Review Film Coming Soon (2008)

“Coming Soon” adalah film bergenre horor asal negeri Thailand yang merupakan debut dari Sophon Sakdapisit, penulis dari “Shutter” dan “Alone” yang cukup sukses di pasaran. Dengan skor IMDB 6.1, setidaknya di atas rata-rata, film rilisan tahun 2008 ini sepertinya belajar banyak dari kedua film yang disebut barusan. Benarkah demikian? Mari kita buktikan bersama-sama. Simak deh sinopsis dan review singkatnya di bawah ini.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

Sinopsis Singkat

poster comingsoon

Kepepet mengumpulkan uang demi menebus jam milik Som (diperankan oleh Vorakarn Rojjanavatchra), mantan kekasihnya, Shane (diperankan oleh Chantavit Dhanasevi) nekat bekerjasama dengan Yod, kakak Som, untuk mengkopi secara ilegal sebuah film horor berjudul “Revengeful Spirit” yang hendak segera ditayangkan. Banyak orang menunggu film tersebut karena diangkat dari kisah nyata. Anehnya, Yod yang membuat rekaman di salah satu studio bioskop mendadak menghilang begitu saja.

Karena ditekan oleh sindikat, Shane terpaksa mencoba membuat rekaman itu sendiri. Di saat itulah ia menyadari Yod sudah berada di dalam film tersebut dalam kondisi tewas, sebagai salah satu korban dari hantu Chaba yang menjadi tokoh antagonisnya. Sejak itu Shane beberapa kali dihantui oleh hantu Chaba.

Som yang mengetahui tentang kematian Sod dan teror hantu Chaba kemudian membantu Shane mencari informasi tentang hal tersebut. Dari berita, diketahui jasad Chaba yang di film diceritakan mati terbunuh ternyata belum diketemukan. Shane dan Som lalu menuju rumah tempat tinggal Chaba dulunya, berniat untuk menemukan jasadnya. Alih-alih menemukan yang dicari, malah terungkap bahwa sebenarnya Chaba belum mati. Ia berhasil diselamatkan oleh polisi sebelum dibunuh oleh warga dan sampai sekarang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa.

Shane akhirnya menyadari bahwa yang menerornya bukanlah hantu Chaba yang asli, melainkan sosok yang memerankan hantu Chaba di film. Dari kantor rumah produksi diketemukan rekaman behind the scene yang menunjukkan bahwa momen saat hantu Chaba digantung hingga tewas bukanlah akting, melainkan kejadian nyata. Itu sebabnya arwahnya kemudian gentayangan dan membunuh siapa saja yang menonton filmnya. Terutama di adegan kematiannya itu.

Terungkap juga bahwa seluruh kru film sudah dibunuh oleh arwah si pemeran hantu Chaba.

Shane berusaha membakar pita film namun usahanya gagal. Ia akhirnya dibunuh oleh hantu tersebut. Begitu pula dengan Som, yang sebelumnya sempat melihat hasil rekaman bajakan Yod.

Tanggal Rilis: 30 Oktober 2008
Durasi: 80 menit
Sutradara: Sophon Sakdapisit
Produser: Youngyooth Thongkonthun
Penulis Naskah: Sophon Sakdapisit
Produksi: GMM Tai Hub (GTH) Co. Ltd., Joy Luck Club Film House
Pemain: Vorakan Rojchanawat, Sakulrath Thomas, Chantavit Dhanasevi, Oraphan Arjsamat

Review Singkat

Ditakut-takuti setan ❌
Ditakut-takuti properti promosi film setan ✅

Gak nyangka film produksi 12 tahun lalu bisa punya ide secemerlang ini. Properti promosi film horor yang biasa dipajang di bioskop sukses dimanfaatkan untuk menakut-nakuti penonton. Adegan Shane ngira kalau di nggebukin preman tapi ternyata yang dia gebukin adalah properti yang sama juga bikin kaget sekaligus ngakak. Sampe penyok gitu, wkwkkwk.

Saya sendiri seringkali bakal ilfil jika sosok makhluk halusnya memiliki penampilan yang tidak ubahnya manusia pada umumnya yang diberi make-up serem. Tapi untuk cerita di dalam “Coming Soon”, pemilihan penggambaran hantu yang sedemikian rupa benar-benar cocok. No complain.

Cerita harus diakui sebagai poin plus utama dalam film ini. Rapi, runtun, dan tidak terburu-buru. Twist-nya pun sama sekali tidak saya duga. Alih-alih hantu yang berasal dari mitos dalam film bersangkutan, teror justru berasal dari hantu aktris yang memerankan sosok hantu dalam film. Mind blowing.

Yang mungkin sedikit bikin tidak nyaman adalah separuh bagian di awal yang entah kenapa agak terasa membosankan. Padahal seharusnya tidak ada yang bermasalah di sana. Lumayan seru dengan beberapa selipan adegan horor. Tapi jujur itu yang saya rasakan.

Penutup

“Coming Soon” menghadirkan sebuah cerita film horor dengan kualitas di atas rata-rata. Unsur horornya mungkin relatif. Ada yang menganggapnya cukup seram, ada yang menganggapnya masih kurang nendang. Saya termasuk yang merasa demikian. Jadi penasaran jika film ini digarap ulang dengan kualitas produksi yang lebih baik oleh tim yang memang mumpuni dalam menghadirkan kengerian di layar lebar. Pastinya bakal GG abis. 7/10.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

rf comingsoon

Leave a Reply