Manfaat Makan Sayur Sup Bagi Kesehatan

Pecel dan sayur sup adalah sarapan saya sehari-hari. Terkadang juga sayur lodeh, namun jika bahan utamanya labu siam atau terong. Ketiganya memang bukan benar-benar makanan favorit saya. Kebetulan saja warung yang buka di samping tempat tinggal sejak pagi menyediakan tiga jenis makanan tersebut sebagai pilihan utamanya. Dengan harga yang amat sangat terjangkau pula, hanya Rp 6.000,- saja per porsi, atau Rp 3.000,- untuk 1/2 porsi jika sedang tidak mood makan terlalu banyak di pagi hari. Rasanya pun masih bisa diterima lidah. Wajar kan jadinya jika memulai aktivitas dengan yang murah dan lezat, hehehe.

Berhubung beberapa waktu lalu kita sudah pernah membahas mengenai nasi pecel, sekarang giliran sayur sop yang akan diobrolin. Utamanya terkait dengan manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita. Apakah memang ada dan berkhasiat? Atau hanya bakal sekedar numpang lewat saja di lambung?

penampakan semangkuk sayur sup

Sup atau sop sendiri adalah jenis makanan berkuah yang diberi tambahan bumbu dan bahan lainnya untuk menambah rasa. Kuahnya berasal dari daging atau ayam yang dididihkan selama beberapa saat hingga menghasilkan kaldu. Selanjutnya tinggal menambahkan bahan-bahan lainnya sebelum akhirnya direbus hingga seluruhnya matang.

Untuk lebih jelasnya nanti bisa disimak pada beberapa contoh resep pembuatan sayur sup yang saya sertakan di bagian akhir artikel ini.

Ada banyak sekali varian dari sup yang terbagi dalam dua kelompok berdasarkan kuahnya, yaitu sop jernih dan sop kental. Mulai dari sup ayam, sop buntut, hingga sup kepala kambing. Berhubung masing-masing punya sedikit perbedaan dalam bahan utamanya, yang akan dibahas di bawah adalah sayur sop yang sifat bahannya lebih umum.

Bahan Utama Sayur Sup

Bahan utama pembuatan sayur sup adalah tentu saja beraneka sayuran. Mulai dari kentang, wortel, brokoli, kembang kol, kubis, dan sebagainya. Kaldu sebagai bahan kuah juga sudah pasti ada. Yang utama berasal dari hasil rebusan ayam alias kaldu ayam. Tapi ada pula yang menggunakan bubuk kaldu instan yang gampang ditemui di pasar tradisional maupun supermarket.

Manfaat Makan Sayur Sup Untuk Kesehatan

Seperti biasa, untuk mengetahui manfaat makan sayur sup untuk kesehatan tubuh, kita akan membedahnya satu per satu berdasarkan bahan utama pembuatan masakan ini sendiri. Dari yang sudah disebutkan di atas, saya akan memilih 5 di antaranya yang memang paling umum dipakai. Yaitu kentang, wortel, kubis, kembang kol, dan kaldu ayam. Simak penjelasannya masing-masing di bawah ini.

Kaldu Ayam

Selain sebagai penyedap makanan karena memberikan cita rasa yang lezat, gurih, dan wangi, kaldu ayam sebenarnya juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Cara membuatnya tidak sulit. Cukup dengan merebus ayam selama beberapa jam dalam wadah tertutup dengan menambahkan bumbu-bumbu lain terlebih dahulu. Atau jika malas, beli saja bumbu instannya di pasaran.

semangkuk kaldu ayam

Salah satu yang mungkin berguna di masa sekarang adalah mampu meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh. Tidak hanya penyakit jadi tidak mudah bersarang, tubuh juga akan menjadi lebih hangat dan peredaran darah menjadi lebih lancar. Dengan demikian, tidak hanya bagi orang yang sehat, bagi yang sedang menderita penyakit pun bakal mendapat banyak manfaat bila mengkonsumsi kaldu ayam ini.

Karena berasal dari daging ayam yang kaya akan kalsium, kaldu ayam juga mewarisi hal yang sama. Adanya kandungan kalsium tersebut membuatnya mampu menguatkan tulang serta menghindarkan diri / menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan tulang. Seperti rematik atau nyeri.

Tidak hanya tulang, sendi tubuh turut kebagian manfaatnya. Ini berkat kandungan kondroitin dan glukosamin dalam kaldu ayam. Kedua zat tersebut berkhasiat untuk menguatkan sendi tubuh kita sehingga tidak mudah merasa capek atau letih.

Kentang

Saya bukan penggemar kentang. French fries yang biasa ada di resto fast food juga tidak terlalu doyan. Untung umumnya bahan makanan yang ditambahkan ke dalam sup ini dipotong dalam ukuran yang tidak terlalu besar. Sehingga masih bisa saya santap tanpa mengurangi nafsu makan.

kentang

Manfaatnya sendiri memang tidak main-main. Kandungan serat di dalamnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah serta melancarkan sistem pencernaan. Pun begitu dengan kalium, yang mampu membantu melindungi jantung kita dari berbagai penyakit.

Sama halnya dengan kaldu ayam, mengkonsumsi kentang bisa berimbas baik pada sistem imun tubuh. Ia bisa membantu menurunkan kadar leukosit yang diproduksi dalam tubuh manusia karena peradangan atau ketika seseorang sakit. Mantap, bukan?

Wortel

Wortel adalah salah satu sayuran favorit saya. Tidak perlu pikir-pikir, pasti langsung menyantapnya saat eksis di dalam makanan. Untungnya, salah satu bahan utama dari sayur sup ini kaya akan nutrisi dan vitamin, sehingga manfaatnya bagi kesehatan tubuh juga auto berlimpah.

wortel

Menjaga kesehatan mata saya yakin adalah salah satu khasiat dari wortel yang banyak diketahui. Tidak salah karena sayuran ini kaya akan vitamin A yang bisa menghindarkan kita dari berbagai gangguan penglihatan. Keberadaannya bersanding dengan vitamin C yang diketahui mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

Selain mengandung kalium yang sudah disebutkan di atas mantul untuk menjaga kesehatan jantung, wortel juga mengandung molekul-molekul antioksidan yang dipercaya dapat mengendalikan gula darah. Imbasnya, potensi penyakit diabetes dapat dicegah.

Kubis

Selain sebagai salah satu bahan dalam pembuatan sayur sop, kubis bisa kita jumpai sebagai lalapan. Keberadaannya tidak hanya sebagai pengaya rasa, melainkan juga membawa manfaat tersendiri bagi kesehatan penyantapnya. Itu semua berkat kandungan aneka mineral (serat, fosfor, zat besi, kalium, natrium, kalsium) dan vitamin (vitamin A, B, C, dan E) di dalamnya.

kubis

Sebagian dari bahan yang sudah disebutkan sebelumnya punya khasiat anti radang. Kubis ternyata tidak mau kalah. Kandungan glutamine yang ia miliki diyakini sangat efektif untuk mengatasi masalah inflamasi dan tukak lambung.

Tidak hanya anti radang, sayuran ini juga memiliki sifat antikanker berkat adanya kandungan lupeol, sinigrin, diindolylmethane (DIM), dan indole-3-carbinol (I3C). Ditambah dengan kandungan sulforaphane yang membantu mempertahankan enzim dan menghambat pertumbuhan tumor. Kesemuanya itu dilengkapi dengan kandungan vitamin C, yang seperti sudah disebutkan sebelumnya, mampu memperkuat imunitas tubuh kita.

Nah, jika kaldu ayam bisa mencegahkan atau menghilangkan nyeri sendi, kubis mampu meringankan nyeri otot berkat adanya zat lactic acid di dalamnya. Doi juga mengandung serat, yang sama halnya dengan kentang, mampu memperlancar pencernaan dan mengatasi sembelit.

Kembang Kol

Sayuran ini umumnya berwarna putih. Namun saat ini terdapat pula varian kembang kol yang berwarna oranye dan ungu. Secara umum kandungan di dalamnya sama. Hanya ada tambahan ekstra antosianin dan karotenoid di dalamnya, yang sekaligus merupakan pemicu dari perbedaan warna tersebut.

Kembang kol mengandung senyawa glukosinolat dan isotiosianat. Keduanya merupakan antioksidan yang sudah terbukti ampuh mampu menghambat pertumbuhan sel tumor sehingga tidak berkembang menjadi sel kanker. Terutama untuk kasus sel kanker prostat, kanker paru, kanker perut, kanker usus besar, dan kanker payudara. Khasiatnya ini dilengkapi dengan keberadaan senyawa sulforaphane dan indoles yang disebut oleh para peneliti sebagai salah dua zat anti-kanker.

Masih menurut peneliti, kembang kol memiliki sifat antiradang, berkat adanya sulforaphane, yang mampu menguatkan pembuluh darah, membantu menurunkan tekanan darah tinggi, serta melindungi tubuh dari hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan ateroskelosis.

Terakhir, kembang kol juga kaya akan serat. Tidak perlu dijelaskan lagi kan keuntungannya bagi tubuh kita?

Contoh Resep Sayur Sop

Berikut ini beberapa contoh resep membuat sayur sop yang sudah saya kumpulkan dari beberapa sumber referensi terpercaya. Semuanya memiliki tingkat kesulitan rendah sehingga dapat dipraktekkan oleh siapa saja tanpa kesulitan. Langsung cus deh dicoba di dapur masing-masing. Jangan pakai dapur tetangga, ya. Apalagi kalau gak ijin terlebih dahulu, hehehe.

Resep #1

Resep berikut membutuhkan waktu sekitar 45 menit dan hasilnya cukup untuk kurang lebih 5 porsi.

Bahan-bahan:
– 1.2 liter kaldu ayam
– 100 gram ayam fillet, potong kotak
– 2 buah sosis, potong-potong, belah ujungnya jadi 4 bagian
– segenggam makaroni
– 4 lembar kubis, potong-potong
– 1 buah kentang, potong kotak
– 6 butir bakso ayam, potong-potong, belah ujungnya jadi 4 bagian
– 100 gram bunga kol, potong per kuntum
– 100 gram brokoli, potong per kuntum
– 1 buah tomat, potong jadi 8 iris
– 1 batang seledri, ikat simpul
– 1 batang daun bawang, ikat simpul
– 2 sdt garam
– 1 sdt gula pasir
– 1/4 sdt pala bubuk
– 1 sdm margarin, untuk menumis

Bumbu Halus:
– 5 siung bawang merah
– 2 siung bawang putih
– 1 sdt merica kasar

Bahan Taburan:
– bawang merah goreng, secukupnya
– seledri iris, secukupnya

Cara pembuatan:

  • Panaskan margarin, tumis bumbu halus hingga harum.

  • Tuang air kaldu. Masukkan simpul seledri dan daun bawang, Masak hingga mendidih.

  • Tambahkan kentang, wortel, dan makaroni. Masak hingga ¾ matang.

  • Masukkan bakso, sosis, kubis, brokoli, bunga kol, dan tomat. Tambahkan pala bubuk, garam, dan gula. Aduk rata, lalu masak hingga mendidih dan matang. Angkat.

  • Taburi dengan bawang merah goreng dan seledri iris. Siap disajikan.

Resep #2

Resep berikut membutuhkan waktu pembuatan, termasuk untuk menyiapkan dan memasak, sekitar 45 menit.

Bahan-bahan:
– ½ ekor ayam broiler, potong jadi 10 bagian
– 1.5 liter air
– 100 gram wortel, iris bulat tebal 1 cm
– 100 gram kentang, iris dadu 2 cm
– 150 gram kembang kol, iris per kuntum
– 100 gram daun kol, iris ukuran 3×3 cm
– 3 batang daun bawang, iris 2 cm
– 3 batang daun seledri, ikat simpul
– 100 gram makaroni, rendam air panas

Bumbu halus:
– 3 butir bawang merah
– 3 siung bawang putih
– 1 sdm merica butir
– 2 sdt garam
– ½ sdt gula pasir
– 1 sachet bumbu kaldu ayam

Cara pembuatan:

  • Rebus ayam hingga matang, angkat. Saring air rebusan ayam. Tambahkan 500 ml air dan didihkan kembali.

  • Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci kaldu.

  • Tambahkan kentang, wortel dan daun seledri, masak hingga setengah matang.

  • Tambahkan kembang kol, daun kol, ayam rebus, masak hingga semua sayuran hampir matang.

  • Masukkan daun bawang dan makaroni. Biarkan sebentar hingga semua bahan matang. Angkat, sajikan hangat.

Resep #3

Bahan-bahan:
– 2 liter air
– 1/4 buah kubis, cuci bersih, potong-potong
– 1/2 buah kembang kol, potong-potong
– 1 buah brokoli, potong-potong
– 4 buah kentang, kupas, potong-potong
– 3 buah wortel, kupas, potong-potong
– 2 buah tomat, potong-potong
– 5 siung bawang putih, rajang
– 10 butir bawang merah, rajang
– 4 batang daun bawang, potong kurang lebih 1 cm
– 5 batang seledri, ikat
– 1 sdm garam
– 1/2 sdt kaldu bubuk
– 1/2 sdt merica bubuk

Bahan Pelengkap:
– Bawang merah goreng, secukupnya

Cara Pembuatan:

  • Rebus air hingga mendidih. Masukkan kentang dan wortel yang sudah dipotong-potong beserta bawang merah, bawang putih, daun bawang dan seledri. Masak hingga kentang dan wortel empuk.

  • Masukkan garam, kaldu bubuk, dan lada bubuk. Aduk rata.

  • Masukkan kembang kol, brokoli, kubis/ kol dan tomat. Aduk rata, masak hingga mendidih. Matikan api.

  • Taburi bawang merah goreng. Siap disajikan.

Penutup

Sudah bukan rahasia lagi bahwa hampir semua jenis sayuran memiliki manfaat yang berlimpah bagi kesehatan tubuh kita. Jadi bukan hal yang mengejutkan lagi sebenarnya jika ternyata kuliner sayur sop ternyata kaya akan manfaat. Yang selama ini gak doyan makan sayuran, coba deh dipikir-pikir lagi setelah baca penjelasan di atas, hehehe.

Selamat makan!

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply