Review Komik Blackbird #2 (Image, 2018)

Di edisi perdana bulan lalu, Nina Rodriquez menjadi terobsesi dengan dunia sihir pasca gempa bumi hebat yang melanda Los Angeles saat ia masih kecil. Ia tumbuh besar dengan hidup yang tidak teratur dan kini bekerja sebagai seorang pelayan kafe. Berbeda dengan kakaknya, Marisa, yang tetap fokus menjalani hidupnya hingga saat ini bisa mendapatkan pekerjaan yang mapan. Pada suatu malam, saat sedang bertengkar dengan kakaknya, Nina melihat sosok monster (Great Beast) yang ia lihat di saat gempa bumi sepuluh tahun silam. Tanpa disangka, monster tersebut membawa Marisa pergi dan menghilang begitu saja. Apa yang sebenarnya terjadi? Simak yuk kelanjutan kisahnya dalam sinopsis dan review komik Blackbird #2 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Blackbird #2 (Image, 2018)

The Great Beast has kidnapped Nina’s sister and the only way to find her is to follow a trail of magic gems, hidden symbols, and a handsome stranger. Can he put Nina onto the trail of the mystic creature she’s after?

Story: Sam Humphries
Art: Jen Bartel, Paul Reinwand
Color: Nayoung Wilson, Jen Bartel
Letter: Jodi Wynne
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 7 November 2018

Nina memberitahu ayahnya apa yang terjadi pada Marisa. Alih-alih percaya, ayahnya justru menganggap Nina berhalusinasi.

Nina teringat akan sosok pengunjung kafe yang sempat ia lihat sebelum bertemu Nina pada malam itu. Ia yakin bahwa pria tersebut adalah seorang paragon. Ia pun mulai menyelidiki siapa sebenarnya pria tersebut, yang belakangan diketahui bernama Clint.

Penyelidikan Nina membawanya pada sebuah klinik. Karena tidak diperbolehkan masuk, ia mencoba melipir lewat pintu belakang. Di sana Nina kembali melihat anjing (lebih mirip serigala sih) yang malam kemarin ia temui. Takut diserang si anjing, Nina membobol gembok pintu dan menerobos masuk.

Baca juga  Review Komik Eclipse #4 (2016)

Tanpa disangka, Nina tiba di sebuah ruangan. Terdapat banyak paragon di dalamnya. Salah satunya menyapa Nina dengan hangat. Setelah menerima kotak kiriman untuk Clint dari Nina, ia memberi Nina 3 butir batu permata. Tiba-tiba muncul Tavarious, pria yang sebelumnya mengusir Nina dari klinik. Secara insting, Nina memasang salah satu dari permata yang ia dapatkan pada gelangnya dan melontarkan Tavarious dengan energi yang keluar dari gelang tersebut.

Nina berlari ketakutan menjauh dari klinik. Di tengah jalan kembali si anjing muncul, menghadangnya. Sharpie mencoba melindungi Nina dan menyerang anjing tersebut. Saat itu, insting Nina mengarahkannya untuk menggunakan permata yang lain pada gelangnya. Ia melakukannya lantas mengarahkannya pada anjing tersebut.

Bola kuning muncul menyelimuti si anjing, yang lambat laun berubah sosoknya menjadi… Clint! Clint mengaku sedang menjaga Nina dari pemburu bernama Polaris Cabal. Ia minta agar Nina segera membebaskannya sebelum terjadi sesuatu. Nina sempat tidak percaya, hingga akhirnya pemburu yang disebut-sebut oleh Clint benar-benar hadir di hadapannya.


Dialog-dialognya terasa agak membosankan di edisi ini, tapi kualitas grafis masih tetap terjaga dengan baik. Twist di bagian akhir dengan munculnya Polaris Cabal cukup menarik, karena cerita jadi sedikit berbeda dengan yang sudah-sudah. Kini jadi muncul pertanyaan siapa sebenarnya Nina kok sampai-sampai ada pemburu dari dunia mistis yang hendak membunuhnya. Lalu bagaimana dengan Marisa dan si monster Great Beast? Baik atau jahat gak ya monster itu?

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply