Review Komik Blackbird #3 (Image, 2018)

Di cerita sebelumnya, pencarian Nina Rodriquez terhadap Marissa yang diculik oleh monster yang belakangan diketahui bernama Great Beast berujung pada pertemuannya dengan seorang paragon tampan bernama Clint. Ia mengaku selama ini menjaga Nina dari kaum pemburu yang disebut Polaris Cabal. Nina sulit untuk mempercayainya, hingga salah satu pemburu Polaris Cabal yang disebut-sebut Clint benar-benar muncul di hadapan Nina dan bersiap untuk menyerangnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak jawabannya di sinopsis komik Blackbird #3 berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Blackbird #3 (Image, 2018)

Nina thought magic was just cool spells and hot guys. But magic turned out to be so much more. Don’t miss this issue’s heartbreaking cliffhanger!

Story: Sam Humphries
Art: Jen Bartel
Color: Triona Farrell
Letter: Jodi Wynne
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 5 Desember 2018

Nina teringat kembali momen dimana Marisa mengabarkan kecelakaan yang dialami oleh ibu mereka hingga akhirnya ia meninggal dunia. Saat itu, baik Nina dan Marisa berjanji untuk saling menjaga satu sama lain dan akan selalu ada. Tapi kenyataannya tidak seperti itu yang dirasakan oleh Nina. Marisa terlalu sibuk untuk dirinya sendiri sehingga tidak pernah ada di saat Nina membutuhkannya. Seperti saat ia lelah dengan kehidupan sekolah, saat kekasihnya berselingkuh darinya, atau saat ia terpaksa bekerja di tiga tempat sekaligus untuk bertahan hidup.

Saat Nina tersadar, sebuah pisau berpangkal tubuh (dan kepala) ular sudah tertancap di dadanya, hasil serangan pemburu Polaris Cabal yang belakangan diketahui bernama Adrian. Clint, yang mengaku tahu sosok Sharpie yang sesungguhnya, meminta Sharpie untuk membebaskannya dari belenggu bola sihir yang sebelumnya dirapal oleh Nina. Sharpie mengabulkannya.

Sementara Nina berusaha keras untuk mengeluarkan pisau tersebut, Clint bertarung dengan Adrian. Keduanya tampak memiliki ikatan di masa lalu.

Tak lama Nina berhasil melepaskan kembali pisau milik Adrian. Sebelum pergi dan menghilang, Adrian memastikan bahwa kaumnya akan segera datang dan mengambil semuanya. Sesaat kemudian ganti Nina yang menghilang.. kesadarannya :p

Nina terbangun di sebuah kamar dan mendapati Clint duduk di dekatnya. Nina sekilas menceritakan tentang Marisa yang diculik oleh Great Beast. Clint mengenalinya sebagai sosok monster paling mengerikan di Los Angeles.

Baca juga  Review Komik Superman: American Alien #5 (2016)

Kamar tersebut ternyata bagian dari sebuah bangunan yang megah. Banyak paragon dengan penampilan high class sedang bersosialisasi di ruang tengah. Clint menceritakan tentang macam-macam batu permata (gem) yang sebenarnya merupakan semacam sihir instan. Ia meminta agar Nina tidak meninggalkan tempat tersebut karena akan berbahaya untuknya. Sebaliknya, Nina ingin keluar agar segera bisa melanjutkan mencari keberadaan Marisa. Clint akhirnya berjanji untuk mencari informasi tentang Marisa apabila Nina mau ikut dengannya ke area Westside yang lebih aman.

Clint membawa Nina pergi menuju area Westside dengan terbang.

Di satu tempat mereka berhenti. Clint meyakinkan bahwa bukan kaumnya yang menculik Marisa. Justru sebalikanya, ada kaum-kaum yang berniat untuk melukai para manusia biasa. Clint bahkan percaya bahwa semua orang berhak untuk memiliki kemampuan sihir.

Entah bagaimana caranya, saat Clint berkata, Nina bisa melihat sosok asli Clint yang selama ini ia sembunyikan dengan sihirnya. Ia jadi mulai percaya dengannya. Sesaat kemudian keduanya saling mendekat dan hendak mulai berciuman.

Tanpa disangka, Great Beast muncul di hadapan mereka. Lebih tidak disangka lagi, sebuah pintu terbuka dari perut Great Beast dan seorang wanita melangkah keluar sembari meminta Clint untuk menjauh dari Nina.

Wanita itu adalah ibu Nina.


Jujur saja, awalnya saya mereview komik ini karena gambarnya yang bagus dan ceritanya yang tidak terlalu panjang. Hanya 5 seri saja kabarnya. Tapi saat ini saya mensyukuri keputusan untuk melakukannya karena ternyata semakin lama ceritanya semakin menarik dan penuh dengan kejutan.

Nah, dengan ibu Nina yang ternyata adalah paragon yang (seharusnya) satu kaum dengan Great Beast, berarti kemungkinan besar Marisa sudah ada bersama ibunya itu. Perseteruan antara kaum Clint (Zon Cabal) dengan Adrian (Polaris Cabal) yang seharusnya satu kaum juga dengan Great Beast dan ibu Nina kemungkinan akan membawa cerita asmara antara Clint dan Nina ke ala ala Romeo & Juliet.

Tapi bisa jadi ibu Nina bukanlah kaum Polaris Cabal. Jika alternatif ini yang terjadi, kemungkinan kaumnya dan kaum Zon Cabal akan bersatu untuk mengalahkan Polaris Cabal. Yang ini sih sepertinya yang lebih cocok kalau menurut saya.

Bagaimana menurut teman-teman?

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply