Review Komik [email protected] #3 (Viper Comics, 2003)

Di cerita sebelumnya, sedikit demi sedikit mulai terungkap rahasia mengenai siapa Nara Kilday sebenarnya. Bisa dibilang Nara adalah satu dari sedikit orang yang memiliki kemampuan untuk bangkit kembali dari kematian dan memiliki kekuatan terpendam yang hanya akan keluar setelah ia menjalani momen tersebut. Terungkap pula nama Profesor Dargo, sosok yang bertanggung jawab atas kematian Nara di edisi pertama. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak jawabannya dalam sinopsis komik [email protected] #3 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Dead@17 #3 (Viper Comics, 2003)

Things have just gone from bad to worse. Nara is captured and brought before the evil mastermind Dargo. Secrets are revealed as Nara learns about her hidden past. But her future seems uncertain. Is she destined to become an instrument of Evil?

Story: Josh Howard
Art: Josh Howard
Color: –
Letter: –
Judul Edisi: Chapter 3
Tanggal Rilis: 31 Desember 2003

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Simon menemukan buku harian Nara yang dimaksud Hazy di bawah tempat tidur Hazy. Tanpa membuang waktu ia langsung menghubungi Profesor Dargo.

Sementara itu, salah seorang zombie yang mengepung Nara dan Noel tiba-tiba berubah wujud dan mengeluarkan sayap. Ia lantas menarik Nara dan terbang membawanya pergi. Melihatnya, Noel segera menginstruksikan pada Elijah untuk mengambil pistol cadangan yang ada di dalam mobil. Elijah pun menggunakan pistol tersebut untuk menghabisi zombie-zombie yang tersisa.

Zombie-zombie itu sendiri ternyata bukanlah zombie yang biasa ada di film atau cerita horor. Mereka sebenarnya adalah tubuh orang yang telah meninggal yang sengaja dibangkitkan kembali untuk menuruti keinginan yang membangkitkan mereka. Dengan demikian, Noel bisa selamat dan tidak akan berubah menjadi zombie seperti mereka.

Setelah mengobati lukanya dengan air ajaib, Noel akhirnya menceritakan seluruhnya pada Hazy dkk. Termasuk tentang Dargo dan Simon. Hazy terkejut begitu mengetahui hal tersebut. Apalagi dengan buku harian Nara yang justru ia serahkan pada Simon.

Penasaran, Noel meminta Hazy menggambarkan kembali simbol-simbol dalam buku harian Nara yang ia ingat. Giliran Noel yang terkejut begitu melihat simbol tersebut, dimana itu adalah bahasa kuno yang berasal dari dunia akhirat.

Simon memberikan buku harian Nara pada Dargo. Sama halnya dengan Noel, Dargo terkejut begitu tahu simbol-simbol yang ditulis Nara di dalamnya. Tak lama, zombie yang membawa Nara tiba.

Tanpa banyak basa-basi, Dargo memberitahu Nara mengenai asal usul dirinya, yang ternyata juga berasal dari organisasi Protectorate, serta tujuannya melakukan semua itu. Yaitu untuk mengkudeta Tuhan dengan cara memanfaatkan kekuatan Nara yang diyakini jauh lebih besar dari kekuatan malaikat.

Tidak itu saja. Orang tua Nara sebenarnya adalah anggota Protectorate. Begitu pula Mr. Pitch, nama yang selama ini disebut-sebut oleh Dargo dan Simon. Kelahiran Nara ke dunia yang membuat segala sesuatunya berubah. Organisasi Protectorate terbagi dua. Antara kubu Mr. Pitch dan Dargo yang hendak menggunakan kekuatan Nara dan kubu orang tua Nara yang ingin melindungi anaknya.

Belakangan, Mr. Pitch mendapat kemampuan untuk berkomunikasi dengan pihak di akhirat yang memimpin pemberontakan di sana. Itu sebabnya mereka makin intens memburu Nara. Dan kini, dengan Nara sudah berada di tangannya, plus buku harian Nara yang ternyata berisi mantra-mantra kekuatan malaikat, membuat Dargo merasa sudah di atas angin.

Noel dan yang lain menuju rumah Dargo sembari mengatur strategi. Alih-alih berkontribusi, Lisa justru cemburu pada perhatian Elijah ke Nara. Ujung-ujungnya ia meminta hubungan mereka diakhiri sampai di situ saja.

Nara yang mengenal Simon mencoba membujuknya agar melepaskan dirinya. Simon tidak bergeming.

Tak lama, Nara sudah berada di sebuah ruangan dengan dikelilingi oleh para pengikut Dargo. Ada sebuah kain merah di altar yang ada di antara mereka. Saat dibuka, di balik kain tersebut ternyata adalah kepala Mr. Pitch.


Alur tidak banyak bergerak maju di edisi ketiga ini. Sebagai gantinya, kita disuguhkan banyak back story yang memberi referensi cerita dari dua sudut pandang yang berbeda, Noel (mewakili Protectorate) dan dargo (mewakili eks-Protectorate). Pendapat siapa yang pada akhirnya benar seharusnya bakal kita temui di edisi mendatang, yang sekaligus merupakan edisi penutup. Gak sabar.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply