Sinopsis L.U.C.A.: The Beginning Episode 7 (tvN, 2021)

Di cerita sebelumnya, Zi-Oh akhirnya tertangkap dan dijadikan bahan eksperimen selama berminggu-minggu. Sel tubuhnya pun diekstrak untuk diklonakan dan dijadikan embrio. Terungkap bahwa Joong-Kwon dan Jung-A ternyata adalah orangtua Zi-Oh. Di saat seharusnya Zi-Oh dibunuh, Joong-Kwon diam-diam mengganti suntikan mati dengan suntikan penguat sel. Sementara itu, di saat bersamaan Goo-Reum berhasil masuk ke laboratorium bawah tanah rahasia di Human Tech. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sinopsis L.U.C.A.: The Beginning Episode 7 (S1E7)

Zi-Oh dihadang oleh beberapa orang bodyguard. Setelah mengalahkan mereka, ia akhirnya bertemu kembali dengan Goo-Reum. Goo-Reum mengajaknya meninggalkan laboratorium namun Zi-Oh mengatakan ia harus mengejar seseorang, Joong-Kwon.

Sementara itu, Yi-Son berhasil selamat dari ledakan. Yoo-Na tiba-tiba muncul, mengajaknya untuk melupakan semuanya dan kabur bersamanya. Yi-Son menolak. Ia lantas memeluk Yoo-Na dan mencekiknya hingga tak sadarkan diri sebelum kemudian mengkonfrontasi Zi-Oh.

Mencoba membantu Zi-Oh, Goo-Reum malah dengan mudahnya dilemparkan oleh Yi-Son ke sebuah ruangan yang berisi beberapa orang bayi. Selagi Zi-Oh dan Yi-Son bertarung, Goo-Reum berusaha menyelamatkan bayi-bayi tersebut satu persatu.

Tanpa disangka, Zi-Oh lagi-lagi menggunakan energi listriknya. Goo-Reum sempat berusaha mencegahnya, namun Zi-Oh sudah kadung kalap. Ledakan listrik yang terjadi cukup dahsyat dan membuat Goo-Reum terluka dan terpental. Tidak itu saja, tabung gas di belakang Zi-Oh mulai terbakar.

Untungnya, sebelum gas meledak, Zi-Oh masih bisa menyelamatkan Goo-Reum. Bayi-bayi itu pun juga selamat.

Zi-Oh memacu mobilnya ke rumah sakit agar Goo-Reum yang luka parah bisa segera dirawat. Di tengah kesadarannya yang mulai hilang, Goo-Reum sempat meminta agar Zi-Oh membiarkannya dan kabur menyelamatkan diri. Zi-Oh tidak melakukannya.

Setibanya di UGD, ia langsung meminta petugas medis di sana untuk mengurus Goo-Reum.

Yoo-Na tersadar. Ia segera mencari Yi-Son dan mendapatinya dalam keadaan sekarat. Yi-Son yang terobsesi pada Zi-Oh terus berpesan agar Yoo-Na mencari Zi-Oh.

Dari hasil CT scan, dokter mengabarkan adanya keretakan pada tengkorak Goo-Reum. Saat ini memang tidak terlihat tanda-tanda pendarahan, namun untuk memastikan harus menunggu dalam beberapa hari ke depan.

Jung-A melampiaskan kekesalannya dengan berulangkali menampar Cheol-Soo. Tanpa disangka Cheol-Soo kemudian membalasnya. Ia tidak tahan lagi terus menerus diremehkan oleh Jung-A.

Ketika ditanya, Joong-Kwon ternyata sudah menyimpan embrio-embrio beku hasil klona sel Zi-Oh di tempat aman. Mendengarnya, Cheol-Soo menyatakan mereka bisa membuat laboratorium yang baru dan memulai dari awal. Sumber dananya seperti biasa berasal dari para pengikut sekte Jung-A.

Dengan menahan emosi Jung-A menyetujui usul Cheol-Soo tersebut.

Di luar, Cheol-Soo memberitahu rencananya pada Joong-Kwon. Ia berniat untuk memberikan satu saja embrio beku Zi-Oh pada Jung-A. Sisanya akan ia jual demi mendapatkan kekayaan. Ia mengajak Joong-Kwon untuk berada di pihaknya. Selain itu, Cheol-Soo berjanji bakal memberitahukan pada dunia bahwa yang menciptakan embrio tersebut adalah Joong-Kwon.

Joong-Kwon belum memberikan jawaban pasti. Baginya semua itu bisa berujung pada punahnya umat manusia.

Unit Tindak Kekerasan mendatangi laboratorium Human Tech. Diketemukan adanya seorang ilmuwan yang selamat.

Dalam tayangan berita, disebutkan bahwa laboratorium Human Tech diserang oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh seorang polisi. Salah satu perawat yang kebetulan mendengar berita tersebut langsung menghubungi polisi begitu ingat bahwa Goo-Reum adalah seorang polisi. Ia juga menekan tombol Emergency untuk memanggil petugas keamanan.

Zi-Oh yang mengetahui hal itu langsung berusaha membawa Goo-Reum meninggalkan rumah sakit. Walau sempat dihadang beberapa petugas medis, Zi-Oh berhasil melakukannya.

Beberapa waktu kemudian, di bawah jembatan, Zi-Oh memberitahu Goo-Reum yang sudah sadarkan diri bahwa ia tengah dicari karena dianggap sebagai pelaku penyerangan di Human Tech. Mendengarnya, Goo-Reum malah berniat untuk datang ke kantor polisi untuk menjelaskan yang sebenarnya.

Zi-Oh tidak yakin hal itu bakal berhasil mengingat berita yang beredar jelas-jelas tidak sesuai. Keberadaan laboratorium rahasia di basement saja tidak disebutkan. Ia yakin pihak musuh sudah mengolah TKP sedemikian rupa sehingga apa pun yang dikatakan Goo-Reum sudah pasti dianggap bohong.

Pada akhirnya Goo-Reum setuju untuk sementara waktu tinggal bersama Zi-Oh.

Won-Yi pulang ke apartemennya dan mendapati Zi-Oh dan Goo-Reum di sana. Sempat marah-marah, sikap Won-Yi berubah 180 derajat begitu tahu Goo-Reum adalah polisi. Ia malah mengaku-ngaku sebagai sahabat Zi-Oh.

Walau kondisinya masih belum pulih, Yi-Son ternyata masih bisa selamat dari insiden di lab. Ia bahkan yang telah mengutak-atik TKP untuk menyembunyikan keberadaan laboratorium rahasia.

Jung-A kemudian mengajaknya untuk tidak lagi mengikuti Cheol-Soo dan sebagai gantinya bergabung dengannya. Ia berjanji akan memberikan apa saja yang diinginkan oleh Yi-Son.

Insiden Human Tech kembali diberitakan di televisi. Won-Yi akhirnya tahu kenapa Goo-Reum dan Zi-Oh bersembunyi di tempatnya.

Goo-Reum berniat untuk kembali ke Human Tech dan mencari bukti keberadaan laboratorim rahasia. Ia juga ingin membantu Zi-Oh menemukan Joong-Kwon, berharap Joong-Kwon bisa memberikan informasi mengenai kedua orangtuanya.

Teringat cerita Joong-Kwon tentang Young-Jae yang ingin menjualnya saat kecil dulu, Zi-Oh mencoba mengajak Goo-Reum untuk melupakan semuanya dan pergi bersamanya. Tentu saja Goo-Reum menolaknya.

Sementara itu, Won-Yi hendak melaporkan keberadaan Goo-Reum dan Zi-Oh di tempatnya pada polisi. Apes, begitu telponnya tersambung, keduanya keburu masuk ke apartemen. Mengetahui apa yang dilakukan Won-Yi, Zi-Oh pun merusak ponsel Won-Yi dengan listriknya.

Yoo-Cheol mengungkapkan kecurigaannya terhadap media yang seolah tahu lebih banyak tentang insiden Human Tech dan keterlibatan Goo-Reum ketimbang mereka. Ia merasa media berusaha mengarahkan pihak kepolisian. Jin-Hwan tampak tidak peduli. Ia malah memerintahkan anak buahnya untuk mulai mencari keberadaan Goo-Reum. Walau kasus tersebut sudah dilimpahkan ke unit lain, ia ingin menangkap Goo-Reum dengan tangannya sendiri.

Beberapa waktu kemudian, Yoo-Cheol memberitahu Jin-Hwan bahwa Goo-Reum tengah mencari keberadaan orang bernama Joong-Kwon yang berhubungan dengan Human Tech. Mendengarnya, Jin-Hwan terlihat terkejut.

Goo-Reum diam-diam menyelinap keluar dan menghubungi Jin-Hwan. Ia memberitahu tentang adanya basement rahasia di Human Tech dan mengajak Jin-Hwan memeriksa tempat tersebut bersamanya. Jin-Hwan setuju.

Setelah menutup telpon, tanpa disangka Jin-Hwan memberitahukan hal tersebut pada Cheol-Soo. Cheol-Soo menyatakan akan mengirim orang ke Human Tech. Namun ia juga meminta Jin-Hwan untuk membunuh Goo-Reum jika nanti ulahnya membuat masalah baru di sana.

Jin-Hwan sempat enggan. Cheol-Soo mengingatkan bahwa Jin-Hwan sudah pernah membunuh orang di masa lalu dan menyembunyikan fakta tersebut hingga sekarang. Mau tidak mau Jin-Hwan akhirnya mengiyakan.

Sesaat setelah Goo-Reum berangkat, Zi-Oh terlihat mengawasinya dari kejauhan.

Goo-Reum bertemu dengan Jin-Hwan di Human Tech. Ia lalu menuju ke balik lemari untuk membuka pintu rahasia menuju basement. Tanpa disangka tombol rahasia yang ada di sana sudah menghilang.

Jin-Hwan perlahan menghampiri Goo-Reum dan memintanya menghentikan perbuatannya. Apa yang dicari Goo-Reum sudah tidak ada lagi di sana. Bahkan jika pintu rahasia terbuka sekali pun Goo-Reum tidak akan menemukan apa-apa. Goo-Reum kaget mendengarnya.

Jin-Hwan kemudian mengatakan bahwa Goo-Reum sudah pasti akan dihukum dengan tuduhan pembunuhan. Ada orang yang mengendalikan segala sesuatunya. Dan orang-orang seperti Goo-Reum dan Jin-Hwan tidak akan pernah bisa menang. Ia pun menutup perkataannya dengan memborgol tangan kanan Goo-Reum.

Jin-Hwan lalu menanyakan dimana Zi-Oh berada jika ingin tetap hidup. Goo-Reum reflek menarik mundur tangan kirinya agar tidak terborgol. Melihat hal itu, Jin-Hwan justru meninggalkannya.

Bukan tanpa sebab, beberapa orang suruhan Cheol-Soo ternyata sudah ada di ruangan tersebut. Mereka langsung maju untuk membunuh Goo-Reum. Ia pun berusaha keras untuk menghadapi mereka.

Zi-Oh tiba-tiba muncul di samping Jin-Hwan yang berjaga di luar. Sebelum Jin-Hwan sempat mengeluarkan pistolnya, Zi-Oh lebih dulu melumpuhkannya.

Dengan tenang ia kemudian melangkah masuk dan menyelamatkan Goo-Reum.

Di luar, keduanya berhadapan kembali dengan Jin-Hwan yang sudah menunggu mereka. Jin-Hwan langsung menembak ke arah keduanya. Dengan cepat Zi-Oh melindungi Goo-Reum dan mengakibatnya punggungnya terkena tembakan.

Goo-Reum merespon dengan menyerang Jin-Hwan. Kendati demikian, ia tidak tega untuk memukulnya. Zi-Oh lantas mengajak Goo-Reum pergi meninggalkan tempat tersebut.

Aksi Goo-Reum di Human Tech kembali dipelintir oleh media. Kini beredar berita bahwa Goo-Reum memperalat polisi agar datang ke Human Tech dan kemudian merebut pistolnya. Tidak itu saja, identitas Goo-Reum kini diumumkan ke publik, termasuk wajahnya.

Won-Yi memberitahu ada tempat lain yang lebih aman bagi Zi-Oh dan Goo-Reum. Tempat yang sebetulnya dulu sering mereka datangi. Ia pun memberitahukan lokasinya pada Zi-Oh.

Sementara itu, Yoo-Cheol dan rekan-rekannya ternyata sudah berhasil melacak jejak Goo-Reum dan Zi-Oh hingga sampai ke apartemen Won-Yi. Mereka juga sudah memanggil bala bantuan untuk memeriksa bangunan tersebut.

Zi-Oh yang bulu kuduknya berdiri segera menyadari ada yang tidak beres. Ia langsung mengajak Goo-Reum untuk meninggalkan kamar apartemen Won-Yi. Dengan polisi yang sudah berjaga di beberapa titik, keduanya terpaksa kucing-kucingan untuk menghindari ketahuan. Dan untungnya mereka berhasil.

Cheol-Soo memindahkan Yi-Son dan Yoo-Na ke sebuah gereja. Tempat itu ternyata juga menjadi area laboratorium yang baru bagi Joong-Kwon. Cheol-Soo mencoba memanas-manasi Joong-Kwon dengan mengatakan Jung-A sengaja mengubah basement gereja sebagai laboratorium karena tidak percaya pada Joong-Kwon dan ingin mengawasinya. Joong-Kwon terlihat tidak peduli.

Ia menambahkan bahwa butuh waktu setidaknya tiga pekan masa inkubasi sebelum embrio beku bisa dipindahkan ke ibu pengganti. Joong-Kwon kemudian menanyakan tentang Zi-Oh. Cheol-Soo menjawab bahwa Joong-Kwon tidak perlu memikirkan hal itu karena ia pasti akan membunuh Zi-Oh.

Tempat yang dimaksud oleh Won-Yi ternyata adalah peternakan Suwoong. Ia dan Zi-Oh pernah bekerja di sana. Kali ini Zi-Oh mengajak Goo-Reum untuk ikut bersamanya ke tempat tersebut.

gambar #24312