Sinopsis Film Cipali KM 182 (2016) | Gak Percaya Setan Malah Kerasukan Setan

“Cipali KM 182” adalah film yang mengangkat mitos keangkeran jalan tol Cipali. Kabarnya diadaptasi dari kisah nyata kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di sana.

Sama seperti “Arwah Kuntilanak Duyung” yang mengadaptasi mitos angkernya tol Cipularang.

Anehnya, judul awal film ini adalah “Menara Saidah” dan “Menara Stasiun Cawang”. Sama sekali tidak ada hubungannya.

Lantas seperti apakah ceritanya? Layakkah untuk ditonton?

Simak yuk sinopsis film Cipali KM 182 beserta review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya.

Sekilas Tentang

poster film cipali km 182

poster film cipali km 182

Beberapa kecelakaan di jalan tol Cikopo–Palimanan alias Cipali menarik perhatian masyarakat. Banyak yang meyakini pembangunan jalan tersebut memiliki kisah mistis.

Ada sebuah batu misterius yang bertumpuk di pinggir jalan tol. Misteri terungkap melalui film ini.

Tanggal Rilis: 21 April 2016
Durasi: 1 jam 20 menit
Sutradara: Eka Katili
Produser: KK Dheeraj
Penulis Naskah: Ariestho
Produksi: K2K Production
Negara: Indonesia
Pemain: Dodit Mulyanto, Anisa Rahma, Iqbal Perdana, Ricky Cuaca, Mbah Mijan, Tasya Carlla, Dudung Hayo

Sinopsis / Alur Cerita Cipali KM 182

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Istri Adit (diperankan oleh Iqbal Perdana) meninggal akibat mengalami kecelakaan di jalan tol Cipali.

Pun begitu, Adit meyakini itu bukanlah kecelakaan biasa. Melainkan ada hubungannya dengan keangkeran tol tersebut dan mitos Batu Bleneng.

Awalnya Adit memang tidak percaya dengan hal-hal semacam itu.

Bahkan sejak istrinya masih hidup, Adit sebenarnya sedang mengerjakan sebuah film dokumenter untuk membuktikan bahwa makhluk gaib itu tidak ada.

Ia sempat mendatangi beberapa orang untuk diwawancara. Mulai dari pemuka agama hingga paranormal.

Salah satunya adalah mbah Mijan (diperankan oleh mbah Mijan). Yang membahas mengenai Batu Bleneng.

Untuk membuktikan teorinya, Adit dan seorang dukun (diperankan oleh Andi Madura) melakukan ritual pemanggilan jailangkung dengan media tanah Batu Bleneng.

Ia ditemani oleh Jojo (diperankan oleh Ricky Cuaca) sebagai kameramen.

ritual pemanggilan jailangkung

ritual pemanggilan jailangkung

Meski jailangkung sudah bergerak dengan sendirinya dan menggores huruf X dengan titik di atasnya, Adit tetap tidak percaya.

Sang dukun lanjut menerjemahkan arti goresan yang dibuat Adit melalui jailangkung. Tentang sosok panglima pasukan pencabut nyawa.

Pun begitu, Adit tidak bergeming pada pendiriannya.

Tidak patah semangat, sang dukun lalu menawarkan pembuktian lebih jauh. Dengan membuat Adit dirasuki oleh sosok arwah panglima tersebut. Adit setuju.

Usaha sang dukun berhasil. Adit kerasukan.

tidak percaya hantu malah dirasuki hantu

tidak percaya hantu malah dirasuki hantu

Apes, dalam kondisi tersebut, Adit justru membunuh sang dukun dan juga Jojo.

Beberapa waktu kemudian, setelah tersadar, Adit mendapat bisikan gaib untuk pulang ke rumah dan menyingkirkan semua orang.


Adit mulai menyadari ada yang tidak beres dengan dirinya.

Sayangnya, semua paranormal yang pernah ia temui tidak ada yang mau membantu.

Ia sendiri berusaha keras untuk mencegah dirinya kerasukan lagi.

Namun pada akhirnya tidak kuasa melawan dan tanpa sadar membunuh adiknya sendiri, Tasya (diperankan oleh Anis Rahma).

Di saat hendak lanjut membunuh putrinya, Amara (diperankan oleh Tasya Carlla), usaha Amara melindungi diri dengan Al Qur’an membuahkan hasil.

Adit tersadar dan tidak lagi kerasukan.

Penutup

Itu tadi sinopsis atau alur cerita dari film Cipali KM 182. Yang, yah, seperti kebanyakan film produksi K2K Production sama sekali tidak bisa diharapkan.

Eksistensi Dodit Mulyanto yang saat itu sedang naik daun pun hanya sekedar gimik.

Perannya tidak berarti dan bisa dihilangkan atau digantikan oleh siapa saja.

dodit mulyanto dalam film cipali km 182

dodit mulyanto dalam film cipali km 182

Untung saja film “Cipali KM 182” ini bisa ditonton secara streaming melalui kanal Youtube resmi rumah produksi yang bersangkutan.

Gak kebayang betapa emosinya kalau saat itu termasuk dalam rombongan orang yang berbondong-bondong menontonnya di bioskop.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

alur cerita film cipali km 182 2016

Leave a Reply