Review Komik Batman: White Knight #3 (2017)

Kejutan dan misteri hadir silih berganti di Batman: White Knight edisi lalu. Dimanakah kini Jason Todd? Siapa sebenarnya saudari Harley Quinn? Apa alasan Jack Napier menguasai seluruh penjahat di kota Gotham? Satu persatu pastinya (eh, semoga ding) bakal kita ketahui jawabannya apabila kita lanjutkan mengikuti sinopsis Batman: White Knight #3 berikut ini. Cuss.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman: White Knight #3 (2017)

Tragedy strikes, and the Bat-family face the fight of their lives against an army of super-villains and waning public support. A new discovery reinforces Jack’s plot to jeopardize the Dark Knight’s standing in Gotham City, and Harley’s obsession with The Joker reaches a new height-and threatens to change the game for good!

Story: Sean Murphy
Art: Sean Murphy
Color: Matt Hollingsworth
Letter: Todd Klein
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 6 Desember 2017

Para penjahat kota Gotham bersatu padu membuat kekacauan di pusat kota. Untuk menghindari korban jiwa, Batman (Bruce Wayne) memerintahkan Nightwing (Dick Grayson) dan Batgirl (Barbara Gordon) untuk bersama-sama dengannya memancing para villain menuju Backport, pinggiran kota Gotham, tepatnya di perpustakaan tempat Jack Napier sebelumnya belajar tentang hukum. Batman menyangka tempat itu bakalan aman karena merupakan bagian dari rencana Jack.

Kali ini tebakannya salah. Tanpa ragu, Bane dan Killer Croc menghancurkan perpustakaan tersebut. Batman pun tanpa pikir panjang berusaha mengejar mereka, yang berakibat pada dirinya terluka parah akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Dengan bersimbah darah, Batman pergi meninggalkan Nightwing dan Batgirl.

Semua ulah penjahat Gotham ternyata adalah strategi Jack. Sementara semua pihak teralihkan perhatiannya, ia dan Harleen mendantangi sebuah kantor hukum untuk mengambil dokumen rahasia yang memuat bukti keterlibatan orang-orang kaya di kota Gotham dalam aksi mereka ‘memanfaatkan’ kerusuhan yang ditimbulkan oleh Batman selama ini.

Tiba di BatCave, Batman yang berusaha mengobati dirinya sendiri akhirnya tak sadarkan diri di samping Alfred.

Beberapa waktu kemudian, Jack membeberkan dokumen-dokumen yang ia ambil untuk lebih memojokkan posisi GCPD, pejabat kota Gotham maupun Batman. Sementara itu, Bruce terbangun dan mendapati dirinya sudah terbaring di tempat tidur Alfred dalam keadaan terobati. Ia pun syok menemukan tubuh Alfred (yang ternyata telah mengobatinya) dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi di kursi.

Baca juga  Comic Talk 170612: Mimpi Buruk Kecil Datang Ke Dunia Komik

Pasca pemakaman Alfred, Dick berniat untuk meninggalkan segala urusannya dengan Batman. Baginya sosok Alfred jauh lebih perhatian kepadanya ketimbang Batman. Barbara mencegahnya dan meyakinkannya bahwa dengan kepergian Alfred yang selama ini merupakan moral compass bagi Batman / Bruce, maka satu-satunya yang bisa melindungi kota Gotham dari Batman adalah mereka berdua.

Jack bersama Harleen mendatangi Backport dan menemui Lt. Duke Thomas, yang telah mengorganisir para pemuda di sana untuk menjaga keamanan lingkungan. Belum jelas tujuannya, tapi Jack menyatakan bahwa ia membutuhkan bantuan Duke.

Batman menemui komisaris Gordon yang memberitahunya bahwa hasil interogasi terhadap para penjahat yang tertangkap adalah nihil. Batman pun yakin bahwa aksi mereka ada hubungannya dengan alat pengontrol pikiran milik Mad Hatter. Sementara itu, Harley Quinn yang tidak terima dengan perubahan pada Joker berhasil menemukan sosok Clayface serta Mad Hatter yang dikurung oleh Jack.

Setelah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya pada Clayface maupun para penjahat Gotham, Harley meminta Hatter untuk membuat alat baru yang bisa meng-override alat pengontrol pikiran miliknya sebelumnya yang sudah berada di tangan Jack. Hatter menyanggupi. Dan di saat itulah mereka berdua mendapati para penjahat top Gotham yang ternyata dikurung di sebuah ruangan.


Saya tidak tahu kenapa Harley Quinn harus diubah sosoknya menjadi menyerupai saudarinya di edisi ini. Plus diubah kostumnya pula, walau untuk yang satu ini tidak jelek-jelek amat. Tapi perang Harley vs Harleen di cerita ini sepertinya bakal tidak kalah serunya dengan Batman vs Jack. Terlebih setelah Aflred menghembuskan nafas terakhirnya. Akankah Batman lepas kendali seperti yang ditakutkan oleh Nightwing dan Batgirl?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.