Sinopsis Sweet Home Episode 3-4 (Netflix, 2020)

Di cerita sebelumnya, orang-orang tiba-tiba berubah menjadi monster mengerikan. Gejalanya adalah hidung yang mengeluarkan darah. Mirip mimisan namun dalam porsi yang lebih masif. Ditambah dengan sikap yang berubah agresif, cenderung pada tindak kekerasan. Hyun-Su bersama penghuni apartemen tempat ia tinggal terkurung dalam gedung apartemen mereka sendiri. Sementara di dalam bangunan yang sama beberapa monster berkeliaran. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sinopsis Sweet Home Episode 3 (S1E3)

Dalam kilas balik, terlihat versi kecelakaan keluarga Hyun-Su yang sedikit berbeda. Terlihat Hyun-Su turut mengalami kecelakaan namun ia selamat dan menderita koma dalam jangka waktu lama. Selama koma, ia bermimpi mengalami kejadian-kejadian di apartemen.

Sesaat kemudian, adegan kembali ke saat Hyun-Su berada di apartemen dengan mata yang berubah menjadi hitam. Monster berbadan besar seperti Hulk tiba-tiba muncul. Untungnya Su-Yeong dan Yeong-Su berhasil lolos. Hyun-Su sendiri diselamatkan oleh Ji-Su dan Jae-Heon. Ji-Su sempat hendak membunuh Hyun-Su karena melihat bola mata Hyun-Su yang berubah dari hitam kembali normal. Jae-Heon mencegahnya. Hyun-Su lalu meminta keduanya membantunya menepati janji pada Su-Yeong dan Yeong-Su.

Dalam usahanya menuju kamar 1408, tempat Du-Sik tinggal, kedua kakak beradik tersebut sempat bertemu dengan monster kepala separuh. Namun si monter kepala separuh harus menerima nasib terlempar dari jendela setelah berhadapan dengan monster hulk yang mengejar Su-Yeong dan Yeong-Su.

Saat di ujung tanduk, lagi-lagi dewi fortuna masih berada di pihak keduanya. Giliran Im Myung-Sook (diperankan oleh Lee Bong-Ryun) yang tiba-tiba muncul saat monster Hulk hendak menghabisi Su-Yeong dan Yeong-Su. Myung-Sook dihajar habis-habisan oleh monster Hulk, namun anehnya, sesaat kemudian matanya berubah menjadi hitam seperti Hyun-Su dan tangannya berubah seperti tangan monster. Bersama dengan Hyun-Su, Ji-Su, dan Jae-Heon yang kemudian tiba di TKP, Su-Yeong dan Yeong-Su akhirnya bisa diselamatkan.

Jae-Heon lantas memancing monster Hulk agar mengejarnya dan menjauhi yang lain. Di ujung kejar-kejaran, Jae-Heon berhasil menghindar dari sergapan monster Hulk, yang pada akhirnya bernasib sama dengan monster kepala separuh, terlempar keluar bangunan dari jendela.

Sementara Hyun-Su kembali ke kamar Du-Sik bersama dengan Su-Yeong dan Yeong-Su, Ji-Su mendapati bahwa kondisi Myung-Sook lambat laun kembali normal. Ia lalu mengantar Myung-Sook ke kamar 1408, ‘menjemput’ Jae-Heon, mengambil barang-barang di kamarnya (termasuk gitar), sebelum kemudian bergabung dengan Hyun-Su dkk.

Di basement, Yi-Kyung berhasil menghidupkan saklar listrik yang mati. Namun mendadak ada tangan monster yang meraihnya dan menariknya ke dalam sebuah lubang.

Tak lama setelah listrik menyala, muncul siaran langsung di televisi. Presiden Korsel menginformasikan kondisi darurat negara. Namun tanpa disangka, ia tiba-tiba mulai berubah menjadi monster hingga harus ditembak oleh beberapa tentara militer yang berjaga di sekitarnya.

Yi-Kyung tersadar. Tubuhnya sudah terbungkus semacam jaring laba-laba seperti kepompong dan dalam keadaan tergantung di langit-langit. Di hadapannya terlihat ada seseorang yang melintas sembari membawa kunci.

Di ruang manajemen, Eun-Hyeok yang terus mengawasi kamera CCTV mulai khawatir dengan Yi-Kyung yang tidak kunjung kembali walau listrik sudah menyala. Pun begitu dengan Su-Ung. Namun karena tidak ingin bertindak gegabah, Eun-Hyeok memutuskan untuk menunggu Yi-Kyung beberapa waktu lagi.

Seok-Hyeon, yang kebetulan mengelola Green Supermarket di apartemen, sengaja mengunci dirinya dan istrinya, Ahn Sun-Young (diperankan oleh Kim Hyun), di dalam minimarket. Ia melakukannya karena ingin menguasai sendiri persediaan makanan yang ada di dalam minimarket tersebut. Ia baru mau memberikan makanan atau minuman pada orang yang membayar.

Di tengah kekesalan penghuni apartemen lain, tiba-tiba Yoon-Jae muncul dengan membawa koper penuh berisi aneka makanan dan minuman. Ia mempersilahkan yang lain untuk mengambilnya. Semua bersuka cita menerimanya. Selain Hye-In yang jadi curiga setelah melihat bekas darah di dasar koper tersebut.

Hari berganti. Seperti biasa, sirine di depan apartemen berbunyi beberapa saat. Di saat Eun-Hyeok mengumumkan agar para penghuni apartemen berkumpul di lantai 1, Jin-Ok diam-diam membuka pintu apartemen, berniat untuk keluar dan menjemput putrinya yang menurut lokasi di GPS berada tidak jauh darinya. Kang Seung-Wan (diperankan oleh Woo Jung-Kook) dan Ryu Jae-Hwan (diperankan oleh Lee Joon-Woo) berusaha mencegahnya. Tanpa disangka, putri Jin-Ok, Park Min-Ju (diperankan oleh Park Jin-Soo), tiba-tiba muncul dan berlari ke arah apartemen. Apes ia terjatuh di saat hanya tinggal beberapa meter lagi.

Eun-Hyeok bingung apakah harus menolong Min-Ju atau tidak. Adalah Su-Ung yang lantas berlari keluar untuk menjemput Min-Ju. Di saat ia hendak meraihnya, monster tinggi besar yang menyerang apartemen semalam menghabisi keduanya sekaligus. Jin-Ok hanya bisa berteriak histeris melihat putrinya tewas bersimbah darah.

Sinopsis Sweet Home Episode 4 (S1E4)

Jin-Ok menyalahkan Eun-Hyeok, menganggapnya telah membuat putrinya terbunuh. Eun-Hyeok hanya terdiam.

Hyun-Su, Jae-Heon, dan Ji-Su memutuskan untuk turun ke lantai 1 sesuai pengumuman yang ada. Tongkat baseball Ji-Su sudah diupgrade oleh Du-Sik. Jae-Sementara Jae-Heon dibekali tameng besi yang terbuat dari pintu. Saat tiba di lantai 9, monster tiba-tiba menyerang Hyun-Su dari kejauhan. Hal itu menyebabkan Hyun-Su terlempar jatuh hingga ke lantai 1. Ia terhempas bersimbah darah tak jauh dari Eun-Yu yang lebih dulu tiba di sana.

Yi-Kyung berhasil meloloskan diri dari jaring laba-laba yang menjeratnya dengan cara melepaskan bajunya. Apes, monster laba-laba yang mengurungnya tiba-tiba muncul dan mulai mengejarnya. Dengan bersusah payah memanfaatkan jalur udara, Yi-Kyung akhirnya mampu melarikan diri.

Pasca insiden di pagi hari, No Byeong-Il (diperankan oleh Im Su-Hyung) mulai tidak percaya pada kepemimpinan Eun-Hyeok. Ia merayu Seok-Hyeon agar mau mengambil alih sebagai pemimpin mereka. Seok-Hyeon menolak.

Eun-Hyeok, yang sempat mendengar percakapan keduanya, terlihat cukup syok dengan kematian Su-Ung dan Min-Ju. Apalagi ditambah dengan Yi-Kyung yang muncul di hadapannya dan langsung meninjunya. Yi-Kyung menyadari bahwa Eun-Hyeok sedari awal sudah tahu ada monster di basement dan sengaja memancing Yi-Kyung untuk menghidupkan saklar listrik di sana karena tidak berani melakukannya sendiri.

Siaran darurat kembali hadir. Kali ini pihak militer mengumumkan bahwa untuk sementara mereka akan mengambil alih pemerintahan hingga situasi bisa dikendalikan. Mereka kembali mengingatkan akan gejala-gejala yang timbul sebelum seseorang berubah menjadi monster. Karena setelah berubah monster tidak bisa dibunuh, maka satu-satunya cara adalah mengkarantina atau membunuh orang yang memiliki gejala sebelum mereka berubah sepenuhnya (disebut dengan Golden Hour). Sebagai tambahan, pihak militer menyebutkan bahwa virus tersebut menyerang orang-orang yang memiliki nafsu atau keinginan yang kuat.

Myung-Sook yang mendengarnya menjadi khawatir dan perlahan masuk ke kamar mandi.

Karena berada dalam Golden Hour, Hyun-Su terbangun dalam kondisi baik-baik saja. Kendati demikian, insiden tersebut mengakibatkan seluruh penghuni apartemen tahu kondisinya. Seok-Hyeon memaksa yang lain untuk mengusir Hyun-Su keluar dari apartemen sebelum ia berubah menjadi monster. Tidak ada kata sepakat, Eun-Hyeok lantas meminta mereka semua untuk melakukan voting tertutup. Dan ujung-ujungnya tetap seri.

Mengetahui hal itu, Seok-Hyeon justru makin emosi. Ia berniat untuk tetap mengusir Hyun-Su keluar. Tanpa disangka, hidungnya mulai mengeluarkan darah. Hyun-Su, yang sebelumnya belum ikut melakukan voting, menanyakan pada Seok-Hyeon. Apakah Seok-Hyeon juga akan ikut diusir keluar bersamanya jika ia memilih untuk setuju. Belum sempat Seok-Hyeon merespon, ia sudah keburu pingsan.

Saat tengah mengiris wortel, Myung-Sook tiba-tiba mulai berubah. Matanya menjadi hitam dan gerakan irisan pisaunya semakin kencang. Tak lama terlihat darah mengalir, walau tidak jelas apakah berasal dari hidung atau tangannya yang terkena irisan pisau.

Yi-Kyung terpukul setelah tahu Su-Ung meninggal. Sun-Young coba menghiburnya sembari memberikan makanan. Namun saat hendak menyuapnya, Yi-Kyung tiba-tiba terdiam dan beralasan perutnya terasa kurang enak.

Di tempat lain, Ji-Su berusaha menguatkan Jin-Ok yang baru saja kehilangan putrinya. Ji-Su sendiri juga terlihat pernah kehilangan seseorang, walau belum jelas statusnya. Apakah saudara, sahabat, atau kekasih.

Yoon-Jae tiba-tiba dihadang oleh Sang-Wook. Tanpa banyak basa-basi, Sang-Wook menghajar Yoon-Jae. Namun Yoon-Jae berhasil kabur dan bertemu dengan Byeong-Il, Seung-Wan, dan Jae-Hwan. Kepada mereka, Yoon-Jae mengaku telah terinfeksi dan minta untuk dikurung. Ketiganya percaya begitu saja.

Di saat Yoon-Jae hendak dikurung bersama dengan Hyun-Su dan Seok-Hyeon, Jae-Heon menghampiri. Ia yakin Yoon-Jae tidak benar-benar terinfeksi. Sesaat kemudian giliran Sang-Wook yang Sang-Wook. Spontan Jae-Heon menghadangnya. Momen tersebut dimanfaatkan Yoon-Jae untuk menutup pintu dan mengurung dirinya sendiri.

Belakangan terungkap bahwa Yoon-Jae ingin bisa berubah menjadi monster. Sementara Sang-Wook, di saat menghajar Yoon-Jae, sebenarnya diam-diam mengambil kunci kamar Yoon-Jae dari sakunya.

Sun-Young memberikan perangkat tes kehamilan pada Yi-Kyung. Yi-Kyung sempat menolak melakukan tes tersebut, namun Sun-Young berhas
il memaksanya dengan lembut.

Eun-Hyeok menanyakan pada Jae-Heon siapa yang telah membuatkan tameng untuknya. Sementara itu, Su-Yeong memberitahu Du-Sik bahwa Myung-Sook sudah berada di dalam kamar mandi selama 1 jam lebih. Menyadari ada yang tidak beres, Du-Sik meminta Su-Yeong menjauh sementara dirinya mengecek kamar mandi. Tidak lupa terlebih dahulu ia menyiapkan senjatanya.

Saat pintu kamar mandi dibuka, terlihat Myung-Sook yang tengah dalam proses berubah menjadi monster. Ia terlihat seperti janin yang akan lahir. Tanpa diketahui penyebabnya, mata Du-Sik tiba-tiba terbelalak.

Penutup

Momen paling seru dalam film-film semacam ini adalah ketika karakter yang nyebelin tiba-tiba mengalami nasib buruk. Dan betapa bahagianya saya begitu tahu Kim Seok-Hyeon ternyata telah terinfeksi. Asli nyebelin banget karakternya, hehehe.

Yang menarik, fakta bahwa nafsu seseorang bisa menyebabkan yang bersangkutan terinfeksi dan berubah menjadi monster bener-bener bikin penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Saya yakin yang terinfeksi di antara para penghuni apartemen tidak hanya akan berhenti di Seok-Hyeon. Hampir sebagian dari mereka memiliki nafsu atau keinginan yang sangat kuat. Apalagi terinfeksinya Myung-Sook memastikan bahwa keinginan tersebut tidak harus bersifat negatif dalam arti merugikan orang lain. Gak sabar nonton episode-episode berikutnya nih.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply