Sinopsis Komik Wonderland: Clash of Queens (Zenescope, 2014)

Layaknya major event, “Age of Darkness” tentu saja merambah seluruh bagian dari jagat Grimm Fairy Tales.

Dan yang sekarang mendapat jatah adalah jagat Wonderland, dengan mini seri bertajuk “Clash of Queens”.

Tie-in bakal mengangkat perseteruan antar keempat ratu yang berkuasa di sana. Sekaligus memperkenalkan karakter anyar bernama Trickster.

Lantas seperti apakah cerita selengkapnya? Layakkah untuk dibaca?

Simak sinopsis komik Grimm Fairy Tales Presents Wonderland: Clash of Queens beserta review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sekilas Tentang

cover komik wonderland clash of queens

cover komik wonderland clash of queens

Sudah lama ada kedamaian yang tidak nyaman antara Queens of Wonderland…

Ini adalah kedamaian yang tidak akan bertahan lama.

Bersaing untuk menguasai dunia kegilaan, setiap Ratu memiliki trik di lengan bajunya dan pasukan siap membantu.

Tetapi seorang wildcard bernama Trickster, memiliki rencana triknya sendiri dan dia akan melemparkan kunci inggris ke dalam rencana keempat Queens.

Story: Raven Gregory, Joe Brusha
Writer: Raven Gregory, Troy Brownfield
Art: Manuel Preitano
Color: Daniel Morales, Ben Sawyer
Letter: Jim Campbell
Editor: Pat Shand
Judul Edisi: Wonderland: Clash of Queens TPB
Tanggal Rilis: 30 Juli 2014

Alur Cerita / Sinopsis Komik Wonderland: Clash of Queens

Pada dahulu kala, Ratu Keriting memutuskan untuk membunuh wanita yang ia cintai, Ratu Wajik, demi menghilangkan kegilaan yang ia anggap ada dalam diri sang ratu.

Dengan menggunakan Ebony Blade, ia berharap nantinya Keres akan mereinkarnasi Ratu Wajik menjadi sosok yang ‘normal’.

Harapan hanya tinggal harapan. Ratu Wajik yang baru, hasil reinkarnasi dari Adina (baca: Wonderland: Through The Looking Glass), ternyata sama gilanya.

Ia bahkan sama sekali tidak ingat masa lalunya bersama Ratu Keriting.

Sadar tidak mungkin bisa mendapatkan kembali Ratu Wajik yang dulu, Ratu Keriting berniat untuk balas dendam.

Dan langkah pertamanya adalah mencari Ebony Blade yang telah lama hilang dari Wonderland.


Di hutan Neverever, Wonderland. Sekelompok anak kecil tanpa sengaja menemukan Ebony Blade.

Usai menyentuhnya, mereka semua berubah menjadi sadis dan penuh keinginan untuk membunuh.


Berita munculnya kembali Ebony Blade terdengar di telinga keempat ratu. Semuanya kompak memerintahkan pasukan pilihan masing-masing untuk mencari pisau tersebut.

Sementara itu, Trickster berkeliling menemui para ratu untuk mengadu domba mereka.

Ia sengaja membunuh sejumlah prajurit dari keempat kerajaan yang tengah berkumpul di sebuah kedai minum dan menyatakan pelakunya adalah salah satu ratu.


Para prajurit kewalahan menghadapi kelompok bocil yang sudah dirasuki kegilaan Ebony Blade.

Adalah Grey Knight, orang kepercayaan Ratu Sekop, yang pada akhirnya berhasil mengalahkan mereka semua dan mendapatkan pisau yang dimaksud.

Kendati demikian, Ratu Hati yang sudah terpengaruh oleh Trickster tiba-tiba muncul dan membunuh Grey Knight serta mengambil alih Ebony Blade.


Trickster menemui Ratu Keriting. Ia memberitahu bahwa yang telah membunuh prajuritnya adalah Ratu Hati.

Trickster lantas berjanji akan memberikan Ebony Blade pada Ratu Keriting.

Tidak itu saja. Melainkan juga mengembalikan ingatan Ratu Wajik.

Syaratnya satu. Ratu Keriting harus berhutang budi kepadanya. Tanpa berpikir panjang, Ratu Keriting mengiyakan.

Tak butuh waktu, Trickster menepati janjinya.

Setelah bersama mendatangi istana Ratu Wajik, Trickster mengembalikan seluruh ingatan Ratu Wajik.

Sepeninggal Trickster, Ratu Keriting dan Ratu Wajik bersiap untuk menyatukan kekuatan demi menghadapi Ratu Hati.


Pasukan gabungan Ratu Keriting dan Ratu Wajik menyerbu istana Ratu Hati.

Di saat terdesak, Ratu Hati memerintahkan Trickster untuk membujuk Ratu Sekop — yang sedang OTW menuju istananya — agar mau membantunya mengalahkan Ratu Keriting dan Ratu Wajik.

Trickster melakukan apa yang diperintahkan.

Tak disangka, Ratu Sekop ternyata mau bekerjasama dengan Ratu Hati.

Pun begitu, setibanya di istana Ratu Hati, Ratu Sekop berubah pikiran.

Ia justru membantu mereka menghancurkan tembok istana. Membuat Ratu Wajik dan Ratu Keriting bisa mengkonfrontasi Ratu Hati secara langsung.

Di tengah pertempuran ketiganya, Ratu Sekop muncul.

Ia meminta keduanya untuk mundur karena ingin membunuh Ratu Hati dengan tangannya sendiri.

Baik Ratu Wajik maupun Ratu Keriting sama-sama menolak. Keduanya lantas menendang Ratu Sekop hingga terlempar keluar dari istana.

Giliran Trickster yang tiba-tiba muncul.

Dengan satu jentikan tangan, Trickster membuat Ratu Wajik kembali gila dan lupa terhadap Ratu Keriting.

Melihat hal itu, Ratu Hati girang. Ia merasa sudah berhasil memenangkan pertempuran.

Di luar dugaan, Trickster kemudian menusuknya dari belakang dengan menggunakan Ebony Blade.

Setelah memenggal kepala Ratu Hati, Trickster pun menghilang bersama pisau tersebut.


Trickster tiba di markas Dark Queen.

Ia pun menyerahkan Ebony Blade kepadanya.

Simpulan

Itu tadi sinopsis dari komik Grimm Fairy Tales Presents Wonderland: Clash of Queens. Yang sebenarnya bisa disingkat ceritanya menjadi 3-4 edisi saja.

Regina, sang Ratu Sekop, yang biasanya superior, terlihat sangat lemah di miniseri komik ini.

Begitu juga dengan Ratu Keriting dan Ratu Wajik. Yang bahkan tidak terlihat cukup sadis dan gila untuk bisa memimpin sebuah kerajaan di Wonderland.

full cover wonderland clash of queens

full cover wonderland clash of queens

Secara keseluruhan tidak mengecewakan. Cuma terasa tidak sinkron saja dengan kisah-kisah Wonderland selama ini.

Versi digital / fisik dari komik “Grimm Fairy Tales Presents Wonderland: Clash of Queens” ini bisa diperoleh di Amazon.

sinopsis komik wonderland clash of queens

Leave a Reply