Review Komik Grimm Fairy Tales #48 (Zenescope, 2010)

Di cerita sebelumnya, kita ditunjukkan kisah masa lalu Orcus, raja iblis yang kini jadi pengikut The Dark One, serta pertikaiannya dengan Shang. Selain Orcus, Cindy Monroe (Cinderella) dengan pedang barunya yang bernama Carnage serta Jacob (Pinocchio) juga resmi menjadi bagian dari Dark Horde. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak sinopsis komik Grimm Fairy Tales #48 untuk tahu jawabannya.

Sinopsis Komik *SPOILER*

grimm48

Grimm Fairy Tales presents The Good Witch. Samantha was an innocent coed until she fell under the Belinda’s evil spell. Corrupted and destined to become a pawn in the Devil’s game she was saved when Sela sacrificed herself and took her place. Now Samantha’s been given a second chance and the power to make a difference and she’s not about to waste it. Don’t miss this issue which starts a brand new chapter in the Grimm Fairy Tales universe.

Story: Joe Brusha & Raven Gregory
Art: Shawn Van Briesen
Color: Studio Cirque
Letter: Bernie Lee
Judul Edisi: The Good Witch
Tanggal Rilis: 16 Juni 2010

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Samantha Darren dilatih keras oleh Shang agar bisa menggunakan kemampuan sihirnya. Sejauh ini Shang cukup puas dengan perkembangan Samantha. Samantha kemudian teringat dengan masa lalunya.

Pasca diselamatkan oleh Sela Mathers (baca: Grimm Fairy Tales #24), Samantha berjalan menembus cermin dan tiba di dalam gua yang gelap. Spontan ia berharap seandainya saja ada cahaya di sana. Tiba-tiba saja dari tangannya muncul bola cahaya yang menerangi keadaan sekitar.

Tanpa disangka, sudah berdiri sosok monster mirip belalang raksasa yang mengaku bernama Abadon. Ia berniat untuk memangsa Samantha yang saat itu terlihat tenang. Pun begitu, Abadon hendak memberinya sebuah kesempatan untuk keluar dari tempat tersebut dengan selamat. Yaitu jika Samantha berhasil menebak dengan benar teka-teki yang ia berikan. Tahu tidak ada pilihan lain, Samantha menyetujuinya.

Teka teki yang diajukan adalah sebagai berikut. Ada seorang gadis yang tinggal di sebuah rumah bersama kedua orang tuanya. Di dalam rumah tersebut ada pintu ruang bawah tanah. Ortunya berpesan agar gadis tersebut jangan sekali-sekali membuka pintu ruang bawah tanah tersebut karena ia belum siap melihat apa yang ada di dalamnya. Apa yang sebenarnya ada di balik pintu yang dimaksud?

Pertanyaan Abadon mengingatkan Samantha pada kisah hidupnya sendiri. Saat ia masih kecil, ayahnya pergi meninggalkan keluarganya. Ibu Samantha yang terpukul sejak kejadian itu melarang Samantha untuk keluar dari rumah. Ia beralasan apa yang ada di luar rumah mereka bisa membahayakan dan melukai Samantha. Samantha menuruti kata-kata ibunya hingga suatu ketika orang-orang berjas putih membawa ibunya pergi dan ia pun melanjutkan kuliah.

Samantha lantas memberikan jawabannya pada Abadon. Bahwa yang sebenarnya terjadi adalah gadis tersebut dikurung di dalam ruang bawah tanah oleh kedua orang tuanya sejak kecil. Dan yang ada di balik pintu adalah rumah mereka dan juga dunia luar. Jawaban tersebut tepat.

Sesuai janji, Abadon membiarkan Samantha pergi. Ia memberitahu bahwa saat ini Samantha berada dalam dimensi di antara bumi dan jagat dongeng (Realm of Fairy Tale). Satu-satunya petunjuk untuk keluar adalah “semakin banyak yang dibuat, semakin banyak yang ditinggalkan”, yang berarti adalah jejak kaki.

Mengikuti petunjuk tersebut, Samantha tiba di danau es. Muncul sosok monster lain yang menyerupai naga laut. Namanya Tiamat. Sama halnya dengan Abadon, Tiamat memberikan teka-teki pada Samantha sebagai tiket untuk meninggalkan tempat tersebut. Dan sama seperti sebelumnya, berbekal masa lalunya, Samantha bisa menjawab teka-teki Tiamat dengan benar.

Tiamat lalu menyerahkan semacam tongkat sihir pada Samantha yang ia sebut sebagai FalseBlood. Sesaat kemudian danau es tersebut mencair. Pun begitu, dengan sigap Samantha berhasil sampai ke daratan.

Sempat ada satu monster raksasa lain yang memberikan teka-teki pada Samantha, yang untuk kesekian kali bisa menjawab tepat. Monster tersebut lantas menunjukkan sebuah rumah tak jauh dari tempat Samantha berada, tempat dimana Samantha bakal menemukan sesuatu yang tengah ia cari.

Dalam perjalanan menuju ke sana, seekor serigala menyerang Samantha. Reflek Samantha menggunakan tongkat sihirnya untuk melumpuhkan serigala tersebut. Alih-alih kesal, Samantha justru kasihan dan merasa bersalah karena sudah menyerang serigala tersebut.

Shang muncul dari dalam rumah. Ia menjelaskan bahwa keberadaan Samantha di sana adalah bagian dari takdirnya. Samantha juga sudah membuktikan bahwa ia pantas untuk itu dengan melewati beberapa ujian dengan baik.

Samantha memeluk Sela erat, berterimakasih karena sudah menyelamatkan hidupnya. Tak lama Shang mengajak Sela untuk pergi bersamannya dan Nissa meninggalkan bumi. Samantha sendiri akan menjadi pengganti Sela menjaga bumi dari Dark Horde.

Nissa sempat meragukan Samantha. Terlebih Samantha belum tahu masa lalunya yang sebenarnya. Shang menjawab bahwa mereka tidak punya pilihan lain. Lagipula, ia pasti akan menceritakan siapa ayah Samantha sebenarnya jika sudah waktunya nanti.

Setelah mengucapkan selamat tinggal pada Samantha, Sela dkk pergi menuju Myst.


Nah loh, makin penasaran. Siapa sebenarnya ayah dari Samantha? Sosoknya sepertinya penting karena kekuatan sihir yang diturunkan pada Samantha tidak main-main. Apalagi ia juga tahu banyak mengenai kelima dunia yang ada. Apakah seorang Highborn? Pureblood? Atau malah iblis? Yang membingungkan, disebutkan bahwa sepak terjang Samantha bisa diikuti di serial Grimm Tales. Saya sudah ubek-ubek internet dan tidak ada serial Zenescope dengan judul tersebut. Sebaliknya, yang sepertinya banyak menghadirkan Samantha adalah serial Grimm Fairy Tales: Myths & Legends. Salah tulis kali ya.

gambar #23843

Leave a Reply