Review Komik Injustice: Gods Among Us #7 (DC Comics, 2013)

Di cerita sebelumnya, ulah Robin tanpa disengaja membuat Nightwing tewas. Batman sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Untuk membantunya, Superman diam-diam menemui Catwoman dan memintanya untuk menemani Batman. Setelah move on, Batman kembali berniat untuk menghentikan Superman. Kali ini ia tidak melakukannya seorang diri. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Injustice: Gods Among Us #7 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

After a hard-fought battle against Black Adam, Superman and Wonder Woman decide on a desperate tactic to ensure that he remains subdued. But Shazam (and his alter ego, Billy Batson) wonders if this is the right thing to do. How much longer will he remain loyal to Superman’s campaign?

When the Joker nuked Metropolis, it was assumed there were no survivors. But now a distress call comes from the ruins. Is it an automated signal, a hoax, or a trap? No one is sure if Superman should respond. Who or what will he find?

Batman’s resistance team goes on the offensive, targeting Hawkgirl. Inside the Watchtower, Superman and his allies consider their response. But it may be Lex Luthor who comes up with a plan.

Story: Tom Taylor
Art: Kevin Maguire, Tom Derenick, Neil Googe
Color: Rosemary Cheetam, Alejandro Sanchez
Letter: Wes Abbott
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 31 Juli 2013

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Billy Batson (Shazam) mewawancarai orang-orang mengenai pendapat mereka tentang Superman dkk. Ada yang setuju, ada pula yang tidak.

Sehari sebelumnya, di sebuah kota, Superman (Clark Kent) dan anggota Justice League lainnya ternyata sama-sama menghadapi Black Adam. Green Lantern (Hal Jordan) sudah berhasil dikalahkan, sementara salah satu lengan Cyborg (Victor Stone) sukses ditebas olehnya. Untung pada akhirnya kolaborasi Superman dan Wonder Woman (Princess Diana) mampu menghentikan Black Adam.

Saat ditanya, Black Adam mengaku menyerang kota tersebut karena ada seseorang di sana yang melemparkan bom ke Kahndaq. Sebagai pemimpin Kahndaq, ia tidak bisa tinggal diam melihat ada warganya yang meninggal gara-gara diserang seperti itu. Ia pun tidak berniat untuk berhenti sebelum menemukan orang tersebut.

Mendengarnya, Wonder Woman memutuskan untuk menghilangkan kekuatan Black Adam dengan bantuan tali lassonya. Shazam berusaha untuk mencegahnya karena tidak yakin Black Adam masih bisa bertahan hidup jika tidak lagi memiliki kekuatan. Kendati demikian, karena Black Adam keukeuh membalas dendam, Wonder Woman tidak punya pilihan lain.

Setelah Black Adam mengucapkan kata sihirnya, tubuhnya berubah menjadi orang tua renta. Dengan sekuat tenaga ia berusaha untuk mengucapkan kata sihirnya kembali, namun Wonder Woman mencegahnya.

Dari hasil wawancaranya, dan juga apa yang ia alami sehari sebelumnya, Billy mulai merasa ragu terhadap perbuatan Superman dan Wonder Woman. Terlebih jika ia melihat dari sudut pandang dirinya sebagai Billy, bukan sebagai Shazam, yang notabene masih anak-anak. Terlepas dari baik buruknya, apa yang dilakukan Superman dan Wonder Woman sudah mulai mempengaruhi dirinya.

Satu bulan berlalu sejak ledakan bom yang mengbumihanguskan kota Metropolis. Tanpa disangka, dari jaringan radio, tiba-tiba muncul suara seseorang yang menyatakan bahwa dirinya masih hidup.

Di Justice League Watchtower. Superman berniat untuk mencari sumber suara tersebut. Wonder Woman dan Green Lantern berusaha mencegahnya, berjaga-jaga kalau itu merupakan jebakan. Pun begitu, karena Superman tetap ingin mendatanginya, Wonder Woman dan Green Lantern ikut bersamanya.

Setibanya di Metropolis, mereka berhasil menemukan sumber suara yang dimaksud. Sebuah ruangan dari besi yang terdapat di lantai bawah tanah sebuah gedung. Saat dibuka, yang ada di dalam ternyata adalah Lex Luthor.

Tanpa disangka, Superman terlihat gembira mendapati Lex masih bernyawa. Begitu pula dengan Lex.

Batman (Bruce Wayne) mendapat kabar mengenai diketemukannya Lex. Tidak jelas siapa yang memberitahukannya. Sosok misterius ini juga menceritakan bahwa Lex diselamatkan oleh Jessie Chambers yang memiliki kecepatan hampir setara The Flash. Jessie sendiri pada akhirnya tidak berhasil meloloskan diri dari ledakan bom Joker.

Di Justice League Watchtower. Setelah mendengar niat Superman dan apa yang sudah dilakukannya selama 1 bulan belakangan, Lex berniat untuk membantunya. Ia yakin aksi Superman dkk akan lebih optimal jika memiliki perencanaan yang baik. Wonder Woman tidak setuju karena tidak yakin bisa mempercayai Lex. Dengan tenang Lex lantas memberitahukan satu persatu identitas asli dari semua superhero yang ada di sana. Lex mengaku selama ini sudah mengetahuinya namun tidak melakukan apa-apa. Justru sebaliknya, ia terkadang melindungi mereka dan orang-orang terdekat mereka tanpa mereka sadari. Lex pun sekali menyatakan bahwa ia ingin bergabung dengan mereka.

Aksi Hawkgirl (Kendra Saunders) menculik seorang diktator digagalkan oleh Captain Atom (Nathaniel Christopher Adam), Huntress (Helena Bertinelli), dan Black Lightning (Jefferson Pierce). Mereka juga melumpuhkan Hawkgirl dan membawanya.

Sementara itu, di kampung pengungsi Mogadishu, Wonder Woman mencegah seorang jendral yang hendak melecehkan salah satu wanita pengungsi. Ia kesal karena alih-alih menjaga mereka, si jendral justru memanfaatkannya demi melampiaskan nafsunya. Salah seorang wanita pengungsi kemudian menanyakan apakah Wonder Woman akan terus menjaga mereka di sana karena tidak ada artinya ‘menghilangkan’ si jendral. Pasti akan ada tentara-tentara lain yang melakukan hal sama setelah Wonder Woman pergi.

Mendengarnya, Wonder Woman lalu membunuh jendral tersebut dan meminta seluruh tentara menyerahkan senjata mereka. Selanjutnya ia mempersilahkan para wanita pengungsi mengambil senjata-senjata tersebut dan melakukan apa yang mereka inginkan agar bisa terbebas. Seiring dengan kepergian Wonder Woman, terdengar suara tembakan-tembakan senjata.

Wonder Woman tiba di Watchtower. Yang lain memberitahukan tentang hilangnya Hawkgirl. Mendengar pelakunya adalah Black Lightning, Huntress, dan Captain Atom, Lex langsung tahu bahwa Batman terlibat. Ia meyakini bahwa hal itu hanyalah permulaan. Untuk mencegahnya, mereka tidak boleh lagi beraksi sendirian. Dan Lex tahu darimana mereka bisa mendapatkan tambahan ‘pasukan’.

Batman mengurung Hawkgirl di sebuah tempat. Ia berniat untuk menahannya di sana selama 1 minggu. Catwoman (Selina Kyle) keberatan karena Superman dkk bakalan mencari Hawkgirl dan menyerbu tempat tersebut. Dengan tenang Batman memastikan bahwa Superman tidak akan melakukannya karena Hawkgirl tidak hilang.

The Flash kesal karena Lex lebih fokus membahas mengenai ‘orang lain’ ketimbang mencari Hawkgirl. Tanpa disangka, Hawkgirl tiba-tiba muncul di hadapan mereka.


Di edisi ini terungkap bahwa Superman dan Lex ternyata berteman baik, bukan bermusuhan. Tidak ada yang salah mengingat apa yang terjadi dalam Injustice adalah sebuah kisah alternatif, bukan canon. Itu sebabnya di titik ini sebetulnya kita tidak perlu lagi memikirkan kenapa si A berbuat seperti ini, kenapa si B berbuat seperti itu, dan sebagainya. Cukup dinikmati saja ceritanya. Seperti yang saya lakukan sekarang ini.

Oh ya, mengenai sosok Hawkgirl yang datang ke Justice League Watchtower di bagian akhir, seharusnya itu adalah Martian Manhunter. Setahu saya hanya dia satu-satunya superhero yang bisa berubah wujud menjadi siapapun. Saya juga senang melihat Robin ternyata ikut berada di sana. Setidaknya ia konsisten mendukung aksi Superman.

gambar #22865

Leave a Reply