Review Komik Injustice: Gods Among Us #2 (DC Comics, 2013)

Di cerita sebelumnya, Joker nekat bermain api di kota Metropolis. Ia tega membunuh Lois dan meledakkan kota tersebut, sesuatu yang bahkan Batman sendiri tidak menyangkanya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Superman diam saja melihat ulah Joker? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Injustice: Gods Among Us #2 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Injustice: Gods Among Us #2 (DC Comics, 2013)

In the wake of the unspeakable tragedy he unwittingly helped to trigger, Superman faces his greatest loss and his most challenging moral decision ever. Everything is about to pivot on the choice he makes; it could change the course of the world–and the lives of all the super heroes–forever.

Green Arrow is featured in a solo adventure. Fearful of Superman’s vengeance, the archer is put in charge of protecting the Joker’s crazed accomplice, Harley Quinn. Finding somewhere to hide Harley isn’t the challenge–keeping his sanity during prolonged contact with her is. But who will be the first one to drive the other crazy?

Still reeling from the destruction of Metropolis, news from a war-torn country creates a tipping point for the Man of Steel. He decides it’s time for him to take a more proactive role in stopping man’s inhumanity to man. But does the sudden appearance of Wonder Woman mean he’s created a new enemy or converted an ally to his cause?

Story: Tom Taylor
Art: Mike S. Miller, Bruno Redondo
Color: Alejandro Sanchez
Letter: Wes Abbott
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 27 Februari 2013

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di Gotham Prison. Batman (Bruce Wayne) menginterogasi Joker, menanyakan alasan Joker membunuh Lois dan meledakkan kota Metropolis. Joker mengaku hanya bosan karena terus-terusan kalah melawan Batman. Ia sengaja mencari lawan yang mudah kali ini.

Sementara itu, Wonder Woman (Princess Diana) menghampiri Superman (Clark Kent) yang tengah memeluk tubuh Lois sambil menangis. Tidak hanya karena kehilangan kekasihnya, melainkan juga ia merasa sudah membunuh penduduk Metropolis. Wonder Woman menguatkannya, menyatakan bahwa itu semua bukan salah Superman.

Superman lalu berdiri dan minta Wonder Woman untuk menjaga Lois sejenak. Wonder Woman mengiyakan. Sesaat kemudian Superman sudah melesat di angkasa, tanpa menghiraukan Wonder Woman yang menanyakan apa yang hendak dilakukan Superman.

Dalam perjalanannya, Superman bertemu Green Lantern (Hal Jordan). Setelah tahu Joker ada di Gotham Prison, Superman mempercepat terbangnya. Green Lantern yang khawatir Superman bakal bertindak nekat berusaha untuk mencegahnya. Usahanya sia-sia. Ia pun tidak sempat memberitahu hal tersebut ke Justice League karena Superman terlebih dahulu menghancurkan alat komunikasi Green Lantern.

Joker penasaran dengan apa yang terjadi pada Superman saat semua miliknya diambil. Batman yakin bahwa Superman bisa melalui itu semua, sama seperti dirinya. Tanpa disangka, Superman tiba-tiba muncul dan langsung membunuh Joker tanpa bisa dicegah oleh Batman.

Mendengar kabar bahwa Joker tewas, Harley Quinn yang sedang dibawa oleh mobil polisi langsung kalap dan meloloskan diri. Ia menuju ke markasnya dan langsung disambut oleh Green Arrow (Oliver Queen). Pertarungan tersebut berlangsung singkat dan dimenangkan oleh Green Arrow. Ia lalu membius Harley dan membawanya ke markas rahasianya, Arrow Cave, yang terletak jauh di bawah tanah. Green Arrow sengaja menyekap Harley untuk sementara waktu di sana untuk menghindari Superman membunuhnya.

Berita tentang Superman yang membunuh Joker membuat sebagian orang panik. Mereka khawatir Superman kini bisa sewaktu-waktu membahayakan mereka. Superman sendiri mulai merasa segala sesuatunya tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa seperti dulu. Mengetahui di belahan dunia lain, tepatnya di negara Bialya, sedang ada perang saudara, Superman bergegas menuju ke sana. Ia mendatangi istana presiden dan membawa presiden ke tempat warganya yang sedang dihujani tembakan oleh tentara Bialya.

Awalnya Superman hendak meninggalkan presiden Bialya di sana agar dihakimi oleh warganya. Ia juga ingin menyatakan sesuatu ke publik saat mengetahui ada seseorang yang merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel. Namun sesaat kemudian Wonder Woman datang dan mencegahnya. Ia minta agar, jika memang ada yang ingin disampaikan, Superman melakukannya di PBB dalam konferesi pers resmi. Wonder Woman berjanji akan mengaturnya. Superman setuju.

Tak lama mereka tiba di depan kantor PBB. Setelah memberitahukan identitas aslinya, Superman dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak lagi akan tinggal diam bila ada orang atau pihak tertentu yang bertindah jahat terhadap orang lain. Siapa pun itu. Superman meminta seluruh dunia melakukan gencatan senjata. Jika tidak, ia sendiri yang akan menindak mereka.


Inilah salah satu momen favorit saya dalam serial Injustice: Gods Among Us. Betapa saya sekian lama mengharapkan Superman melakukan hal ini di canon, walau sampai kapan pun jelas tidak mungkin. Memang tidak semua orang setuju terhadap aksi Superman. Bahkan ada yang berdebat panjang (baca: berantem) soal ini di dunia maya. Saya sudah pasti ada di pihak Superman. Bagaimana dengan teman-teman yang lain?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply