Review Komik Wyrd #3 (Dark Horse, 2019)

Di cerita sebelumnya, Pitor Wyrd berhadapan dengan perdana menteri Inggris, Cameron, yang gila kekuasaan dan sudah mendapatkan kekuatan super melalui ritual yang ajaib. Seperti biasa, tidak sulit bagi Wyrd untuk menyelesaikan misinya. Petualangan apalagi yang akan dihadapi oleh Wyrd kali ini? Akankah misteri masa lalunya akan terkuak? Simak jawabannya di sinopsis komik Wyrd #3 di bawah ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Wyrd #3 (Dark Horse, 2019)

Once upon a time in Los Angeles . . .

Wyrd goes on a bender with the ghost of a dead celebrity. A serial killer is on the loose. It’s supposed to be his day off, but Wyrd has to solve the case anyway.

Also: The secret history of Wyrd’s powers!

Story: Curt Pires
Art: Antonio Fuso
Color: Stefano Simeone
Letter: Micah Myers
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 8 Mei 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sebuah pesawat militer AS terbang untuk keperluan pengiriman cargo misterius. 4 orang tentara bayaran ditugaskan untuk menjaganya. Tanpa disangka, seseorang menyusup masuk dan dengan cepat membunuh keempat orang tersebut.

Seseorang yang mengenakan baju pelindung besi membunuh 20 orang penduduk sipil di publik. Ia mengajukan permintaan untuk dipertemukan dengan Pitor Wyrd. Jika permintaannya tidak dipenuhi, ia akan kembali melakukan pembantaian.

Agen Stillman memberitahu Wyrd mengenai hal tersebut. Agen Stillman yakin bahwa itu adalah jebakan. Terlebih kemungkinan besar orang yang sama juga bertanggung jawab atas hilangnya cargo sebelumnya. Tanpa ragu Wyrd meminta agar agen Stillman mengatur pertemuan dengan orang berbaju besi tersebut.

Di suatu tempat, pertemuan pun terjadi. Tanpa banyak basa-basi, orang tersebut melumpuhkan Wyrd dengan mudah.

Saat tersadar, Wyrd sudah berada di sebuah ruangan dalam kondisi terikat di kursi. Sosok berbaju besi tersebut berada di depannya. Setelah menunjukkan wajahnya, Wyrd masih tidak mengenali siapa sebenarnya orang tersebut, yang mengaku punya hubungan dengan Wyrd di masa lalu.

Orang tersebut meminta Wyrd untuk mengingat apa yang pernah terjadi di masa lalu. Wyrd berusaha keras, namun hanya bayangan sekilas mengenai sebuah eksperimen yang muncul di benaknya. Orang tersebut lantas membawa Wyrd ke suatu tempat yang ia sebut sebagai tempat dimana mereka dilahirkan. Belum sempat Wyrd memahaminya, orang tersebut sudah meledak dan tewas.

Agen Stillman tiba di TKP di saat semuanya telah usai. Setelah memberitahu bahwa orang berbaju besi telah mati, Wyrd menyatakan bahwa ia berhenti.

Wyrd memandangi foto sepasang pria dan wanita yang kemungkinan adalah kedua orang tuanya. Ia kesal karena ingatannya tentang mereka tidak kunjung kembali. Beberapa saat kemudian, ia mengikatkan sebongkah balok beton pada kakinya, lalu ia pun melompat ke dasar kolam.


Hingga menjelang edisi terakhirnya cerita masih belum jelas. Edisi ketiga ini bahkan hanya terasa sebagai filler karena cukup singkat dan tidak menambah penjelasan apa pun. Sosok pria berbaju besi yang diceritakan berasal dari masa lalu Wyrd nyatanya hanya ngobrol ngalor ngidul, tidak langsung to the point memberitahu pada Wyrd apa yang sebenarnya terjadi. Bikin kesel sekaligus geregetan.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply