Rekap Alur Cerita Drakor Pinocchio (SBS, 2014) | Membongkar Dunia Media Yang Penuh Kebohongan Bersama Orang Yang Tidak Bisa Berbohong

“Pinocchio” atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Pinokio adalah karakter dari dongeng klasik populer “Le avventure di Pinocchio” karya penulis asal Italia Carlo Collodi di tahun 1883.

Seperti mungkin sudah diketahui, Pinokio adalah sebuah boneka kayu ciptaan pemahat bernama Geppeto. Ingin memiliki seorang anak, Geppeto lantas berdoa agar boneka buatannya bisa hidup seperti layaknya manusia. Doanya terkabul.

Pinokio sendiri memiliki kebiasaan unik. Dimana setiap kali ia berbohong, maka hidungnya akan memanjang.

Hal ini yang kemudian menjadi premis atau ide dasar dari drama Korea berikut. Salah satu karakternya, Choi In-Ha, diceritakan mengidap penyakit “Pinocchio Syndrome”. Membuatnya mengalami cegukan setiap kali ia berbohong atau menutup mata terhadap kebenaran yang ada di depan matanya.

Namun apakah sindrom tersebut benar ada di dunia nyata?

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Departemen Psikologi Eksperimental di University of Granada, walau tidak seekstrim yang dialami In-Ha, tubuh seseorang memang cenderung mengalami perubahan pada saat mereka melakukan kebohongan.

Seperti kenaikan suhu di sekitar hidung atau pergerakan otot orbital di sudut dalam mata.

Nah, lantas seperti apakah ceritanya? Layakkah drama Korea yang pernah tayang di Net TV ini untuk ditonton?

Simak yuk alur cerita drakor Pinocchio beserta review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya.

Sekilas Tentang

poster drakor pinocchio 2014

poster drakor pinocchio 2014

Seorang anak laki-laki, yang kehidupan dan keluarganya telah dihancurkan oleh media baru, diadopsi oleh sebuah keluarga di daerah pedesaan setelah ditemukan hilang di laut. Dia menyembunyikan masa lalunya selama 13 tahun. Tapi kemudian gadis yang dicintainya, seorang reporter, mengetahui kebenarannya.

Tanggal Tayang: 12 November 2014 – 15 Januari 2015
Episode / Durasi: 20 episode @ 59 menit
Sutradara: Soo-Won Jo
Produser: Lee Yong-Suk
Penulis Naskah: Park Hye-ryeon
Produksi: IHQ, SBS
Pemain: Lee Jong-Suk, Park Shin-Hye, Kim Young-Kwang, Lee Yoo-Bi, Lee Pil-Mo, Jin Kyung

Sinopsis / Alur Cerita Pinocchio

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Hidup Ki Hamyeong (diperankan oleh Nam Da-Reum) dan keluarganya berantakan semenjak ayahnya, Ki Hosang (diperankan oleh Jung In-Gi), seorang pemadam kebakaran veteran, dituding oleh media telah berbuat kelalaian yang mengakibatkan 9 orang rekannya sesama PMK tewas.

Hosang juga dituduh melarikan diri karena tidak diketahui keberadaannya sejak insiden kebakaran yang terjadi di pabrik tersebut.

Saat Ki Jamyeong (diperankan oleh Shin Jae-Ha), kakak Hamyeong, mengkonfrontasi reporter Song Chaok (diperankan oleh Jin Kyung) dari stasiun TV MSC yang hendak memutarbalikkan fakta, Hamyeong diajak ibunya (diperankan oleh Jang Young-Nam) untuk bunuh diri bersama.

Jamyeong syok setelah mengetahui kematian ibunya. Kendati demikian ia tidak menyadari bahwa Hamyeong sebenarnya masih hidup dan ditemukan dalam keadaan selamat di pantai oleh Choi Gongpil (diperankan oleh Byun Hee-Bong).

Mengingatkan Gongpil pada putranya yang telah meninggal 40 tahun sebelumnya, ia pun mengadopsi Hamyeong dan memberinya nama Choi Dalpo.

Ia lalu diperkenalkan ke dalam keluarga Gongpil. Ada Choi Dalpyeong (diperankan oleh Shin Jung-Keun), putra Golpil lainnya, serta Choi Inha (diperankan oleh Roh Jeong-Eui), putri semata wayang Dalpyeong yang sebaya dengan Hamyeong.

Belakangan Hamyeong mengetahui bahwa mantan istri Dalpyeong alias ibu Inha adalah Chaok, reporter yang telah menghancurkan keluarganya.

Inha juga ternyata memiliki kondisi bawaan sejak lahir yang bernama Pinocchio syndrome. Sindrom ini membuatnya mengalami cegukan setiap kali berbohong.


Waktu berlalu. Hubungan Hamyeong (diperankan oleh Lee Jong-Suk) dan Inha (diperankan oleh Park Shin-Hye) menjadi semakin dekat.

Hamyeong berusaha untuk menghilangkan rasa sukanya terhadap Inha. Selain karena ia adalah paman angkatnya, keberadaan Inha juga selalu mengingatkannya pada Chaok.

Rindu ingin bertemu dengan ibunya, Inha bertekad untuk menjadi reporter di MSC.

Hamyeong pun kemudian ikut melamar menjadi reporter untuk membantu Inha.

Pada prosesnya, Hamyeong diterima YGN, stasiun TV kompetitor utama MSC. Sementara Inha, walau diterima di MSC, namun bukan karena keahliannya. Melainkan karena Chaok berniat untuk memanfaatkan sindrom Pinokio Inha sebagai alat pendongkrak popularitas.

Secara kebetulan, mereka magang di lokasi yang sama. Yaitu di sebuah kantor polisi.

Di sana mereka berkenalan dengan sesama reporter magang. Ada Seo Beomjo (diperankan oleh Kim Young-Kwang) dari MSC dan Yoon Yoorae (diperankan oleh Lee Yoo-Bi) dari YGN.

Ada pula An Chansoo (diperankan oleh Lee Joo-Seung), teman sekelas mereka yang kini menjadi detektif di kantor polisi tersebut.


Jamyeong (diperankan oleh Yoon Gyun-Sang) tanpa sengaja mengetahui Moon Deoksoo (diperankan oleh Yum Dong-Hun) dan 2 orang temannya, mantan pekerja di pabrik yang terbakar, dulu telah melakukan kebohongan yang berujung pada difitnahnya Hosang.

Belakangan, setelah mengetahui ayahnya selama ini sebenarnya telah meninggal dalam kebakaran tersebut, emosi Jamyeong tidak bisa dibendung lagi.

Ia diam-diam membunuh Moon Deoksoo dkk dan berniat untuk lanjut membunuh Inha dan Chaok.


Sebuah insiden tanpa sengaja mempertemukan Hamyeong dan Jamyeong kembali.

Walau awalnya bahagia, Hamyeong jadi galau setelah tahu Jamyeong telah melakukan perbuatan kriminal.

Untunglah Jamyeong lantas memilih untuk mengalah dan mau menyerahkan diri. Ia mempercayakan urusan balas dendamnya pada Hamyeong.


Inha akhirnya tahu siapa sebenarnya Hamyeong. Juga tentang perbuatan ibunya pada keluarga Hamyeong.

Sadar bahwa tindakan Chaok di masa lalu berakibat fatal, Inha memilih untuk memihak Hamyeong.

Belakangan terungkap dalang yang sesungguhnya di balik perbuatan Chaok. Ia adalah Park Rosa (diperankan oleh Kim Hae-Sook), ibu dari Beomjo.

Sama seperti Inha, Beomjo memutuskan untuk membantu Hamyeong membongkar perbuatan Chaok dan Rosa.

Chaok sendiri, yang awalnya keras kepala dan tidak mengakui kesalahannya, luluh setelah menyadari Inha benar-benar tulus mencintai dan merindukannya.

Ia mengorbankan dirinya sebagai whistle blower perusahaan dengan memberikan kesaksian dan bukti-bukti kuat atas perbuatan Rosa (dan sekelompok politisi) dalam memanipulasi media.

Tahu ibunya tidak bakal menyerah begitu saja, Beomjo sengaja menyerahkan diri ke polisi dan mengaku telah melakukan salah satu tindak kejahatan yang dilakukan Rosa.

Sejahat-jahatnya Rosa, ia sangat mencintai putranya. Demi membebaskan Beomjo, Rosa pun mengakui seluruh perbuatannya.


Gongpil akhirnya menyetujui hubungan Hamyeong dan Inha.

Ia rela membatalkan adopsi terhadap Hamyeong agar Hamyeong bisa menikah dengan Inha.

Di akhir terlihat Hamyeong dan Inha tengah mencoba baju pernikahan mereka.

Penutup

Itu tadi sinopsis atau alur cerita dari drakor Pinocchio. Yang memberikan suguhan luar biasa walau punya beberapa cela.

Yang paling terasa adalah dialognya. Di beberapa bagian agak membosankan karena berisi deretan kalimat yang diulang. Alias sudah pernah disampaikan di adegan-adegan sebelumnya.

Ditambah dengan adegan kilas balik yang terlalu over durasinya.

Di luar itu, raihan 9 penghargaan dalam 4 ajang yang berbeda saya rasa sudah cukup untuk mewakilkan kualitas secara keseluruhan dari “Pinocchio”.

Apalagi akting dan chemistry dari para pemeran utamanya cukup meyakinkan.

Dan jujur. Selain cuplikan episodenya di Tiktok, deretan nama di jajaran pemain menjadi alasan saya untuk kemudian memutuskan menonton “Pinocchio” ini.

Mulai dari Lee Jongsuk dari “W: Two Worlds Apart“, Park Shinhye dan Yoon Gyunsang dari “Doctors“, Kim Youngkwang dari “Sweet Stranger and Me“, serta Jin Kyung dari “Uncontrollably Fond” dan “L.U.C.A The Beginning“.

Drama korea “Pinocchio” ini bisa ditonton secara streaming melalui layanan Netflix dan Viu.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

alur cerita drakor pinocchio 2014

Leave a Reply