Review FTV 20 Conditions to Date with an App (NTV/Hulu, 2021)

“20 Conditions to Date with an App” (アプリで恋する20の条件, App de Koi Suru 20 no Joken) adalah film TV alias FTV asal negeri Jepang pertama yang akan saya tulis sinopsis dan review singkatnya di Curcol.Co. Seperti yang sudah diinformasikan di Blog Talk edisi awal bulan Februari, jadwal rutin hari Rabu mulai bulan ini adalah sinopsis atau review film-film Asia. Bisa berupa serial, film layar lebar, film pendek, web series, dan sebagainya. Genrenya sendiri tidak mengikat, tergantung mood saya saja, lagi ingin menonton yang mana, hehehe. Nah, tanpa berlama-lama, silahkan lanjut dibaca artikel utamanya di bawah ini, ya.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Sinopsis Singkat

Taeko Kase (diperankan oleh Tsubasa Honda) adalah wanita berusia 28 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan jasa Event Organizer. Suatu hari, saat sedang membawa barang-barang perlengkapan event, Taeko tanpa sengaja bertabrakan dengan Makoto Hasegawa (diperankan oleh Yosuke Sugino) sehingga ia dan barang-barang bawaannya terjatuh. Namun karena kacamatanya juga ikutan terlepas, Taeko tidak bisa melihat dengan jelas wajah Makoto.

Setibanya di kantor, barang-barang yang dibawa Taeko ternyata rusak. Hal itu membuat atasannya, Hiroki Itokawa (diperankan oleh Takayuki Hamatsu) kesal. Apesnya lagi, setibanya di rumah, kekasih Taeko yang sudah bertahun-tahun tinggal bersamanya juga memutuskan hubungan asmara mereka.

Taeko merasa hidupnya berantakan dan semua orang tidak menginginkannya. Untuk menghiburnya, Haruto Takagi (diperankan oleh Shuhei Nomura), sahabat Taeko yang bekerja di sebuah cafe, mengajak Taeko untuk bergabung dalam aplikasi kencan seperti dirinya. Ia memastikan Taeko bakalan bisa menemukan pria yang cocok dengannya di sana sehingga ia tidak lagi merasa sendiri. Walau awalnya enggan, ujung-ujungnya Taeko mendaftarkan dirinya di salah satu aplikasi kencan.

Tanpa disangka, Hiroki ternyata juga bergabung di aplikasi kencan yang sama. Pun begitu, hingga sekarang ia masih belum menemukan pasangan yang cocok. Taeko kemudian mengenalkannya pada Haruto agar mereka berdua bisa sama-sama belajar dari Haruto yang terbukti memiliki reputasi mentereng di dunia tersebut.

Haruto lantas mengajarkan banyak hal pada mereka tentang aplikasi kencan. Mulai dari pemilihan aplikasi yang sesuai, cara membuat foto profil yang menarik, hingga membuat deskripsi serta persyaratan pasangan kencan yang ingin didapat. Setelah sempat beberapa kali zonk, Taeko akhirnya mendapati pasangan yang cocok, yang tidak lain adalah Makoto.

Makuto sendiri bukanlah pemain baru di dunia aplikasi kencan. Hanya saja, selama ini ia merasa wanita-wanita yang ia temui hanya mengincar hartanya mengingat ia berprofesi sebagai dokter yang tentu saja gajinya lumayan. Kebanyakan dari mereka berpura-pura baik untuk menarik perhatiannya. Berbanding terbalik dengan sifat Taeko yang blak-blakan.

Suatu hari, cafe Haruto mengadakan acara anniversary yang dikelola oleh perusahaan Hiroki. Masing-masing dari mereka mengajak pasangan mereka untuk datang. Tanpa disangka, pasangan kencan Hiroki, Mikako Shimada (diperankan oleh Maika Yamamoto), adalah wanita yang pernah berkencan dengan Haruto dan ingin membalas dendam kepadanya. Sementara itu, pasangan Haruto, Sakiko Mikami (diperankan oleh Reina Sumi), adalah istri Hiroki yang sebelumnya pergi meninggalkan Hiroki begitu saja karena Hiroki berselingkuh. Walau sempat terjadi kekacauan, pada akhirnya segala sesuatunya kembali normal.

Tanggal Rilis: 7 Januari 2021
Durasi: 55 menit menit
Sutradara: Takehiko Shinjo
Produser: –
Penulis Naskah: Noriaki Sugihara
Produksi: NTV, Hulu
Pemain: Tsubasa Honda, Yosuke Sugino, Maika Yamamoto, Reina Sumi, Takayuki Hamatsu, Shuhei Nomura

Review Singkat

Ini pengalaman pertama saya menonton FTV Jepang jadi jujur saya belum ada gambaran seperti apa model film TV di negara tersebut. Yang jelas, dari film “20 Conditions to Date with an App” ini, saya merasa kualitasnya malah jauh di bawah cerita-cerita FTV lokal. Penyebab utama adalah durasinya yang bahkan tidak sampai 60 menit. Dengan waktu yang singkat dan hanya dalam beberapa adegan saja, kita dipaksa untuk percaya akan adanya chemistry kuat antara karakter Taeko dengan Makoto. Dan mohon maaf, saya gagal untuk mempercayainya.

Dari segi naskah sebenarnya sudah mencoba untuk menguatkan chemistry tersebut. Yaitu dengan modal bahwa keduanya sejak awal sudah saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi tetap saja, dengan muara cerita yang berupa ajakan untuk menikah, semua orang yang pernah menjalani hubungan asmara pasti tahu love at first sight saja tidak cukup sebagai modal.

Salah satu unsur cerita mengenai 20 kondisi dalam berkencan yang dijadikan judul bagi saya juga hanya sekedar sebagai tempelan. Kurang dalam digali. Mungkin jika sub plot Hiroki atau Haruto atau keduanya dihilangkan, cerita bisa lebih fokus pada hubungan Taeko dan Makoto. Dan saya bisa lebih percaya akan hubungan keduanya.

Penutup

Sebagai film komedi romantis, secara keseluruhan “App de Koi Suru 20 no Joken” ini sebenarnya cukup menghibur. Romantisnya dapet, komedinya juga dapet. Sayangnya, dengan durasi tayang yang terbatas, keberadaan sub plot cerita justru mengakibatkan plot utama kurang nendang. Kita dipaksa untuk percaya begitu saja bahwa Taeko dan Makoto benar-benar jatuh cinta dan hubungan mereka langgeng setelahnya hanya dengan modal dasar beberapa adegan saja. Could be better.

Catatan: review dan/atau rating bersifat subyektif serta berdasarkan preferensi pribadi

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , , , ,

Reply