Review Komik The Life of Captain Marvel #2 (2018)

Di cerita sebelumnya, Captain Marvel (Carol Danvers) kembali ke kampung halaman dan keluarganya untuk menenangkan dirinya yang kembali terbayang-bayang akan pengalaman buruk dengan ayahnya, Joseph Danvers, yang kini sudah meninggal. Pengalaman mudiknya itu ternyata tidak berakhir bahagia. Saudara laki-lakinya, Joe Jr., mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya mengalami koma; sementara tanpa sengaja Carol menemukan sebuah surat yang berisi bukti perselingkuhan antara ayahnya dengan seorang wanita. Akankah drama kehidupan keluarga Carol bakal berakhir bahagia? Bagaimana pula dengan perangkat misterius yang ia temukan bersama dengan surat ayahnya? Temukan kelanjutan kisahnya di sinopsis komik The Life of Captain Marvel #2 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik The Life of Captain Marvel #2 (2018)

THE DEFINITIVE ORIGIN OF CAPTAIN MARVEL! For years, Carol Danvers has been at the front lines, protecting Earth and her fellow heroes from harm. Then one visit to her childhood home changed everything. Now her brother’s in a coma, and until he’s safe, Captain Marvel…is standing down. But while Carol may not be looking for danger, it’s looking for her. A weapon has been unleashed. And Carol’s sleepy coastal town is about to become the center of its world. Margaret Stohl and Carlos Pacheco tear apart Captain Marvel’s whole universe in part two of an origin-defining tale!

Story: Margaret Stohl
Art: Carlos Pacheco (Pencils) / Rafael Fonteriz (Inks)
Color: Marcio Menyz
Letter: VC’s Clayton Cowles
Judul Edisi: Part Two: Hunted
Tanggal Rilis: 22 Agustus 2018

Kanada. Pod yang berasal dari luar angkasa jatuh di kawasan pertanian. Muncul sosok alien ras Kree dari dalam pod tersebut.

Carol curhat pada Louis, sahabatnya sejak kecil, mengenai kondisi keluarganya. Termasuk tentang surat perselingkuhan ayahnya. Louis menyarankan agar Carol menanyakan hal tersebut kepada ibunya, agar semuanya lebih jelas.

Baca juga  Review Ant-Man [Ongoing]

Carol menuruti saran Louis. Saat dikonfrontasi, ibunya (Marie Danvers) memberikan respon yang tidak ia duga-duga. Beliau ternyata sudah tahu tentang hal tersebut dan memilih untuk membiarkan itu terjadi.

Alien Kree menggunakan alat dari tubuhnya untuk mendeteksi sesuatu. Beberapa saat kemudian alat tersebut kembali dan menyatakan bahwa ‘sang pengkhianat sudah diketemukan’. Tanpa buang waktu lagi si alien mulai perjalanannya menuju lokasi ‘sang pengkhianat’ tersebut.

Tidak tahan lagi dengan semua yang terjadi, Carol memutuskan untuk kembali ke New York. Tanpa disangka, saat berpamitan dengan Joe yang terbaring di sofa, saudaranya itu tiba-tiba membalas bisikannya. Ia tersadar dari komanya!


Artwork semakin menarik di edisi ini. Keputusan untuk memberikan gaya berbeda di saat flashback juga saya rasa tepat. Begitu pula dengan adegan kemunculan alien Kree. Keren.

Dari segi alur cerita saya rasa masih sama, lajunya pas. Bagi yang terbiasa membaca komik superhero mungkin akan merasa alurnya terlalu lambat. Tapi perlu diingat bahwa serial ini berfokus pada kehidupan Carol Danvers dan keluarganya, bukan dirinya sebagai Captain Marvel, pimpinan Avengers saat ini.

Satu sih yang bikin heran. Itu aliennya kenapa gak langsung saja terbang ke tempat targetnya ya? Kok malah pake nyamar-nyamar segala. Naik kapal pula. Ribet amat.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply