Review Komik The Girl In The Bay #2 (Dark Horse, 2019)

Di cerita sebelumnya, Katherine Angela Sartori mengalami peristiwa pembunuhan di tahun 1969. Anehnya, tak lama kemudian luka di tubuhnya hilang. Beberapa waktu kemudian ia baru menyadari bahwa kini ia berada di tahun 2019 dan ada orang lain yang telah menjadi dirinya. Apa sebenarnya yang terjadi? Temukan jawabannya di sinopsis komik The Girl In The Bay #2 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik The Girl In The Bay #2 (Dark Horse, 2019)

Is it possible for the same woman to be murdered twice? Thrown fifty years into the future, lost in a world both familiar and terrifying, Kathy Sartori tries to solve the riddle of her own murder–only to find herself faced with another tragic and brutal death.

Story: J.M. DeMatteis
Art: Corin Howell
Color: James Devlin
Letter: Clem Robbins
Judul Edisi: Chapter Two – Time’s Shadow
Tanggal Rilis: 6 Maret 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Kath mengenali pria tua yang ada di seberang jalan sebagai Hugh Lansky, orang yang membunuhnya 50 tahun lalu. Melihat ada sosok monster mengerikan di samping Hugh membuat Kath tak sadarkan diri. Hugh sendiri rupanya terkaget-kaget melihat kemunculan Kath. Pun begitu, si monster meminta agar Hugh tetap tenang karena memang semua kemungkinan bisa terjadi.

Kath siuman. Ada Kath tua di dekatnya, terlihat mengkhawatirkannya. Mendadak wajah Kath tua terlihat tak ubahnya monster yang sebelumnya berada di samping Hugh. Kath yang panik lantas berlari meninggal rumah Kath tua. Kath tua mencoba mengejar sembari memanggil namanya. Di saat itu merasa ada yang aneh. Selama ini Kath belum pernah memberitahukan namanya, tapi entah bagaimana Kath tua bisa mengetahuinya.

Bingung tidak tahu harus berbuat apa, Kath mencoba merogoh kantong celananya. Secara misterius terdapat segepok uang $500, SIM, serta kartu kredit Mastercard di dalamnya. Ia pun memutuskan untuk menyewa kamar di sebuah penginapan agar bisa beristirahat dan menenangkan pikiran.

Sempat bermimpi sedang tertidur di pangkuan seorang wanita yang bagaikan dewi, Kath terbangun pukul 2 pagi. Tidak bisa tertidur kembali, Kath memilih untuk berjalan-jalan di luar. Tiba-tiba ia melihat sosok seseorang yang ia kenal dari masanya: Winston Burton. Seorang musisi yang sangat terkenal dan ia kagumi.

Saat mencoba menyentuh Winston, ternyata tangan Kath menembus tubuh Winston. Ia lalu menggenggam tangan Winston dan lambat laun tubuh Winston yang sebelumnya bagai hantu menjadi padat. Bersamaan dengan itu, Kath bisa melihat kilas balik kehidupan Winston, hingga akhirnya ia meninggal dan ruhnya gentayangan seperti sekarang.

Sementara itu, Hugh diam-diam masuk ke rumah Kath tua dan membunuhnya.

Kath mengajak Winston untuk pergi bersamanya, sebagai sesama insan yang kehilangan arah. Di kamar hotel, mereka berhubungan badan lantas tertidur.

Pagi harinya, Kath mendengar berita tentang kematian Kath tua di televisi. Bergegas ia menuju ke rumah duka. Ia lalu menyentuh tubuh Kath tua yang terbujur kaku dan lagi-lagi bisa melihat seluruh kisah hidup Kath tua. Begitu mengetahui bahwa pelakunya kemungkinan besar adalah Hugh, Kath memberitahu Winston bahwa ia akan berusaha untuk mencarinya.

Di belakang mereka, terlihat sosok dewi yang sebelumnya ada di mimpi Kath serta dalam lukisan di rumah Kath tua sedang memperhatikan mereka berdua.

Sosok monster mengerikan kembali mendatangi Hugh. Ia memberitahu Hugh bahwa tugasnya belum selesai karena masih ada satu orang lagi yang masih hidup.


Cerita terus berkembang namun misteri belum terjawab. Yah, tidak apa sih, toh baru edisi kedua. Sampai di titik ini Hugh terlihat terpaksa untuk melakukan semuanya. Yang masih samar adalah hubungan sang dewi dengan cerita secara keseluruhan. Selama ini hanya muncul sekilas sekilas saja. Apa si dewi juga ada hubungannya dengan Hugh dan rekan monsternya itu?

Untuk artwork masih oke. Kualitasnya tetap terjaga. Bravo.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply