Review Komik Batman: White Knight #2 (2017)

Di edisi sebelumnya, kita mengetahui asal mula Batman jadi kalap dan sebaliknya, Joker (Jack Napier) menjadi ‘sembuh’ dari kegilaannya dan bahkan bertekad untuk menebus kesalahannya pada Gotham City dengan cara menjadi pengganti Batman, The White Knight. Jack mengancam akan menuntut GCPD (Gotham City Police Department) apabila mereka tidak mau menangkap Batman dan menuruti keinginannya. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis Batman: White Knight #2 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

Public support for Batman dwindles and Gotham City’s 99 percent rally around ex-Joker Jack Napier’s crusade to expose decades of corruption within the GCPD. A proposition inspires new revelations about Harley and The Joker’s past; and as Jack transforms into a hero of the middle class and takes extreme measures to mobilize a revolutionary army of super-villains, Bruce struggles to stay focused on engineering a technological breakthrough to save Alfred.

Story: Sean Murphy
Art: Sean Murphy
Color: Matt Hollingsworth
Letter: Todd Klein
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 1 November 2017

Sidang Jack Napier berjalan lancar… untuknya. Ia menyatakan bahwa ia mungkin seorang kriminal, tapi ia bukan penjahat besar seperti yang digembar-gemborkan pihak kepolisian dan juga Batman selama ini. Justru menurut pembelaannya, merekalah yang telah membentuknya menjadi sosok Joker dengan berbagai tekanan yang ada di Arkham Asylum.

Hal pertama yang dilakukan Jack pasca bebas adalah mengunjungi Harley Quinn. Tidak sekedar bersilahturahmi, Jack bahkan melamar Harley dan mengajaknya untuk menikah. Apes baginya, Harley menolak mentah-mentah karena ia tidak suka dengan karakter Jack yang ‘normal’ seperti itu.

Jujur di bagian ini saya terus terang agak bingung, tapi kemudian muncullah sosok Harley Quinn yang lain, yang menggunakan kostum aslinya jaman dulu. Harley Quinn yang satu ini justru suka dengan Jack yang layaknya manusia biasa dan tidak terobsesi dengan Batman.

Bruce Wayne (Batman), Barbara Gordon (Batgirl), dan Victor Fries (Mr. Freeze) berada di Bat Cave. Bruce dkk mencoba untuk membantu menyembuhkan istri Victor, Nora Fries, dari penyakitnya, karena Bruce membutuhkan pula teknologi yang sama untuk bisa membantu Alfred. Endingnya agak tidak jelas di sini, tapi sepertinya eksperimen mereka gagal dan Mr. Freeze menemui ajalnya.

Baca juga  Review Komik Justice League / Power Rangers #1 (2017)

Harley Quinn, atau mungkin lebih tepat dipanggil Harleen Quinzel karena kepribadian aslinya lebih menonjol, membawa Jack ke rumahnya. Jack kaget dengan kehidupan Harleen yang biasa-biasa saja. Ia juga terkejut begitu tahu Harleen sudah menyadari bahwa dirinya belum 100% terbebas dari bayang-bayang Batman di pikirannya. Harleen berjanji akan membantu menyembuhkannya.

Sekilas muncul adegan flashback yang menceritakan alasan Harleen meninggalkan Jack. Yaitu pada saat dirinya saat itu (sebagai Joker) sudah terobsesi dengan Batman, bahkan sampai berniat untuk membunuh Robin (Jason Todd) demi mengetahui identitas asli Batman. Harleen memanggil Batman untuk mencegah niat Joker, walau pada akhirnya Jason menghilang begitu saja dan Joker — yang tertangkap oleh Batman — dikurung di Arkham Asylum.

Jack mengaku tidak ingat sama sekali apa yang terjadi pada saat itu. Namun ia memastikan pada Harleen bahwa mulai sekarang ia akan berusaha untuk menyelamatkan kota Gotham. Baik dari semua kesalahan yang telah ia perbuat, maupun dari korupsi yang telah menggurita di sana.

Bruce mendatangi sebuah acara amal dimana tanpa sengaja ia menyadari bahwa aksi-aksinya sebagai Batman justru dimanfaatkan oleh para jutawan untuk memperkaya diri mereka sendiri dan menekan orang-orang pinggiran. Sebelum pergi Bruce sempat melampiaskan amarahnya pada salah satunya.

Jack dan Harleen mengumpulkan semua penjahat di kota Gotham. Mulai dari Penguin, Two-Face, hingga Bane. Jack mengaku hanya hendak mengajak mereka minum-minum. Yang tidak mereka sadari, di dalam botol minuman yang mereka teguk, ada sari tubuh Clayface yang sudah dimasukkan oleh Jack. Dan saat mereka meminumnya, otomatis otak dan pikiran mereka berada dalam kendali Jack.


Walau ada beberapa bagian yang agak membingungkan, tapi kejutan dan misteri yang dihadirkan di edisi Batman: White Knight #2 ini cukup memuaskan. Nasib Jason Todd misalnya. Atau tujuan Jack menguasai seluruh villain di kota Gotham. Yang pasti tambah bikin penasaran.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.