Review Komik Grimm Fairy Tales #52 (Zenescope, 2010)

Di cerita sebelumnya, Morgarzera, penyihir jahat yang merupakan salah satu pasukan Dark Horde yang tertinggal di Myst, melampiaskan amarahnya pada Sela. Ia berusaha untuk membunuhnya dengan cara berubah menjadi monster ular raksasa. Tiga monster serigala tiba-tiba muncul dan membantu Sela. Belakangan, ganti Morrigan yang menawarkan bantuan pada Sela untuk menyelamatkan jiwa Erik. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Morrigan membantu Sela? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Grimm Fairy Tales #52 di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

grimm52

Part two of the Glass Coffin continues as Sela’s quest to free Prince Erik’s soul brings her into conflict with servants of the Dark Horde…vile creatures whose sole purpose is to cause grief and pain by destroying everything pure and good in the world. With the help of a new ally, a mysterious and magical Golden Stag, Sela is determined to put a stop to their evil ways. But her fight against the Dark Horde earns her a new enemy in one of their most powerful generals …the evil and treacherous Goblin Queen!

Story: Joe Brusha
Art: Alisson Rodrigues, Roberto Viacava
Color: Studio Cirque
Letter: Bernie Lee
Judul Edisi: The Golden Stag
Tanggal Rilis: 2 Desember 2010

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sela dan Blake merespon kedatangan Morrigan dengan mencoba menyerangnya. Kekuatan Morrigan ternyata masih jauh di atas keduanya. Morrigan sekali lagi mencoba meyakinkan bahwa ia berniat untuk membantu Sela. Ia mengungkapkan bahwa dirinyalah yang telah menyelamatkan Sela dari Morgarzera.

Saat ditanya apa tujuannya membantu Sela, Morrigan mengaku bahwa ia hendak kembali ke dunianya di neraka. Namun untuk bisa ke sana, ia membutuhkan kunci menuju limbo (alam bawah sadar / alam kematian) yang dijaga dengan sangat ketat. Morrigan menambahkan bahwa jiwa Erik tertahan di limbo sehingga jika Sela membantunya, maka sebagai imbalannya ia akan melepaskan jiwa Erik.

Di sisi lain, Morrigan juga tidak tahu dimana tepatnya kunci limbo disimpan. Pun begitu, ia bisa menunjukkan seseorang yang nantinya bisa membantu Sela mencarinya. Tidak ada pilihan lain, Sela menerima tawaran tersebut.

Jacob (Pinocchio) menerobos masuk sebuah rumah di daerah perkebunan. Dengan paksa, ia bersama beberapa orang prajurit menyeret kedua orang tua yang tinggal di sana ke hadapan Orcus. Ternyata mereka adalah orang tua Alexxa, petani yang dulu membuat perjanjian dengan ratu iblis (istri Orcus) namun belakangan meminta bantuan pada Shang untuk membatalkan perjanjian tersebut. Orcus menyatakan bahwa ia berniat untuk mengklaim kembali wilayah kekuasaannya dimulai dari perkebunan tersebut. Dengan dingin Orcus lantas membunuh mereka.

Sela sedang mempersiapkan perbekalan saat Blake datang. Karena tidak mungkin menemani Sela, Blake meminta burung peliharaannya Pyros untuk memandu Sela. Blake juga mengingatkan Sela agar tidak sepenuhnya percaya pada Morrigan. Plus untuk sebisa mungkin kabur jika berhadapan kembali dengan Morgarzera. Sela mengiyakan.

Di luar sudah ada Morrigan menunggu. Ia memberikan sebuah gelang sihir pada Sela. Dalam keadaan terdesak, Sela bisa mengaktifkan pelindung sihir yang ada di gelang tersebut. Morrigan kemudian memberi instruksi agar Sela mengikuti jalur menuju ke jantung hutan. Nantinya ia akan bertemu dengan Delphina, seorang peramal tua yang bijak. Morrigan yakin Delphina bisa membantu Sela.

Ia sendiri mengaku tidak bisa berbuat lebih dari itu untuk membantu Sela karena kekuatannya di Myst untuk saat ini masih terbatas. Sementara apa yang akan dihadapi Sela nantinya cukup berbahaya.

Usai membakar perkebunan, Orcus memanggil Morgarzera untuk menanyakan langkah selanjutnya. Yang datang adalah Gruel, mengaku Morgarzera sedang sibuk mengerjakan urusan lain. Kendati demikian, Morgarzera sudah menitipkan peta rencana untuk Orcus dimana yang selanjutnya harus mereka lakukan adalah menginvasi desa Varnista. Melihatnya, Orcus cukup puas dengan rencana Morgarzera. Sembari melangkah pergi, Orcus meminta Gruel memastikan majikannya bakal hadir memimpin penyerbuan terhadap desa tersebut nantinya.

Morgarzera kembali menghadang Sela. Kali ini di tengah hutan dan dengan berubah menjadi seekor banteng. Sela berusaha menghindar mati-matian dari serudukan Morgarzera. Di saat terdesak, ia mencoba mengaktifkan gelang pemberian Morrigan. Ternyata benar, gelang tersebut memberikan pelindung sihir yang cukup ampuh.

Kala tengah berpikir apa yang harus dilakukan selanjutnya, seekor rusa muncul dan langsung menyerang Morgarzera. Pyros membantu dengan mengacaukan konsentrasi Morgarzera. Lengah, tubuh Morgarzera terkena sabetan tanduk rusa hingga berdarah. Pun begitu, Morgarzera tidak menyerah begitu saja. Ia balas menyeruduk si rusa.

Sesaat Sela menyadari ada sesuatu yang aneh dengan rusa tersebut. Matanya terlihat familiar. Ia merasa bahwa itu adalah Erik.

Sayangnya, sesaat kemudian Morgarzera berhasil mendorong rusa tersebut hingga terjatuh dari tebing. Dan kini Sela harus berhadapan langsung dengan Morgarzera.


Terungkap sudah alasan Morrigan membantu Sela. Yang jadi pertanyaan, limbo di Myst dengan limbo di bumi sama tidak, ya? Jika sama, bisa jadi Sela bakal bertemu dengan Mercy Dante yang untuk saat ini tinggal di sana. Pasti seru tuh.

gambar #23898

Leave a Reply