Review Komik Green Arrow Annual #2 (2018)

Ini adalah satu-satunya tie-in yang saya tahu untuk event miniseri “Justice League: No Justice“. Dan setelah membaca ceritanya sih bagi saya tidak masalah jika memang ini satu-satunya tie-in, karena ceritanya cukup padat dan seluruhnya berkaitan dengan event tersebut, terutama di bagian sebelum dan sesudahnya. Yang mungkin perlu untuk diingat adalah kejadian di event tersebut, termasuk di komik Green Arrow Annual #2 ini, berlansung SEBELUM event “Heroes in Crisis“. Jadi harap diperhatikan ya timeline-nya.

Eniwei, berikut ini adalah sinopsis plus review singkat dari komik Green Arrow Annual #2. Selamat membaca!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Green Arrow Annual #2 (2018)

Entitled rich boy Oliver Queen grew up a member of elite society. But after a drunken escapade left him stranded on a deserted island, Oliver learned to survive and become more than a man—he became a hunter. He became a survivor. He became a hero. But when Green Arrow comes face-to-face with a challenge he never saw coming, his entire worldview—his reason for being a hero—comes into question. Because that challenge has a name: Amanda Waller!

Story: Julie & Shawna Benson
Art: Carmen Carnero
Color: Trish Mulvihill
Letter: Deron Bennett
Judul Edisi: Fail-Safe
Tanggal Rilis: 30 Mei 2018

Green Arrow (Oliver Queen) sedang bertarung melawan Brick saat salah satu pesawat kepala tengkorak Brainiac datang menyerang dan berusaha menangkapnya. Ia mencoba meminta bantuan dari rekan-rekannya (Emiko, Pretty Bird, dan Roy Haper) namun gagal. Sebaliknya justru BatGirl (Barbara Gordon) menginformasikan bahwa satelit milik Queen Industries telah hancur. Begitu pula seluruh ponsel dan tablet yang menggunakan teknologi Q.I. Dengan ulah pesawat serupa yang menculik superhero bumi lainnya, BatGirl yakin bahwa hancurnya satelit Q.I. juga disebabkan olehnya.

Baca juga  Review Komik Batman #48-#49 - The Best Man (2018)

Khawatir dengan keselamatan kekasihnya, Pretty Bird (Dinah Drake), Green Arrow memutuskan untuk menuju Happy Harbor, tempat ia terdeteksi oleh BatGirl. Setibanya di sana, yang didapati adalah medan bekas pertarungan dengan sebagian anggota Suicide Squad (Killer Frost, The Ray, dan Vixen) serta Black Canary dalam keadaan seperti koma. Ada tiga titik merah di dahi mereka, sama seperti milik Brainiac.

Green Arrow dan BatGirl jadi curiga bahwa Amanda Waller yang ada di balik semua itu. Perjalanan Green Arrow pun berlanjut ke Arctic Circle, lokasi keberadaan Waller. Setelah bertemu dengannya, yang selanjutnya terjadi adalah seperti yang sudah diketahui di komik No Justice.

Pasca Martian Manhunter menyerahkan kotak misterius pada Green Arrow dan semua superhero yang berada dalam keadaan koma dipulih, Oliver memutuskan untuk pergi bersama dengan Dinah ke suatu tempat.


Meski cukup informatif dalam memberikan sisi lain dari cerita event No Justice, sebenarnya lumayan banyak juga halaman-halaman yang berisi sekedar filler di komik ini. Untungnya tertutupi dengan artworknya yang keren sehingga agak sulit untuk komplain. Sayang bagian endingnya agak membingungkan. Apakah berarti Green Arrow memutuskan untuk pensiun karena ingin menjalani hidup normal dengan Black Canary, atau hanya sekedar berpergian biasa. Sepertinya harus baca juga arc lanjutannya untuk tahu jawabannya…

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply