepertinya sering diminta untuk mengerjakan hal-hal kotor. Hingga akhirnya, seorang pria datang dan meminta tolong agar Sang-Wook mencarikan putranya, Yun-A, yang hilang diculik. Pencarian Sang-Wook berujung pada Yoon-Jae.

Di masa sekarang, Jae-Heon memberitahu Sang-Wook bahwa sebagian penghuni apartemen tidak keberatan jika ia terus berada di apartemen tersebut. Jae-Heon juga memberi tugas pada Sang-Wook untuk mulai sekarang bertanggung jawab terhadap Green Supermarket. Ia yakin segala sifat buruk Sang-Wook bisa berubah dengan cara itu.

Sementara penghuni apartemen menguji salah satu sistem keamanan yang diciptakan oleh Du-Sik, Yi-Kyung memilih untuk turun ke basement dengan berbekal sebuah kapak. Tujuannya ternyata adalah mengambil kembali ponselnya yang tertinggal pasca ia diserang monster laba-laba. Sekembalinya dari sana, sudah ada Eun-Hyeok yang menunggunya.

Meski membutuhkan sosok pemadam kebarakan seperti Yi-Kyung di apartemen, namun Eun-Hyeok merasa sikap Yi-Kyung yang suka berbuat semaunya sudah keterlaluan. Dengan tegas ia meminta Yi-Kyung untuk meninggalkan apartemen Green Home. Tanpa disangka Yi-Kyung menerimanya tanpa membantah.

Hyun-Su ditugaskan oleh Eun-Hyeok untuk mengambilkan barang-barang yang dibutuhkan penghuni apartemen lain dari kamar mereka masing-masing. Du-Sik tidak tega melihatnya. Terlebih Hyun-Su tetap dikurung pasca melakukan tugasnya. Ia sempat mengkonfrontasi Eun-Hyeok perihal hal itu, namun jawaban Eun-Hyeok tetap sama. Mereka harus bisa memanfaatkan kondisi Golden Hour Hyun-Su sebaik mungkin sebelum ia berubah total menjadi monster.

Seok-Hyeon akhirnya berubah menjadi monster. Tumbuh rambut berwarna putih di seluruh tubuhnya. Pun begitu, ia masih belum sepenuhnya berubah. Masih bisa berkomunikasi dengan Sun-Young yang menghadangnya. Setelah sempat mendengar permintaan maaf terucap dari mulut Seok-Hyeon, Sun-Young menghantamnya berulang-ulang dengan pipa besi hingga tewas.

Sesaat kemudian Hyun-Su kembali dari tugas hariannya. Ia terperangah melihat kejadian tersebut. Hyun-Su membayangkan nasib sama bakal ia alami jika nantinya ia berubah.

Yi-Kyung tiba di rumah sakit tempat Sang-Won, tunangannya, dulu bekerja. Dalam kilas balik, terlihat bahwa beberapa waktu lalu rumah sakit tersebut terbakar dan jenazah Sang-Won tidak diketemukan.

Di ruang kerja Sang-Won, Yi-Kyung menemukan tablet milik Sang-Won. Di dalam ada arsip blog tulisan Sang-Won yang sebelumnya sempat ditunjukkan oleh Eun-Hyeok kepadanya. Namun fakta lain terungkap. Sang-Won ternyata juga telah terinfeksi virus monster. Demi mencari serumnya, ia lalu membuat catatan mengenai apa yang ia rasakan dari hari ke hari. Meski belum terbukti, Sang-Won meyakini bahwa jika seseorang yang terinfeksi bisa bertahan selama 20 hari, maka ia tidak akan berubah menjadi monster.

Tanpa disangka, di hadapan Yi-Kyung sudah ada beberapa orang tentara, menodongkan senapan ke arahnya.

Belakangan Yi-Kyung mengetahui bahwa pihak pemerintah (dan mungkin juga militer) lantas membedah Sang-Won untuk diteliti. Belum jelas apakah Sang-Won benar-benar sudah meninggal atau belum. Yi-Kyung sendiri kemudian menawarkan kepada mereka, kalau ia tahu seseorang yang terinfeksi namun tengah berusaha keras untuk bertahan.

Listrik di seluruh kota mulai dipadamkan. Dengan persediaan air yang menipis, Eun-Hyeok meminta Hyun-Su untuk pergi keluar dan mencarikan tempat lain yang sekiranya bisa mereka tinggali. Dalam perjalanan keluar melalui area parkir yang ada di basement, Hyun-Su diserang oleh monster laba-laba.

Eun-Hyeok yang mengetahui hal itu dari kamera CCTV bergegas menuju basement dengan ditemani oleh Sang-Wook, Jae-Heon, dan Ji-Su. Du-Sik sendiri ganti mengambil alih pengawasan dari ruang kontrol. Eun-Hyeok dkk sempat bertemu dengan monster berkepala lonjong dan berkaki mirip kuda. Jae-Heon hendak membunuhnya, namun karena dalam keadaan tidur Eun-Hyeok meminta agar untuk saat ini mereka mengabaikannya.

Tak lama mereka berhasil menemukan Hyun-Su dalam kondisi terbungkus. Saat hendak kembali ke lantai satu, Ji-Su yang memapah Hyun-Su mendadak terjatuh kecapekan. Hal itu menyebabkan senjatanya ikut terjatuh dan menimbulkan bunyi keras. Monster kepala lonjong terbangun dan mulai menyerang Eun-Hyeok.

Sementara itu, tanpa disangka, monster laba-laba ternyata justru menyerang masuk ke dalam apartemen melalui plafon. Su-Yeong yang ketiban apes, dikejar-kejar olehnya. Du-Sik berusaha untuk menolongnya. Apa daya, kursi rodanya terjungkal dan monster laba-laba berhasil meraih Su-Yeong.

Penutup

Gak terasa sudah sampai di separuh cerita. Cukup mudah untuk menebak bahwa Sang-Won yang menghilang misterius pasti ada kaitannya dengan epidemi monster. Apalagi sempat terlihat keberadaan kepala penanganan bencana. Tebakan saya, Sang-Won adalah orang pertama yang berubah menjadi monster. Bisa jadi ia adalah monster raksasa yang hadir sekilas di akhir episode 5 lalu. Bener gak ya kira-kira, hehehe.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply