Review Komik DCeased #4 (DC Comics, 2019)

Di cerita sebelumnya, setelah memastikan bangunan Daily Planet aman dari para zombie, Superman pergi meninggalkan istri dan anaknya untuk menuju ke rumah orang tuanya. Sayangnya, ayahnya sudah berubah menjadi zombie. Dengan menahan kesedihan, Superman membawa ibunya, Martha Kent, menuju Metropolis untuk bergabung dengan yang lainnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Siapa superhero atau supervillain berikutnya yang bakalan terinfeksi? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik DCeased #4 berikut ini ya.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik DCeased #4 (DC Comics, 2019)

The Daily Planet has become a beacon of hope for the living as the Anti-Life Equation sweeps the planet. What’s left of the Justice League have begun to gather there, bringing survivors and family alike. But the city is being overrun with infected humans”¦and superhumans! The war for Metropolis begins!

Story: Tom Taylor
Art: Trevor Hairsine (Penciller) / Stefano Gaudiano (Inker)
Color: Rain Beredo
Letter: Saida Temofonte
Judul Edisi: Nuclear Option
Tanggal Rilis: 7 Agustus 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di Cadmus, Washington D.C. Ray Palmer dikirimkan masuk ke dalam salah satu tubuh manusia yang terinfeksi untuk menganalisa perkembangan virus di dalamnya dan mencoba untuk mencari solusi. Karena tidak kunjung keluar, Amanda Waller memerintahkan Captain Atom untuk menghabisi para zombie agar jumlahnya tidak makin bertambah. Tanpa disangka, Ray Palmer ternyata sudah terinfeksi dan kini berada dalam tubuh Captain Atom. Tidak itu saja, dengan tubuhnya yang seukuran atom, Ray Palmer mulai menyerang jantung Captain Atom, membuat kekuatan nuklir yang dimiliki menjadi tidak stabil.

Di Metropolis. Superman tiba ke rooftop Daily Planet bersama dengan ibunya. Lois Lane berniat untuk menggunakan perlengkapan di sana untuk menyiarkan keadaan mereka dan menenangkan orang-orang yang masih bertahan hidup. Superman sendiri tidak bisa tinggal diam. Ia ingin kembali berkeliling untuk menyelamatkan orang-orang yang masih belum terinfeksi. Setelah memastikan bahwa ia tidak bakalan terinfeksi karena telah menggunakan pandangan X-Ray-nya, yang lain memperbolehkan Superman untuk pergi. Ia juga akan ditemani oleh Black Canary, yang sekarang sudah menjadi Green Lantern.

Sepeninggal Superman, Lois Lane segera membroadcast siaran yang memberitahukan bahwa bangunan Daily Planet dalam kondisi aman. Siapa saja yang masih belum terinfeksi, terutama para superhero maupun supervillain yang punya kekuatan, diminta untuk berkumpul di sana.

Superman dan Black Canary tiba di Keystone City. Mereka menemukan The Flash (Barry Allen dan Wally West) di dalam sebuah rumah. Rupanya mereka mendapat instruksi dari Batman untuk bersembunyi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan apalagi keduanya terinfeksi. Superman dan Black Canary memastikan bahwa mereka akan membawa keduanya dengan selamat sampai ke Metropolis.

Di Gotham City. Harley Quinn dalam kondisi terdesak saat Poison Ivy kembali untuk menyelamatkannya dari serangan BatGirl, BatWoman, CatWoman, dan Spoiler. Keduanya lantas pergi menuju suatu tempat.

Di Metropolis. Giganta si wanita raksasa ternyata sudah terinfeksi dan kini bergerak menuju Daily Planet. Para superhero yang ada di sana berusaha untuk mencegahnya. Tak lama pesawat Batwing datang dan ikut menyerang Giganta. Sayangnya, dengan sekali hantam, Giganta berhasil menghancurkan sayap pesawat tersebut.

Di saat bersamaan, Superman dkk tiba di TKP. Black Canary segera menangkap pesawat Batwing sehingga mendarat dengan selamat, sementara Superman menerjang Giganta hingga terjerembab. Wonder Woman tiba-tiba muncul dan hendak menebas Giganta dengan pedangnya. Superman mencegahnya, berpikir bahwa siapa tahu yang terinfeksi masih bisa diselematkan. Pendapatnya langsung terpatahkan dengan hadirnya Cyborg, yang tanpa basa basi menghancurkan kepala Giganta.

Robin yang mengira Batman ada di balik kokpit bergegas menghampiri Batwing. Yang muncul adalah Alfred. Alfred kemudian membuka koper yang ia bawa. Isinya ternyata adalah kostum Batman. Alfred menyatakan bahwa Batman berwasiat untuk mewariskan kostum tersebut pada Robin.

Bat Wing lalu membagikan lensa kontak buatan Alissa yang bisa membuat pandangan penggunanya menjadi kabur. Dengan demikian, kemungkinan mereka terinfeksi melalui layar digital bisa diminimalisir. Cyborg lantas menjelaskan tentang infeksi virus yang terjadi, yang berkaitan dengan Anti-Life Equation. Hampir sama dengan zombie pada umumnya, siapa saja yang terinfeksi akan mencari siapa saja yang hidup dan menghabisinya.

Tak lama, Hawkgirl terlihat melayang terjatuh dalam kondisi sayap separuh terbakar. Ia memberitahu apa yang terjadi pada Captain Atom di Washington D.C. Tanpa membuang waktu, Superman dan Wonder Woman meluncur ke kota tersebut dan berusaha untuk membawa Captain Atom menjauh. Usaha mereka sia-sia. Belum jauh mereka terbang, Captain Atom sudah terlanjur meledak. Tidak hanya meluluhlantakkan Washington D.C, efek ledakannya terus meluas hingga sampai ke Metropolis


Endingnya asli bikin greget! Ini kalo beneran Metropolis dibikin hancur, beserta para superhero yang sedang berada di sana (termasuk Lois Lane dan Superboy), pastinya cerita bakal makin seru dan sulit diprediksi. Lah, bayangin aja. Batman sudah duluan tewas, dan jika skenario di atas dijalankan, Superman bakalan stres berat karena seluruh keluarganya jadi korban ledakan nuklir Captain Atom. Ah, jadi gak sabar nungguin bulan September.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply