Tentang Film Justice League

Masih membahas soal film, kali ini tentang film yang diadaptasi dari karakter-karakter top DC Comics, “Justice League”. Mulai dari Batman (Ben Affleck), Superman (Henry Cavill), serta Wonder Woman (Gal Gadot) yang sudah lebih dulu eksis di film “Batman v Superman: Dawn of Justice”, hingga The Flash (Ezra Miller), Cyborg (Ray Fisher), dan Aquaman (Jason Momoa). Menurut rencana, bagian pertamanya bakal mulai tayang pada tanggal 17 November 2017 (bisa berubah sewaktu-waktu) dan akan menjadi rilisan kelima dari jajaran film DC Cinematic Universe (DCCU). Sementara itu, untuk bagian keduanya dijadwalkan mulai diputar di bioskop-bioskop kesayangan kita dua tahun kemudian, atau lengkapnya per tanggal 14 Juni 2019.

Sama seperti yang sebelumnya dilakukan pihak Warner Bros sebelum BvS tayang, secara berkala mereka memberikan (sedikit) bocoran mengenai detil cerita film “Justice League” yang masih tetap akan disutradarai oleh Zack Snyder. Berikut ini beberapa hal yang sudah diketahui mengenai film tersebut.

Film terdiri dari dua bagian yang berhubungan-tapi-terpisah

Seperti sudah disebutkan di atas, akan ada “Justice League Part One” dan “Justice League Part Two”. Alur sudah pasti berkaitan, tapi dengan kemungkinan musuh serta fokus cerita yang berbeda. Synder juga memastikan bahwa masing-masing bagian dapat berdiri sendiri alias kita dapat menonton salah satu di antaranya tanpa harus kebingungan memahami cerita awalnya. Jelas ini berhubungan dengan banyaknya kritik mengenai kurangnya sosialisasi atas cerita “Batman v Superman” yang sebenarnya merupakan sekuel dari “Man of Steel”, sehingga pada prosesnya banyak membuat penonton yang belum pernah menonton bagian pertamanya puyeng.

Musuh utama adalah Steppenwolf

Meski banyak yang memprediksi bahwa Darkseid bakal menjadi villain utama yang dihadapi oleh anggota Justice League, sudah dipastikan bahwa Steppenwolf, tangan kanan Darkseid, yang bakal menjadi bintangnya. Sudah sesuai sih sebenarnya dengan cuplikan deleted scene film BvS yang menampilkan sosok ‘mirip’ Steppenwolf di dalam pesawat Kryptonian (dan sepertinya juga di hadapan Lex Luthor). Simak videonya di sini.

Yang masih belum jelas, Steppenwolf bakal eksis di bagian pertama saja, atau di kedua bagian film Justice League. Perkiraan saya sih, yang pertama bagiannya Steppenwolf, sedang yang kedua baru big bossnya muncul, Darkseid.

Bakal lebih banyak adegan action, ledakan, dan aksi pertarungan yang seru

Seperti yang disampaikan oleh Snyder beberapa waktu lalu dalam sebuah interview,

“You know, when ‘Batman v Superman’ first came out, I was like, ‘Wow, OK, woof.’ It did catch me off-guard, I kind of felt like — and I have had to, in my mind, make an adjustment, and maybe it is my hardcore take on characters as far as I love ’em, and I love the material. I do, I take it really deep. So I think the nice thing about working on ‘Justice League’ is that it is an opportunity to really blow the doors off of the scale and the bad guys and team-building and all the stuff that I think I could justify as a big, modern comic book movie, if that makes any sense.”

Nuansa tidak akan sekelam Batman v Superman

Banyak yang kurang suka dengan nuansa kelam dan penuh misteri yang dihadirkan oleh BvS. Wajar, lha wong sebelum DCCU muncul, penggemar superhero sudah dihajar dengan berbagai film Marvel yang kental suasana humornya (berkaitan dengan pasar keluarga yang mereka kejar). Warner pun memutuskan untuk mengikuti jejak mereka dan lebih meringankan kekelaman cerita Justice League.

Menurut Ben Afflek, pemeran Batman, dalam sebuah interview:

“This is now not a guy at the end of his rope but kind of a guy at the beginning, Starting over, reborn and believing. Finding hope. The thing that he’s hopeful for, he’s holding onto desperately. And he really believes in this idea of forming this group.”

Ada porsi cerita tersendiri untuk kembalinya Superman dari kematian

Berbeda dengan Green Lantern yang sudah dipastikan tidak ikut serta di bagian pertama film “Justice League” serta punya probabilitas kecil untuk muncul di bagian keduanya, Superman sudah pasti hadir. Berhubung di ending BvS ia diceritakan telah ‘mati’ (meski sudah ada tanda-tanda kebangkitannya), tanpa perlu dibocorkan pun sudah bisa dipastikan akan ada bagian tersendiri yang menceritakan bagaimana Superman bisa hidup kembali. Ini yang menarik untuk dinantikan. Apakah bakal seperti cerita “The Return of Superman” yang ada di komik? Atau dengan bantuan The Red Woman? #efeknontongameofthrones

Yang juga patut ditunggu adalah rambut Superman, bakal jadi gondrong seperti di komik atau tidak. Synder sendiri mengungkapkan ada kemungkinan untuk itu. Saya berharap sih segera dipastikan aja, gak usah pake mungkin-mungkin lagi, hehehe. Saya fans Superman era rambut gondrong sih.

“[His hair] should be perfect. A little longer, I guess! That’s what the myths are anyway.”

Batman bakal punya DUA kendaraan baru

Selain Batmobile yang bakal diupgrade menjadi lebih keren dan lengkap fiturnya (sebut saja pelontar misil, canon, dan senapan mesin), si ksatria kegelapan juga punya dua kendaraan baru. Yang pertama adalah Nightcrawler, kendaraan untuk blusukan di lorong-lorong yang terlalu sempit untuk Batmobile; serta Flying Fox, airship jumbo yang dapat mengangkut Batmobile dan Crawler tadi. Sounds cool!

Berikut pernyataan dari produser Deborah Snyder:

“There’s an action set piece — we’re gonna take you to this tunnel, It’s a tunnel they were gonna build between Metropolis and Gotham and it had been abandoned, so the project never really went forward. But there’s abandoned remains of what started to be this tunnel. It’s pretty hard to get the Batmobile through there, so it’s nice to have the Crawler, which can maneuver.”


Sementara itu dulu, nanti akan diupdet lagi ya gaes kalau ada info-info atau bocoran terbaru. Stay tune!

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

2 Comments - Add Comment

Reply