Review Komik You Are Obsolete #3 (AfterShock, 2019)

Di cerita sebelumnya, pertemuan pertama dengan The Children pimpinan Martina membuat Lyla Wilton menyadari bahwa mau tidak mau ia harus melakukan apa yang sedari awal ditugaskan oleh mereka kepadanya. Pada prosesnya, Lyla berkenalan dengan Kad yang sedikit banyak memberikan informasi tambahan mengenai apa yang terjadi di pulau Muhu. Suatu malam, saat usai berhubungan dengan Kad dalam keadaan mabuk, Lyla perlahan pergi meninggalkan kamar Kad untuk kembali ke hotelnya. Tanpa disangka, di luar kamar sudah ada Martina dan beberapa anak kecil lain yang menunggunya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik You Are Obsolete #3 setelah pesan-pesan di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik You Are Obsolete #3 (AfterShock, 2019)

Investigative reporter Lyla Wilton discovers the awful truth as to why the children on the island she’s been assigned to write about have brought her there. Will she help them with their devious plot…and does she even have a choice?

Story: Mathew Klickstein
Art: Evgeniy Bornyakov
Color: Lauren Affe
Letter: Simon Bowland
Judul Edisi: Killer App
Tanggal Rilis: 20 November 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Lyla mulai mendapatkan penjelasan yang lebih intensif mengenai apa yang dilakukan oleh The Children di Muhu. Meski belum begitu jelas, tapi ada kemungkinan kesemuanya itu merupakan bagian dari sebuah uji coba. Para anak-anak memiliki tanda alpha di lengannya, sementara orang dewasa bertanda beta. Lyla yang awalnya syok pun mencoba untuk bisa menerima apa yang terjadi dan fokus pada pekerjaannya.

Saat benar-benar sudah tidak kuat, Lyla sempat melampiaskannya pada Kad, yang ia anggap pasrah saja hidupnya diatur oleh The Children. Tidak hanya dikontrol, melainkan juga hanya diberi jatah waktu 40 tahun saja untuk hidup. Kad menyatakan bahwa ia pun tidak ikhlas dengan keadaan itu. Namun ia sadar bahwa tidak ada lagi yang bisa ia lakukan sehingga ia memilih untuk menerima dan menjalaninya dengan lapang dada.

Suatu malam, Lyla dan Kad menemui Martina dalam keadaan terluka. Anak-anak kecil lain yang mengerumuni Martina menyatakan bahwa Martina terpeleset jalanan yang licin. Tanpa membuang waktu, Kad berniat untuk segera menolong Martina. Lyla tidak menyangka karena baginya bagaimanapun juga Martina adalah seorang pembunuh. Kad tidak menghiraukan hal tersebut karena menurutnya Martina adalah anak-anak dan sudah tugas mereka sebagai orang dewasa untuk melindungi anak-anak.

Keesokan harinya, Martina yang sudah baik-baik saja, meminta Lyla untuk menemuinya. Ia menunjukan sebuah aplikasi mobile yang memungkinkan para penggunanya untuk membunuh seseorang. Dan tentu saja, para pengguna yang dimaksud di sini adalah para anak-anak, sementara korbannya adalah para orang dewasa. Ini adalah bagian dari proses ‘akselerasi pergeseran generasi’ yang dikembangkan oleh The Children.

Itulah alasan utama Martina dkk memperkerjakan Lyla. Nama besar Lyla akan membuat artikel tulisannya viral ke seluruh belahan dunia dengan cepat. Apalagi jika ditambah dengan bukti nyata aplikasi mobile tersebut.

Usai menjelaskannya, dengan santai Martina pamit karena hendak bersiap-siap untuk talent show mereka nanti malam.

Lyla dan Kad datang bersama untuk menonton acara talent show The Children. Tampak ada perban di lengan kiri Kad, yang mengaku akibat sedikit insiden saat malam itu membawa Martina ke rumah sakit. Lyla awalnya menerima penjelasan itu. Tapi ia mulai terkaget-kaget begitu Kad membuka pernah tersebut dan tampak tanda huruf alpha di lengannya.


Saya tidak tahu apakah memang IQ saya yang kurang atau penjelasannya yang terlalu berlibet, bagi saya pribadi banyak dialog yang berputar-putar dengan bumbu kata-kata baku ilmiah yang membingungkan. Saya paham bahwa karakter Lyla di sini diceritakan tidak terlalu paham dan bisa menerima apa yang sebenarnya telah terjadi di Muhu, tapi bukan berarti kalimat-kalimat yang maksudnya sama dengan hal itu perlu diulang-ulang. Sebagai karakter yang digambarkan sebagai reporter / jurnalis ternama, rasanya cara Mathew Klickstein, si penulis komik ini, men-treatment Lyla agak sedikit fail di edisi ini…

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply