Review Convergence: Justice League of America (2015)

Tie-in Convergence: Justice League of America mempertemukan anggota JLA dari pre-Crisis Earth-One dengan kelompok Secret Six dari jagad Tangent, alternate-universe dari DC. Di tim JLA, ada Elongated Man (Ralph Dibny), Vibe (Paco Ramone), Steel (Hank Heywood), Vixen (Mari McCabe), Aquaman (Arthur Curry), Gypsy (Cindy Reynolds), Martian Manhunter (J’onn J’onzz), dan Zatanna Zatara. Ya, anggota Justice League of America memang berbeda dengan yang mungkin biasa kita kenal, karena yang diangkat di tie-in ini adalah para member dari JLA Detroit.

Sedangkan dari tim Secret Six sendiri ada Atom (Adam Thompson), Spectre (Taylor Pike), Plastic Man (Gunther Ganz), Manhunter, The Joker, dan The Flash. Yang dua disebut terakhir jangan keburu sok kenal dulu ya, karena karakter The Joker dan The Flash dari Tangent-universe adalah cewek. Selain keempat belas superhero itu, masih ada lagi Komisaris Jim Gordon yang ikut ngeksis di komik ini (note: TKP kebetulan ada di Gotham City), walau gak terlalu penting juga perannya, hehehe.

Yuk mari disimak jalan ceritanya. Btw, sekarang sudah pake spoiler tag kok, jadi kalo gak mau baca spoiler endingnya, bisa langsung diskip aja bagian kotak spoiler di bawah 🙂

Convergence: Justice League of America #1 (22 April 2015)

c_c_jla1

Cerita langsung dimulai dengan hilangnya dome dan kembalinya kekuatan para superhero. Ralph, Pato, Hank, dan Mari lalu berkumpul di sebuah basement — yang merupakan markas sementara JLA Detroit selama kota tertutup oleh dome — untuk membahas masalah pertarungan yang diwajibkan oleh Telos, sembari menunggu Aquaman, Gypsy, Martian Manhunter, dan Zatanna mencari informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut. Tiba-tiba gedung tempat markas JLA tersebut meledak dan hancur lebur rata dengan tanah.

Tim Aquaman dkk yang mengetahui hal tersebut segera menuju TKP untuk membantu tim Elongated Man dkk yang terkubur. Saat sedang mencari, mereka menemukan sebuah kotak bertombol yang dengan pedenya langsung ditekan oleh Zatanna tanpa berpikir panjang. Seketika itu muncul semacam stasis field (entah apa ini penjelasannya yang pas dalam bahasa Indonesia) yang mengurung mereka berempat. Eh lebih tepatnya bertiga, karena Gypsy tidak ikut terkurung di dalamnya. Entah karena kemampuan ilusinya atau karena kebetulan posisinya saat itu agak jauh dari kotak.

Baca juga  Review Komik Justice League #9 (2016)

Belum usai keterkejutan Jim Gordon dan Sue Dibny yang saat ini juga ada di lokasi kejadian, muncullah para anggota The Secret Six, siap untuk menghajar mereka. Untungnya, saat keadaan genting, dari balik reruntuhan bangunan, muncullah Elongated Man, Vibe, Vixen, dan Steel.

Convergence: Justice League of America #2 (20 Mei 2015)

c_c_jla2

Pertarungan antara 5 anggota JLA yang tersisa melawan The Secret Six pun dimulai. Namun karena kalah jumlah plus kalah pengalaman bertarung, mereka pun terpaksa melarikan diri. Ralph membawa mereka ke sebuah tempat yang merupakan salah satu tempat persembunyian rahasia Mr. Freeze (musuhnya Batman yang senjatanya bisa bikin apapun beku alias jadi es, siapa tahu pada lupa). Ia mencoba untuk menyemangati rekan-rekannya yang lain untuk tetap optimis, tapi apa daya, dengan masih tertangkapnya ketiga anggota terkuat Justice League of America mau tidak mau membuat yang lain patah semangat.

[spoiler title=”Spoiler ending cerita”]Baru sebentar bisa bernafas lega, kawanan Secret Six sudah menemukan tempat persembunyian mereka dan pertarungan babak kedua pun dimulai. Di tempat lain, Sue memiliki ide untuk membobol stasis field, yaitu dengan menggunakan senjata Cryogennic Cannister milik Mr. Freeze (yang kebetulan ada di lokasi pertarungan saat ini). Dan pada saat para anggota JLA Detroit nyaris kalah untuk kedua kalinya, datanglah Aquaman, Martian Manhunter, dan Zatanna, mengalahkan seluruh anggota The Secret Six dengan mudahnya. Saking mudahnya sampai tidak digambarkan di panel.[/spoiler]


Review langsung capcus di bagian Summary aja ya, di bawah ini. Yang jelas sih, perasaan saya setelah baca endingnya komik ini hampir sama dengan pas baca endingnya Convergence: Speed Force. Pertarungan berlembar-lembar sejak edisi #1, selesai hanya dalam dua panel, yang bahkan tidak memenuhi satu halaman?? 😐

Review Convergence: Justice League of America (2015)
  • Story
  • Art (Pencil, Ink, Colors)
  • Element of Surprise
  • Recommended Reading
2.4

Summary

Selain setting kejadian yang berkaitan dengan event Convergence, rasanya tidak ada lagi ‘bumbu’ Convergence di tie-in ini. Fabian Nicieza, si penulis, sepertinya lebih berfokus untuk memberikan panggung bagi JLA Detroit, khususnya bagi para anggota level menengah, seperti Elongated Man, Vixen, Vibe, Steel, dan Gypsy. Demikian juga untuk para anggota The Secret Six. Bisa dibilang, mini seri ini hanya cocok direkomendasikan bagi yang kangen dengan aksi superhero JLA Detroit dan juga The Secret Six versi jagad Tangent. Jika tidak termasuk di antaranya, mending tidak usah deh daripada kecewa.

Sending
User Review
0 (0 votes)

Reply