Review Manga King’s Game (Futabasha, 2011)

Sepertinya ini adalah manga genre survival game horor terbaik yang pernah saya baca untuk saat ini. Judulnya “Ousama Game” / “King’s Game” (王様ゲーム), ditulis oleh Nobuaki Kanazawa dan diilustrasikan oleh Hitori Renda. Manga ini terbit di majalah E★Everystar pada tahun 2011 hingga 2012 dengan jumlah chapter sebanyak 25 buah. Sedangkan untuk serialisasi dilakukan oleh penerbit Futabasha dengan jumlah 5 volume.

Sinopsis Singkat

Cover manga Kings Game 1

Siswa siswi di sebuah kelas di salah satu SMA tiba-tiba mendapat pesan misterius di ponsel mereka. Selain menyambut keikutsertaan mereka dalam “Ousama Game” / “King’s Game”, mereka juga mendapat instruksi yang harus diselesaikan dalam waktu 24 jam.

Awalnya para murid merespon dengan santai, menganggap hal tersebut hanya prank biasa. Apalagi beberapa instruksi pertama terlihat seperti keisengan khas remaja. Mereka pun melakukannya untuk sekedar bersenang-senang saja. Namun ketika satu demi satu tugas yang tidak dikerjakan berujung pada kematian, mereka mulai menyadari bahwa yang mereka hadapi bukanlah permainan iseng belaka.

Bisakah para murid di kelas mengabaikan rasa kemanusiaan dan persahabatan yang sudah terjalin selama sembari berusaha menemukan siapa sebenarnya yang berada di balik Ousama Game?

Review Singkat

Cuma bisa geleng geleng kepala membaca chapter demi chapter dalam manga “King’s Game” ini. Meski penuh dengan adegan sadis, Nobuaki Kanazawa mampu menjaga agar tugas-tugas yang diberikan dalam permainan tidak melenceng dari dunia remaja. Semuanya masih masuk akal, walau bukan berarti mampu untuk diselesaikan dengan mudah.

Tidak itu saja, Nobuaki bisa menjaga konsistensi unsur persahabatan sehingga tidak tergeser sepenuhnya oleh unsur horor dan ketegangan yang dibangun. Bumbu asmara yang diberikan juga menurut saya tepat pada porsinya. Tidak terlalu berlebihan, tapi cukup untuk membuat kita sebagai pembaca merasa simpati.

Untuk endingnya, yah meski diberi penjelasan secara ilmiah, saya pribadi masih agak sulit menganggap hal tersebut mungkin untuk terjadi di dunia nyata. Tugas terakhir sudah bisa tertebak, hanya proses kematiannya saja yang terlihat janggal. Terkesan dipaksakan supaya ceritanya bisa tamat.


Yang suka genre survival game dengan unsur horor, bisa dipastikan gak akan kecewa dengan keseluruhan cerita yang ditawarkan oleh manga “King’s Game”. Alternatifnya, yang sedikit lebih bikin merinding, bisa baca “Tomogui Kyoushitsu” yang menambahkan bumbu kanibalisme dan supranatural di dalamnya.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply