Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 & Preview Episode 14 (2016)

Di cerita sebelumnya (baca sinopsis Let’s Fight Ghost ep 12), Park Bong-Pal (TaecYeon) terus berusaha untuk mengembalikan ingatan Kim Hyu-Jin (Kim So-Hyun) pada saat rohnya ‘gentayangan’. Berbagai cara ia lakukan, mulai dari memberikan barang-barang milik Hyu-Jin yang ada di apartemen hingga membuatkan makanan kesukaan Hyu-Jin. Walau belum terlalu berarti, namun beberapa kali Hyu-Jin mengalami sekilas flashback tentang kejadian di masa lalu bersama Bong-Pal. Joo Hye-Sung (Kwon Yool) yang kembali dicurigai oleh pihak kepolisian serta biksu Myung-Chul (Kim Sang-Ho) juga berusaha untuk mendekati Hyu-Jin, meski belum jelas tujuan aslinya. Yang mengejutkan, Hyu-Jin ternyata bisa melihat hantu, dan salah satu arwah penasaran yang ada di rumah sakit tempat ia dirawat kini berusaha untuk menyerangnya. Apa yang terjadi selanjutnya?

Dok. gambar dan video © tvN of Korea Selatan

Sinopsis Episode 13

Bong-Pal datang tepat di saat Hyun-Ji hendak diserang oleh arwah penasaran dokter Kim Jung-Woo. Untung kali ini musuhnya tidak terlalu kuat sehingga Bong-Pal dapat mengatasinya seorang diri. Melihat Hyun-Ji yang tidak sadarkan diri, Bong-Pal lantas memanggil bantuan staf medis.

Sementara itu, di klinik hewan, Hye-Sung yang mendapati Myung-Chul di kantornya menatap tajam ke arahnya. Saat si biksu hendak pergi, ia mencegahnya dan menanyakan alasannya datang ke klinik. Setelah berbasa-basi, Hye-Sung menceritakan sebuah kisah tentang seekor kucing yang masuk ke ventilator udara karena penasaran akan bunyinya. Namun kucing tersebut terjebak dan tidak bisa keluar, malahan semakin lama semakin terseret masuk ke dalam hingga akhirnya mati.

Tahu bahwa Hye-Sung secara tidak langsung mengancam dirinya, Myung-Chul membalas dengan sebuah kutipan dari ajaran Buddha.

One who enjoys doing evil deeds will not be able to free oneself from the rope of hatred and enmity stemmed from it. If you have a heart filled with anger, karma will make you pay, for all the sins you have done.

Lebih lanjut Myung-Chul menambahkan, bahwa ajaran tersebut berlaku pada siapa saja. Tidak hanya manusia, melainkan juga pada binatang dan setan. Mendengar hal tersebut, Hye-Sung mulai melangkah mendekati Myung-Chul, yang juga bersiap untuk menghadapi apa yang bakal terjadi selanjutnya. Tanpa disangka, tiba-tiba salah seorang karyawan klinik masuk dan memberitahu ada tamu lain yang datang. Setelah menanggapi si karyawan dengan muka alim, Hye-Sung mengucapkan terimakasih atas kedatangan Myung-Chul dan memintanya untuk berhati-hati dalam perjalanan pulang.

adegan_ghost_13a

Detektif Yang (Yoon Seo-Hyun) kembali mendatangi rumah ibu Hye-Sung dan menanyakan perihal kematian suaminya. Seperti sebelumnya, ibu Hye-Sung terlihat ketakutan dan berhati-hati dalam berbicara saat menanggapi pertanyaan tersebut. Raut mukanya langsung berubah ketika detektif Yang menyampaikan opininya mengenai adanya kemungkinan suaminya didorong dari belakang. Ia lantas meminta detektif tersebut untuk meninggalkannya.

Di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa kondisi Hyun-Ji baik-baik saja, hanya butuh istirahat. Setelah dokter pergi, Bong-Pal masuk dan memberikan ponsel Hyun-Ji pada ibunya, sebelum ia berpamitan pulang. Ibu Hyun-Ji sempat terdiam dan melirik ke arah Bong-Pal saat ia melangkah keluar dari kamar.

Detektif Yang tiba di kantor polisi dan mendapati partnernya, detektif Kim (Jung Ji-Soon) sedang kewalahan menghadapi Choi Chun-Sang (Kang Ki-Young) dan Kim In-Rang (David Lee). Seperti rencana mereka sebelumnya, keduanya meminta bantuan untuk menyelidiki kasus tabrak lari Hyun-Ji. Detektif Kim mengatakan bahwa memang ada kasus tabrak lari yang terjadi lima tahun lalu, namun karena tidak ada saksi mata maka penyidikan terhadap kasus tersebut pun dihentikan. Karena Chun-Sang dan (terutama) In-Rang terus ngotot, detektif Kim yang sudah tidak tahan lagi akhirnya meminta bantuan rekan-rekannya untuk mengusir mereka keluar.

Myung-Chul tiba di apartemen Bong-Pal dalam keadaan mabuk berat. Sebelum tidak sadarkan diri di sofa, ia sempat mengigau dan meminta maaf pada Bong-Pal. Sementara itu, di rumah sakit, Hyun-Ji tersadar. Saat ibunya menanyakan apa yang terjadi, Hyun-Ji hanya teringat ada sesuatu yang menyeramkan yang membuatnya syok. Ia lantas menanyakan keberadaan Bong-Pal, yang diabaikan oleh ibunya karena tidak suka anaknya bergaul dekat dengan orang yang asing. Mendengarnya, Hyun-Ji meminta ibunya agar tidak terlalu keras terhadap Bong-Pal karena baginya ia adalah orang yang baik.

adegan_ghost_13b

Beberapa waktu kemudian, masuk pesan teks dari Bong-Pal yang menanyakan kabarnya. Kali ini Hyun-Ji, yang kebetulan terbangun, menanggapinya dengan senang hati. Bong-Pal menolak untuk menjelaskan apa yang tadi mereka hadapi melalui ponsel, sehingga Hyun-Ji memintanya untuk mampir ke rumah sakit besok sebelum ia pulang ke rumah. Meski sempat ditegur oleh ibunya yang memintanya untuk beristirahat, Hyun-Ji dan Bong-Pal kembali berkomunikasi via pesan teks hingga sama-sama tertidur karena mengantuk.

Esok harinya Bong-Pal pergi menuju rumah sakit dengan terlebih dahulu membangunkan Myung-Chul dan memintanya untuk sarapan dengan sop kecambah yang sudah ia siapkan. Dalam perjalanan, Bong-Pal mampir untuk membeli hadiah pada Hyun-Ji. Pilihannya jatuh pada sebuah kalung, yang menurut si penjual memiliki desain yang ditujukan bagi pasangan yang ditakdirkan untuk bersama.

Dengan riang Bong-Pal melangkah menuju kamar Hyun-Ji. Tiba-tiba seseorang memanggilnya dari belakang dan ternyata itu adalah ibu Hyun-Ji. Ia meminta Bong-Pal untuk tidak lagi menemui Hyun-Ji karena kemarin Hyun-Ji pingsan saat bersama dengan Bong-Pal. Ia sudah cukup syok dengan koma tahunan yang dialami Hyun-Ji sehingga tidak ingin hal serupa terjadi lagi.

Di kamarnya, dokter mengkonfirmasi bahwa Hyun-Ji sudah boleh meninggalkan rumah sakit. Tak lama Hye-Sung datang untuk mengucapkan selamat. Ternyata ia juga adalah konselor terapi Hyun-Ji. Dengan alasan agar bisa mengenal lebih dekat sekaligus bisa mempercepat proses penyembuhan Hyun-Ji, Hye-Sung lantas mengantarkan mereka berdua pulang ke rumah, sementara Bong-Pal melihat mereka dari kejauhan.

adegan_ghost_13c

Setibanya di rumah, Myung-Chul yang baru mengetahui jika ingatan Hyun-Ji pada saat menjadi hantu masih belum kembali, memberikan masukan pada Bong-Pal. Baginya, hal tersebut lebih baik karena kebanyakan orang akan ketakutan apabila mengingat diri mereka pernah menjadi hantu. Dengan melupakan hal tersebut, Hyun-Ji akan bisa segera kembali ke kehidupan normalnya sebagai manusia. Ia pun berpamitan setelah itu.

Sementara itu, dalam perjalanan pulang, ibu Hyun-Ji menceritakan bahwa pada saat putrinya tertabrak, Hyun-Ji sedang dimintai tolong untuk pergi ke suatu tempat yang tidak dikenalnya oleh orang yang juga tidak dikenalnya. Sesampainya di rumah yang ternyata hanya tempat tinggal sementara bagi ibunya selama menjaga Hyun-Ji yang koma, Hyun-Ji cukup kegirangan menemukan barang-barang yang ia sukai di kamarnya. Termasuk gaun dan sepatu high heels yang dibelikan oleh ibu dan ayahnya setiap hari ulang tahun Hyun-Ji selama ia koma. Dengan gembira Hyun-Ji berterimakasih pada ibunya dan berjanji akan melakukan apa saja untuk menyenangkannya.

Pada saat itu ternyata Hye-Sung masih belum pergi dan mengawasi mereka dari luar rumah. Ia kini yakin bahwa Hyun-Ji-lah yang telah mengambil ‘benda itu’. Sekilas adegan flashback muncul, dimana Hye-Sung sempat berpapasan dengan Hyun-Ji di kuil, dan Hyun-Ji terlihat sedang menyembunyikan sesuatu di dalam tasnya.

Malam harinya, Hyun-Ji sembat mencoba menghubungi Bong-Pal, tapi Bong-Pal memilih untuk tidak menjawab pesan teks dari Hyun-Ji.

In-Rang mencoba mencari saksi mata dengan cara mempublikasikan mengenai kasus tersebut di internet. Chun-Sang menganggap hal tersebut sia-sia karena ia sudah melakukan cara yang (menurutnya) lebih efektif, membuat spanduk pengumuman pencarian saksi mata yang rencananya akan dipasang di dekat TKP tertabraknya Hyun-Ji.

Mereka lantas menemui Bong-Pal dan menanyakan perkembangan kabar Hyun-Ji, yang ditanggapi Bong-Pal hanya dengan senyuman. Tanpa diduga tiba-tiba Hyun-Ji datang karena harus menghadiri salah satu mata kuliah Hye-Sung. Bong-Pal pun mengantarkannya ke ruang kuliah yang dimaksud, yang ternyata juga diikuti oleh Bong-Pal. Saat hendak masuk ke ruangan, mereka bertemu dengan Hye-Sung. Saat Hye-Sung menanyakan apakah Hyun-Ji kenal dengan Bong-Pal, Hyun-Ji menjawab ia hanya kenal sedikit saja. Sebaliknya, di dalam ruangan, saat Im Seo-Yeon (Baek Seo-E) menanyakan siapa Hyun-Ji, Bong-Pal menjawab bahwa ia adalah seorang auditor. Hyun-Ji sempat kesal mendengarnya, namun menjadi berpikir saat melihat lengan Bong-Pal yang terluka.

Myung-Chul mendatangi kantor polisi dan meminta polisi untuk memeriksa Hye-Sung. Detektif Yang yang kebetulan melintas mendengar hal tersebut dan lantas menanyakan apa yang ia ketahui. Myung-Chul menceritakan mengenai barang-barang Hyun-Ji yang ia temukan di kantor Hye-Sung. Saat itu tiba-tiba ada polisi datang dengan membawa Chun-Sang dan In-Rang yang dilaporkan warga karena telah memasang spanduk di jalanan secara ilegal.

adegan_ghost_13d

Keluar dari kantor polisi, Myung-Chul meminta Chun-Sang dan In-Rang untuk mengawasi Hye-sung. Hye-Sung sendiri berniat mengajak Hyun-Ji untuk makan siang sembari mengatur jadwal konseling mereka selanjutnya. Namun Hyun-Ji menolaknya karena ingin berbicara dengan Bong-Pal. Setelah Hyun-Ji pergi, datang Seo-Yeon yang meminta waktu untuk bicara empat mata dengan Hye-Sung. Ternyata ia menyatakan rasa cintanya pada Hye-Sung, yang direspon dengan permintaan maaf karena telah tanpa sengaja menimbulkan perasaan tersebut pada Seo-Yeon. Setelah memberikan sebuah pulpen berwarna putih, ia pun pergi meninggalkan Seo-Yeon yang berusaha menahan air matanya.

Hyun-Ji mendapati Bong-Pal sedang membaca buku sendirian di taman. Saat ia duduk di sebelahnya, ia mendadak teringat sekilas pernah duduk berdua dengan Bong-Pal di tempat itu. Ia lalu menanyakan hal tersebut pada Bong-Pal, yang diamini olehnya. Tak lama Hyun-Ji berpamitan karena akan menemui beberapa orang temannya. Ia juga mengatakan bahwa setelah ini ia akan sibuk karena harus mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Seo-Yeon sedang termenung sembari memegangi pulpen pemberian Hye-Sung saat Bong-Pal lewat di depannya. Melihatnya sedang galau, Bong-Pal menemaninya hangout di kafe, dimana Seo-Yeon memanfaatkannya untuk mabuk-mabukan. Saat hendak mencegahnya minum lebih banyak lagi, minuman di gelas Seo-Yeon tumpah dengan mengenai baju Bong-Pal. Bong-Pal pun pergi ke toilet untuk mengeringkan bajunya. Saat itulah Hyun-Ji yang baru usai bertemu dengan teman-temannya — dan sempat melihat sosok seorang wanita berwajah pucat di seberang jalan — menghubungi Bong-Pal. Ia kaget mendengar ada suara wanita yang mengangkat telpon tersebut.

adegan_ghost_13e

Entah bagaimana caranya, Hyun-Ji mendatangi kafe tempat Bong-Pal dan Seo-Yeon berada. Niat Bong-Pal untuk mengantarkan Seo-Yeon langsung dicegahnya, dan ia pun meminta Seo-Yeon untuk naik taksi yang sudah ia suruh standby di depan kafe. Keluar dari kafe, Hyun-Ji memarahi Bong-Pal yang pergi berdua dengan wanita lain.

Kamu bilang kamu menyukaiku. Kamu bilang kamu adalah kekasihku. Lalu kenapa kamu sekarang jadi gak jelas begini? Ini membuatku marah. Ini membuatku marah melihatmu bersama dengan wanita lain.

Bong-Pal tersenyum mendengarnya, sehingga membuat Hyun-Ji makin kesal dan meneruskan omelannya.

Jika kamu laki-laki, kamu seharusnya mencintai satu orang wanita hingga berakhir. Kamu gak seharusnya seperti itu. Bahkan jika aku tidak ingat apa-apa, kamu seharusnya tetap berusaha membuatku ingat.

Bong-Pal kembali tersenyum mendengarnya, dan tiba-tiba langsung mencium bibir Hyun-Ji. Secara reflek Hyun-Ji menendangnya dan mengatainya mesum. Ia berlalu sambil melemparkan sesuatu ke arah Bong-Pal. Walau demikian, alih-alih pergi, ia kemudian membantu Bong-Pal mengganti perbannya. Setelah usai, Bong-Pal memberikan kalung ynag ia beli sebelumnya dan memakaikannya di leher Hyun-Ji.

adegan_ghost_13f

Bong-pal mengantarkan Hyun-Ji pulang hingga ke depan rumahnya. Sebelum masuk, Hyun-Ji mengancam Bong-Pal untuk tidak menemui wanita lain lagi. Namun Hyun-Ji hanya tersenyum ketika Bong-Pal menanyakan apakah mereka kini berpacaran lagi. Sesaat setelah masuk ke rumah, ibu Hyun-Ji mengatakan bahwa ia akan pergi sebentar untuk menemui pamannya, sehingga ia meminta Hyun-Ji untuk menunggu di rumah dan tidak lupa untuk mengunci pintu.

Sementara itu, di kantor polisi, detektif Kim dan Yang berhasil menemukan bukti bahwa Hye-Sung sempat memiliki sebuah mobil berwarna putih dengan ciri sama persis dengan mobil yang digunakan oleh pelaku tabrak lari. Di saat yang sama, Hye-Sung sedang mengawasi Hyun-Ji dari depan rumahnya. Mendadak ia melihat Hyun-Ji lari keluar rumah gara-gara sosok wanita yang sempat ia lihat ternyata adalah hantu dan hantu tersebut tiba-tiba muncul di kamarnya.

Hyun-Ji lantas menghubungi Bong-Pal yang segera datang menemuinya. Ia lalu menceritakan pada Bong-Pal bahwa ia kini bisa melihat hantu, sama seperti yang ia lihat saat di rumah sakit. Bong-Pal teringat kata-kata Myung-Chul bahwa apa yang terjadi saat roh Hyun-Ji keluar dari tubuhnya dapat berpengaruh pada kehidupan Hyun-Ji setelah itu. Ia pun tidak berkata apa-apa dan memeluk tubuh Hyun-Ji untuk menenangkannya. Hye-Sung yang melihat mereka dari kejauhan menatap dengan pandangan tajam.

Preview Episode 14

» Sinopsis ep 14 selengkapnya

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply