Review Film Kurban: Budak Iblis (2024) | Pindah Ke Rumah Warisan Yang Ternyata Menakutkan

“Kurban: Budak Iblis” menandai kembali sutradara Findo Purwono di kancah horor Indonesia setelah hampir 5 tahun vakum.

Pun begitu, dari posternya terus terang saya tidak punya banyak ekspektasi. Begitu pula trailernya.

Lantas seperti apakah ceritanya? Layakkah untuk ditonton?

Simak yuk sinopsis beserta review singkat dari film Kurban: Budak Iblis di bawah ini.

Sekilas Tentang

poster film kurban budak iblis

poster film kurban budak iblis

Dewi dan kedua anaknya, Bella dan Dio, pindah ke rumah yang ternyata dulunya milik Purnomo dan Dewi.

Mendiang Purnomo meninggalkan rahasia yang membuat kedua anaknya menderita.

Rama yang tinggal di depan rumah berusaha membantu Bella dan keluarganya, agar terhindar dari teror hantu Aisyah.

Seorang nenek bernama Sunarti yang mengetahui rahasia yang disimpan keluarga Purnomo di masa lalu, kembali bekerja sebagai pembantu di rumah.

Tanggal Rilis: 21 Maret 2024
Durasi: 1 jam 24 menit
Sutradara: Findo Purwono HW
Produser: Bunty Bedi, Rheina Mariyana
Penulis Naskah: Rebecca M. Bath
Produksi: Dewi Cinema, Seven Sky Pictures
Negara: Indonesia
Pemain: Adilla Fitri, Ingrid Widjanarko, Egy Fedly, Dewi Sri, Alexzander Wlan, Benzema, Desti Ridyawati

Sinopsis Film / Alur Cerita

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Bella (diperankan oleh Adila Fitri) baru mengetahui kalau kakeknya, Purnomo (diperankan oleh Egy Fedly), mewariskan sebuah rumah di kawasan pedesaan Bandung.

Karena kebetulan sedang ada masalah keuangan, Bella memutuskan untuk tinggal di sana hingga rumah tersebut terjual.

Bersamanya ada ibunya, Dewi (diperankan oleh Ingrid Widjanarko), dan adiknya, Dio (diperankan oleh Benzema).

kurban usung premis klise pindah rumah

kurban usung premis klise pindah rumah

Ia lalu berkenalan dengan Rama (diperankan oleh Alexzander Wlan), pemuda dari ibukota yang tengah pulang kampung untuk menjenguk neneknya. Rumah mereka ada tepat di seberang rumah Bella.

Dari Sunarti (diperankan oleh Dewi Sri), tukang bersih-bersih di sana, Bella mendapat informasi bahwa keberadaan mereka di rumah tersebut bisa membahayakan.

Awalnya Bella tidak percaya. Hingga timbul berbagai kejadian aneh yang dialami olehnya. Juga Dewi dan Dio.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Purnomo dan keluarganya? Benarkah keselamatan Bella dan keluarganya terancam? Bisakah Rama membantu mereka?

Ulasan / Review Film Kurban: Budak Iblis

Vakum menggarap film horor sejak “Ritual” di tahun 2019, saya pikir kualitas karya garapan Findo Purwono bakalan berkembang.

Nyatanya tidak terlalu.

Duetnya dengan penulis naskah Maruska Bath lagi-lagi menghasilkan cerita yang dibumbui benih-benih kejanggalan.

Seperti karakter Sunarti yang entah bagaimana bisa tahu segalanya.

Atau Rama dan 2 karakter hansip yang bisa seenaknya masuk halaman rumah orang lain.

Sampai sekedar properti tengkorak pun terlihat aneh.

properti tengkorak yang tidak meyakinkan

properti tengkorak yang tidak meyakinkan

Dialog yang membosankan serta tidak meyakinkan juga tidak membantu.

Setali tiga uang dengan akting jajaran pemainnya.

Egy Fedly yang biasanya berkualitas di sini apes mendapat naskah yang tidak realistis.

Aksinya yang ragu-ragu membunuh tumbal seolah baru pertama kali ia lakukan. Nyatanya itu adalah tumbal ke-13. Gak nyambung jadinya.

Selain efek suara menggelegar saat jump scare hadir, elemen horornya sama sekali tidak terasa. Saya bahkan tidak ingat film “Kurban” ini ada serem-seremnya.

elemen horor yang terlupakan begitu saja

elemen horor yang terlupakan begitu saja

Dan, ayolah, ini sudah 2024. Masa sih gak bisa bikin alur lain selain anak kecil temenan sama hantu?

Penutup

“Kurban: Budak Iblis” menambah panjang deretan film horor di bulan Maret yang tampil melempem.

Untuk kesekian kalinya, kualitas film dalam genre tersebut seolah ditarik mundur beberapa tahun ke belakang.

Naskah tidak logis, dialog membosankan, akting tidak meyakinkan, serta horor tidak menakutkan bagai kuartet poin resensi yang sudah bisa diprediksi.

Masih ada 2 judul tersisa minggu depan — “Ronggeng Kematian” dan “Para Betina Pengikut Iblis 2”. Semoga saja bisa lebih baik dari yang sudah sudah.

Pada saat artikel ini ditulis, film “Kurban: Budak Iblis” ini bisa ditonton di bioskop-bioskop jaringan XXI dan CGV.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

review film kurban budak iblis 2024
Review Kurban: Budak Iblis 2024
  • Story
  • Acting / Characters
  • Horror / Jump Scare
  • Recommended Watching
0.8

Summary

Untuk kesekian kalinya di bulan Maret 2024 ini, kualitas film horor kita seolah ditarik mundur beberapa tahun ke belakang. Memang tidak terlalu menguji kesabaran seperti “Hantu Polong” minggu lalu. Yah setidaknya, kalau benar-benar gabut, boleh deh sebagai alternatif ngabuburit di bulan puasa.

Leave a Reply