Manfaat Makan Gulai dan Gule Kambing Untuk Kesehatan

Sampai sekarang, kita belum pernah sekali pun membahas hidangan berbahan dasar utama daging kambing di seri Makanan Sehat Curcol.Co. Berbeda dengan ayam atau sapi, pilihannya memang tidak terlalu banyak. Empat yang termasuk ‘sering’ (dalam tanda kutip, ya) saya santap adalah sate, gule (atau gulai), tongseng, dan sop kaki. Favorit saya sebenarnya yang disebut terakhir, tapi mungkin pembahasannya akan saya simpan untuk lain waktu. Nah, yang jadi bahan obrolan di edisi ini adalah yang menempati urutan penyebutan kedua, yaitu manfaat makan gule kambing untuk kesehatan. Kira-kira ada gak, ya?

seporsi gulai kambing

Apa Beda Gule dan Gulai?

Gulai adalah hidangan berkuah asal Sumatera Barat yang gurih dan pedas. Makanan ini banyak menggunakan bumbu rempah seperti kunyit, ketumbar, adas, jintan, lengkuas, jahe, kayumanis dan sebagainya. Sementara untuk bahan dasarnya bisa menggunakan daging ayam, ikan, kambing, sapi, dan lain-lain.

Sementara itu, gule berasal dari Jawa. Hidangan ini berbahan baku kambing dan dimasak dengan menggunakan santan encer serta kaldu daging kambing. Walaupun sama-sama gurih, namun kuah gule lebih cair dan tidak terlalu kental / pekat. Penambahan sedikit gula membuat makanan ini relatif tidak pedas ketimbang gulai.

Apa Saja Bahan Dasar Gule / Gulai Kambing?

Bahan dasar yang digunakan, seperti sudah disebutkan di atas, adalah daging kambing, kunyit, ketumbar, jintan, lengkuas, jahe, daun jeruk, daun salam, santan, gula (khusus untuk gule), bawang merah, bawang putih, dan sebagainya.

Berhubung kedua kuliner ini tehnik pembuatannya hampir sama, hanya dibedakan oleh satu dua bahan yang digunakan saja, maka di sini saya akan sekaligus membahas manfaat keduanya bagi kesehatan. Fokusnya pada bahan-bahan yang dipakai oleh keduanya. Dan dengan mempertimbangkan sudah adanya pembahasan mengenai sebagian besar bumbu di artikel Kuliner Sehat lain, maka yang saya pilih untuk dibedah khasiatnya adalah daging kambing saja.

Apa Manfaat Makan Gule Kambing Bagi Kesehatan?

Menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) yang dirujuk dari data Kementrian Kesehatan RI, daging kambing mengandung air, besi, fosfor, kalium, kalsium, lemak, natrium, niacin (vitamin B3), protein, riboflavin (vitamin B2), seng / zinc, tembaga, dan tiamin (vitamin B1). Yang kandungannya tergolong tinggi adalah protein, fosfor, tembaga, seng, riboflavin, dan niasin.

semangkok gule kambing lezat

Berikut manfaat makan gulai kambing bagi kesehatan yang bisa disimpulkan dari zat, mineral, dan vitamin yang terkandung dalam bahan bakunya:

  • Kandungan protein bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan kulit, menopang perkembangan janin bagi ibu hamil, mengoptimalkan produksi hormon, mendukung sistem imun tubuh, mencegah terjadinya osteoporosis sekaligus mendukung pertumbuhan tulang, mendukung sistem metabolisme tubuh, menjaga kesehatan gigi, memperkuat dan melenturkan otot, membantu pembentukan massa otot, serta memelihara pertumbuhan serta perkembangan sel-sel organ tubuh.

  • Sama halnya dengan protein, fosfor berkhasiat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini juga berguna untuk meminimalisir resiko stroke, membantu pembentukan DNA dan RNA, membantu pemanfaatan protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel, mendukung fungsi otak, mendukung kelancaran pencernaan, serta mengatur keseimbangan hormon untuk kesehatan reproduksi.

  • Zat tembaga dan seng bisa dibilang memperkuat manfaat dari protein dan fosfor. Tembaga bisa mencegah penyakit kardiovaskular dan mengurangi resiko hipertensi. Ia juga membantu perkembangan fungsi otak, menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini, serta mencegah dan mengobati defisiensi tembaga. Sementara itu, seng dapat bertindak sebagai antioksi dan katalisator ratusan enzim, meminimalkan resiko tumbuhnya jerawat serta kerontokan rambut, menjaga gula darah agar tetap stabil, serta menjaga kesehatan indera penglihatan, perasa, dan penciuman sekaligus. Mantap, kan?

  • Khasiat dari riboflavin atau vitamin B2 sudah beberapa kali diulas. Yang mungkin perlu disampaikan kembali adalah kebaikannya untuk meminimalkan resiko anemia, mencegah penyumbatan pembuluh darah, menyembuhkan sakit kepala / migrain, memperbaiki fungsi retina mata dan mencegah katarak, serta menurunkan resiko terjadinya pre-eklampsia pada ibu hamil.

  • Tidak berbeda dengan riboflavin, niasin atau vitamin B3 bisa dibilang sudah jadi langganan untuk dibahas dalam artikel kategori Kuliner Sehat. Manfaatnya sedikit banyak mendukung zat atau mineral lain yang sudah dibahas di atas. Di luar itu, niasin berguna untuk mencegah dan menyembuhkan diabetes, meningkatkan nafsu makan, meminimalisir resiko penyakit pellagra, serta menurunkan kolesterol jahat (LDL, Low-Density Lipoprotein) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL, High-Density Lipoprotein) dalam darah.

Bagaimana Contoh Resep Pembuatan Gule Kambing?

Seperti biasa, sebagai pelengkap, saya sajikan sekalian beberapa contoh resep pembuatan gulai kambing yang diambil dari sumber terpercaya. Semuanya mudah untuk diikuti dan *semoga* anti gagal, hehehe. Selamat memasak!

Resep Gulai Kambing Tanpa Santan dan Minyak

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 1/4 kg daging kambing
  • 500 ml kaldu daging (rebusan dari daging dan tulang)
  • 7 buah bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 batang sereh, digeprek
  • 5 lembar daun jeruk, disobek
  • 2 lembar daun salam
  • 2 iris lengkuas
  • 2 butir cengkeh
  • 3 butir kapulaga
  • 1/2 batang (5 cm) kayumanis
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1 sdt jinten
  • 6 butir kemiri
  • cabe, sesuai selera
  • Kunyit sekelingking dewasa
  • Jahe seruas jempol
  • Pala seujung sendok teh
  • Lada seujung sendok teh
  • Himalaya salt secukupnya
  • Gula aren, sesuai selera

Dan berikut langkah-langkah pembuatannya:

  • Rebus daging kambing hingga mendidih. Sisihkan airnya, bilas sampai bersih.
  • Masukan air kaldu daging dan air. Tambahkan sereh, kapulaga, cengkeh, salam, lengkuas, kayumanis, dan daun jeruk. Rebus daging kambing hingga mendidih.
  • Masukkan bawang merah, bawang putih, cabe, kemiri, jahe, ketumbar, jinten, dan lada ke dalam blender. Proses hingga halus, lalu tumis tanpa minyak hingga bumbu kering.
  • Masukan bumbu yang sudah ditumis ke dalam rebusan daging kambing. Masak kembali hingga daging kambing empuk.
  • Matikan kompor. Tambahkan himalaya salt. Gule kambing siap dihidangkan.

Resep Gulai Kambing

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Daging kambing secukupnya
  • 1 bungkus santan kara + 6 gelas air
  • Bawang merah secukupnya
  • Bawang putih secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Ketumbar secukupnya
  • Jahe secukupnya
  • Kunyit secukupnya
  • Kemiri secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula jawa / gula pasir sedikit
  • Daun jeruk
  • Daun salam
  • Air secukupnya

Dan berikut langkah-langkah pembuatannya:

  • Ulek semua bumbu hingga halus. Tumis hingga harum.
  • Tambahkan daun jeruk, tunggu sebentar. Masukkan daging dan air, lalu tambahkan sedikit gula jawa / gula pasir. Masak hingga dagingnya empuk (± setengah jam).
  • Masukkan santan, aduk rata. Koreksi rasa. Biarkan hingga mendidih.
  • Matikan api. Gulai kambing siap dihidangkan.

Resep Gule Kambing Minimalis

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 500 gram daging kambing + tulang
  • 200 ml santan kental / santan kara
  • 2 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 5 cabe rawit, biarkan utuh
  • 2 butir cengkeh (optional)
  • 1 batang kayumanis
  • Merica sesuai selera
  • Garam sesuai selera
  • Gula sesuai selera
  • Kaldu bubuk sesuai selera

Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 6 butir kemiri
  • 1 sdt jinten (optional)
  • 2 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar bubuk

Dan berikut langkah-langkah pembuatannya:

  • Rebus daging kambing dan tulang hingga empuk. Tambahkan daun salam, serai, daun jeruk, kayumanis, dan cengkeh (jika ada). Rebus kembali. Buang 1/4 air rebusan dan tambahkan air biasa untuk mengurangi bau kambing.
  • Tambahkan santan, aduk-aduk dengan api sedang.
  • Tumis semua bumbu halus hingga harum dan agak kering. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging. Rebus hingga santan meresap. Tambahkan air jika kurang.
  • Tambahkan cabai rawit, merica, garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Koreksi rasa.
  • Matikan api. Gule kambing siap dihidangkan.

Penutup

Jika diperhatikan, saya menggunakan format penulisan yang sedikit berbeda di artikel kali ini. Bukan apa-apa. Sekedar variasi aja kok, hehehe. Eniwei, seperti sudah dibahas di atas, baik gule maupun gulai kambing sama-sama memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Tidak ada alasan untuk tidak menyantapnya. Asal tetap berpegang teguh pada aturan dasarnya ya. Jangan berlebihan karena apapun itu yang di luar batas pasti tidak baik.

Salam kuliner!

gambar #19650

Leave a Reply