Review Komik The Freeze #4 (Image, 2019)

Jujur saja. Sejak membaca manga “Dr. Stone” beberapa hari lalu, minat saya terhadap “The Freeze” ini sudah berkurang. Bukan karena ceritanya tidak menarik, tapi jauh sekali perbedaan intensitas ketegangan yang dihadirkan di antara keduanya. Tapi yah, sudah nanggung sih, sudah separuh jalan dari total 6 edisi yang direncanakan. Jadi mari kita lanjutkan saja.

Di cerita sebelumnya, Maria meyakini bahwa ada orang lain yang punya kemampuan sama seperti Ray. Namun ia belum memiliki bukti yang kuat untuk itu. Sementara, Gavin dan Dokter Rahman ternyata hendak menyingkirkan Ray sebagai pemimpin mereka. Diam-diam mereka berusaha mencari tahu cara untuk menghidupkan kembali orang-orang yang mematung sehingga tidak lagi membutuhkan Ray. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Lanjut yuk ikuti cerita di sinopsis komik The Freeze #4 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Cover komik The Freeze 4

Gavin has narrowed down the search for the killer and Maria finds herself in a very bad situation. A single moment will change the new society forever…

Story: Dan Wickline
Art: Phillip Sevy
Color: –
Letter: Troy Peteri
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 13 Maret 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Ray dibawa ke Griffith Observartory oleh orang berhoodie yang bernama Karen. Sudah ada 2 orang pria menunggu di sana. Karen mengajak Ray ke teras di lantai atas. Di sana Karen bercerita bahwa awalnya ia memang menganggap Ray sebagai sosok penyelamat… hingga Ray memutuskan untuk menghidupkan kembali orang yang Karen rasa pantas untuk mati.

Maria melanjutkan investigasinya dengan ditemani oleh Lisa. Mereka kini berada di sebuah gym. Saat sedang menyelidiki, Lisa menemukan sosok Becky Trimpe, sahabat lamanya, dalam keadaan mematung. Maria menyarankan agar Lisa menelpon Ray dan memintanya untuk menghidupkan kembali Becky.

Lisa mencoba menghubungi Ray namun telponnya tidak diangkat. Karena hal itu tidak wajar, Lisa lantas menginformasikannya pada Ben.

Orang yang dimaksud Karen ternyata bukanlah orang yang dihidupkan kembali oleh Ray, melainkan orang yang kebetulan sedang berada di sampingnya, Keith Williams. Karen mengenali Keith sebagai pelaku tindak kekerasan (sexual abuse) terhadap putrinya sendiri. Sayangnya, karena tidak ada bukti, Keith bisa melenggang dengan bebas.

Salah seorang pria, yang sepertinya adalah kekasih / suami Karen, menambahkan bahwa ia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Karen jika ia tahu. Yaitu mengambil ‘peralatan’ untuk melakukannya.

Ray kaget dan menduga bahwa Karen lah pelaku mutilasi terhadap tubuh yang membeku yang selama ini dicari-cari.

Ben mendatangi Adom di perpustakaan untuk mencari petunjuk keberadaan Ray. Ia ternyata sudah tahu tentang aksi Adom membunuh orang yang menyerang Ray beberapa waktu lalu. Adom lantas memberitahu tentang sikap Karen yang aneh terhadap Ray.

Ben lantas mengecek komputer yang menurut Adom sering digunakan Karen di malam hari. Salah satu situs web membuat Ben curiga. Ia pun meminta Edgar untuk mengirimkan daftar nama korban mutilasi yang telah mereka temukan.

Dugaannya tepat. Seluruh korban mutilasi ada di dalam situs web yang dimaksud, yang berisi daftar pelaku kekerasan sesual. Ben yakin bahwa pelaku mutilasi sekaligus orang yang sekarang menculik Ray adalah Karen.

Gavin, yang diam-diam sudah memasang tracker di ponsel Ray, memberitahu yang lain bahwa posisi Ray saat ini terdeteksi di area Griffith Park. Ben diminta untuk bergegas pergi ke sana dengan menggunakan sepeda motor, sementara yang lain menyusul.

Orang-orang yang dimutilasi oleh Karen ternyata bukan hanya yang terdaftar sebagai pelaku tindak kekerasan seksual. Melainkan juga orang-orang yang ia ketahui sudah membantu mereka. Sebagai orang yang dibangkitkan kembali oleh Ray di awal, Karen meyakini bahwa sudah seharusnya mereka berdua bekerjasama. Ray yang menghidupkan, sedang ia yang mengarahkan.

Ray tidak menyetujuinya. Bagaimana pun itu, ia merasa tidak mungkin Tuhan menakdirkan seorang pembunuh untuk membangun kembali dunia mereka. Mendengar respon Ray, Karen diam-diam menyiapkan pisau cutter di balik punggungnya.

Sesaat kemudian Ben tiba di TKP. Kedua rekan Karen mencoba menghadangnya, namun bisa ditaklukkan Ben dengan mudah. Sementara itu, Karen mulai menyerang Ray dan berhasil melukai wajahnya. Di saat Karen hendak menusuk Ray, Ben menembaknya dari belakang hingga ia terjatuh dari teras dan tewas.

Tak lama yang lain berdatangan. Di saat itu Ben baru menyadari bahwa salah satu di antara rekan Karen, Whitaker, tidak ada di antara mereka.

Lisa dan Maria membawa Ray ke gym. Akibat insiden barusan, Ray tidak keberatan untuk menghidupkan kembali Becky tanpa melewati persetujuan dari yang lain. Kepercayaan dari Lisa terhadap Becky baginya sudah cukup. Tanpa disangka-sangka, tubuh Becky sudah tidak ada lagi di sana.

Edgar dan Winston masuk ke dalam truk, hendak mulai berkeliling mencari Whitaker. Saat melakukan rutinitas berkomunikasi dengan radionya, tanpa diduga ada seseorang yang menjawab.

Ray berdua dengan wanita berambut pirang, belakangan diketahui bernama Dr. Chandler, di kamar hotel. Dr. Chandler semakin kebingungan plus penasaran dengan apa yang sebenarnya telah terjadi di dunia selama ia membeku. Ray lantas menyatakan bahwa ia meyakini bahwa Dr. Chandler lah penyebab manusia menjadi patung.


Well, I’m glad I continue reading this series. Banyak sekali perkembangan dalam cerita. Seperti biasa, ada misteri yang terjawab, dan ada pula misteri yang berkembang. Dan Wickline benar-benar tahu bagaimana cara membuat pembaca komiknya gemes.

Dengan sosok kunci insiden pembekuan manusia sudah diketahui, Dr. Freeze, seharusnya di dua edisi terakhir cerita akan fokus ke sana. Mungkin di edisi depan konflik antara kelompok pro Ray dan yang kontra akan benar-benar diselesaikan. Supaya bisa move on ke permasalahan yang lain. Seperti tentang konspirasi Gavin dan dokter Rahman. Atau tentang kemungkinan adanya orang yang punya kemampuan sama seperti Ray dan kelompoknya.

Tapi yah, itu dengan catatan ceritanya bakal ditamatkan di edisi ke-enam seperti rencana awal ya. Bisa jadi, jika banyak peminat, akan dikembangkan lebih jauh lagi dengan jumlah edisi yang bertambah. Kita lihat saja nanti.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply