Review Komik Dial H For Hero #5 (DC Comics, 2019)

Di cerita sebelumnya, Miguel dan Summer telah sampai di markas lama Justice League yang ada di Detroit. Sayangnya, hanya ada Snapper Carr, orang kepercayaan sekaligus ‘manajer’ di sana, tidak ada superhero satu pun. Usaha Carr untuk menghubungi mereka juga belum membuahkan hasil. Alih-alih, justru Mr. Thunderbolt yang berhasil memanipulasi Miguel dan membuatnya membantu rohnya menyatu dengan tubuh fisiknya kembali. Dengan membawa telpon Dial H, Mr. Thunderbolt lantas pergi melalui portal menuju Heroverse. Berniat menebus kesalahannya, tanpa membuang waktu Miguel menyusulnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Dial H For Hero #5 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Dial H For Hero #5 (DC Comics, 2019)

The hunt is on! Miguel and Summer must journey into the Heroverse in pursuit of Mr. Thunderbolt, who has stolen the H-Dial and threatens to destroy it all! But if they wish to survive, Miguel and Summer must discover the secrets of the Operator, the origin of Mr. Thunderbolt and the history of the Heroverse! All the answers you’ve been waiting for are right here!

Story: Sam Humphries
Art: Joe Quinones, Scott Hanna
Color: Jordan Gibson
Letter: Dave Sharpe
Judul Edisi: Secret Origins of The Heroverse
Tanggal Rilis: 24 Juli 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Miguel tersadar. Ada Mr. Thunderbolt di hadapannya, mengucapkan selamat datang karena Miguel telah tiba di Heroverse. Miguel lalu berusaha mengejarnya, namun Mr. Thunderbolt dengan santai kabur melewati kisah-kisah sejarah masa lalu para superhero (secret origins) yang ada di Heroverse. Tak lama The Operator datang untuk membantu Miguel, namun usaha mereka tetap sia-sia.

Di Justice League Detroit HQ. Teringat bahwa Miguel sangat mengidolakan Superman, Summer berniat untuk menuju ke sana dengan menggunakan SuperMobile milik Superman yang disimpan di markas tersebut.

The Pinnacle. Mr. Thunderbolt tiba di tempat The Operator menyimpan tubuh fisik Mr. Thunderbolt. Sesuai harapannya, ia kini kembali menyatu sepenuhnya dengan tubuh fisiknya. Selanjutnya ia berniat untuk memberikan kekuatan super dari Heroverse kepada semua orang.

Sementara itu, Miguel dan The Operator terlontar ke secret origins dari The Operator sendiri alias Robby Reed. Setelah memberitahu Miguel bahwa kekuatan Heroverse bagai pisau bermata dua — bisa membuat seseorang menjadi pahlawan atau penjahat — The Operator meminta Miguel untuk bertanya ke dalam hatinya, seperti apa secret origins dirinya yang menjadi titik balik dari kehidupannya. Apakah pada saat ia menemukan H-Dial, saat dulu ia diselamatkan oleh Superman, atau justru pada saat orang tuanya meninggal dalam kecelakaan pesawat (yang kebetulan gagal diselamatkan oleh Superman). Miguel belum bisa menjawabnya.

Beberapa saat kemudian, Mr. Thunderbolt mengaktifkan H-Dial dan menekan tombol M-E-T-R-O-P-O-L-I-S.

Di Metropolis. Summer tiba di rooftop Daily Planet. Sesaat kemudian, ponselnya tiba-tiba menyala kemerahan. Terdengar sebuah instruksi dari Mr. Thunderbolt, yang memintanya untuk menekan tombol H apabila menginginkan kekuatan super. Dan ternyata, bukan hanya Summer saja yang menerima panggilan dari Mr. Thunderbolt, melainkan semua penduduk Metropolis.


Jika tidak ada halangan, edisi keenam mendatang adalah edisi final dari miniseri Dial H For Hero ini. Jika benar, maka Sam Humphries berhasil menutup edisi kali ini dengan cliffhanger yang luar biasa bikin penasaran. Bukan sekedar karena warga Metropolis bakalan jadi superhero, namun bakalan se-ber-variasi-nya-kah superhero-superhero yang nantinya disuguhkan oleh Humphries. Ngeliat banyak superhero yang kita kenal dalam satu atau dua lembar halaman full saja sudah bikin girang, apalagi kalau yang disajikan superhero yang unik-unik seperti yang dalam empat edisi awal seri komik ini selalu hadir. Penasaran!

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply