Review Komik DCeased: Hope At World’s End #15 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, sesuai rencana Lex Luthor, Wink dan Piper memancing orang-orang yang terinfeksi ke dalam dunia Nightshade (Land of Nightshade) sebelum mereka menembus tembok tanaman hutan Gotham. Akankah rencana tersebut berjalan lancar? Simak jawabannya dalam sinopsis komik DCeased: Hope At World’s End #15 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik DCeased: Hope At World's End #15 (DC Comics, 2020)

The senses shattering conclusion to the epic is here…surrounded by a sea of the undead and led by the Anti-Life Black Adam, can Superman and the remaining Justice League fight their way out?

Story: Tom Taylor
Art: Marco Failla
Color: Rex Lokus
Letter: Saida Temofonte
Judul Edisi: Chapter Fifteen
Tanggal Rilis: 1 Desember 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Luthor memberitahu Wink bahwa kelompok terakhir Anti-Living sudah mulai memasuki dunia Nightshade. Langkah selanjutnya adalah membunuh Nightshade agar dunia tersebut tertutup dan mengurung semua orang terinfeksi di dalamnya. Masalahnya, dengan sedemikian banyak orang di sana, Wink tidak berhasil menemukan dimana Nightshade berada.

Sesaat kemudian Aerie tiba-tiba muncul. Ia sengaja menyusul Wink meski tahu resikonya. Ia ingin hidup dan mati bersama kekasihnya itu. Setelah tahu mereka harus mencari Nightshade, Aerie bergegas terbang ke arah kerumunan Anti-Living dan melakukannya.

Superman, Wonder Woman, Green Lantern, Superboy, dan Power Girl menahan Black Adam dengan kekuatan mereka. Dengan tali lasonya, Wonder Woman lantas memaksa Black Adam untuk mengucapkan kata Shazam. Rencana mereka berhasil.

Saat itu, seharusnya Wonder Woman ditugaskan oleh Luthor untuk membunuh Black Adam. Alih-alih melakukannya, Superman yang sudah mengetahui rencana tersebut dari Wonder Woman lalu menggunakan heat vision-nya untuk memutus pita suara Black Adam. Dengan demikian ia tidak mungkin bisa mengucapkan kata itu lagi untuk mendapatkan kekuatannya.

Aerie berhasil menemukan Nightshade. Tanpa membuang waktu ia membawanya ke hadapan Wink dan Piper. Saat Wink hendak menembaknya, tanpa disangka Black Manta terlebih dahulu menyerang ke arah mereka. Serangan tersebut tidak hanya menghancurkan pistol Wink, melainkan juga melukai sayap Aerie.

Aerie meminta Wink untuk segera membawa mereka keluar dari dunia Nightshade. Namun Piper mencegahnya. Belum sempat Wink merespon, Piper sudah terlebih dahulu menancapkan serulingnya ke kepala Nightshade.

Melihat pintu portal dunia Nightshade mulai menutup, Luthor lega bahwa rencananya berhasil. Di luar perkiraannya, Wink, Aerie, dan Piper ber-teleport ke hadapan mereka dalam kondisi selamat.

Superman dengan didampingi oleh para superhero lainnya berdiri di hadapan orang-orang yang berhasil mereka selamatkan. Ia berjanji suatu saat nanti mereka pasti akan bisa mengalahkan virus tersebut. Selama mereka terus berjuang dan saling bekerjasama, pasti akan ada harapan untuk hidup.


Agak bingung sih kenapa Wink, Aerie, dan Piper bisa keluar dari Land of Nightshade dengan selamat. Kemungkinan besar Nightshade tidak langsung mati sehingga mereka masih sempat untuk keluar. Tapi tidak jelas juga apakah itu hanya kebetulan atau sudah diperhitungkan sedari awal. Apapun itu, serial ini akhirnya berakhir juga. Lumayan tepat waktunya di penghujung 2020. Gosipnya masih akan ada satu serial spin-off DCeased lagi, kelanjutan dari Dead Planet. Benar tidaknya kita lihat saja nanti.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply