Review Komik Batman And The Outsiders #11 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, Lady Shiva membawa Black Lightning (Jefferson Pierce) ke Kambojo untuk mengkonfrontasi Martina Dementieva, sosok yang diharapkan mengetahui rencana sebenarnya dari Ra’s Al Ghul. Sayangnya, sebelum berhasil mengorek keterangan darinya secara utuh, Martina sudah lebih dahulu dibungkam oleh Kaliber, yang datang bersama dengan Ishmael dan Karma. Di saat bersamaan, Katana (Tatsu Yamashiro) tiba di TKP dengan Signal (Duke Thomas) dan Orphan (Cassandra Cain). Pertarungan pun segera dimulai. Kubu manakah yang akan keluar sebagai pemenang? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Batman And The Outsiders #11 berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman And The Outsiders #11 (DC Comics, 2020)

Black Lightning is an Outsider no more! It’s up to Katana to take up the reigns of leader-ship as things look their darkest for the team-and the new addition of Babylon has thrown the team into flux. Plus, Batman is far from thrilled with the secrets that the Signal and Orphan are keeping from him. And this is exactly what Ra’s al Ghul wants: a broken team that doesn’t stand a chance against his new League and their deadliest assassin yet.

Story: Bryan Hill
Art: Dexter Soy
Color: Veronica Gandini
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: A League of Their Own Part 4
Tanggal Rilis: 11 Maret 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di BatCave. Sofia memutuskan untuk menerima jalan yang sudah ada di hadapannya. Ia berniat untuk menghentikan Ra’s Al Ghul dan meminta bantuan Batman (Bruce Wayne) untuk menentukan sosok serta simbol apa yang cocok bagi dirinya. Setelah memastikan bahwa Sofia mempercayainya, Batman meminta Sofia untuk mengikutinya.

Di Kamboja. Katana dengan cepat memberi komando pada anggota Outsiders. Ia meminta mereka untuk memilih target masing-masing. Ia memilih Kaliber, Black Lightning memilih Ishmael, sementara Signal memilih Karma. Pada prosesnya, Black Lightning lantas dibantu oleh Lady Shiva, sementara Signal tentu saja dibantu oleh Orphan.

Kerjasama tim yang terjalin secara spontan tersebut ternyata cukup ampuh. Satu demi satu Kaliber, Ishmael, dan Karma berhasil dilumpuhkan. Signal sempat menanyakan pada Orphan apakah mereka bisa mempercayai ibunya, Lady Shiva. Orphan mengiyakan.

Tanpa disangka, kehadiran Kaliber dkk di tempat tersebut sebenarnya hanyalah untuk mengalihkan perhatikan The Outsiders dari rencana yang sedang dikerjakan oleh Ra’s Al Ghul. Setelah menyatakan bahwa Ra’s Al Ghul berniat untuk menyelamatkan dunia, Kaliber tiba-tiba saja menekan tombol detonator dan meledakkan sebagian kota.

Mengetahui hal tersebut, mau tidak mau Katana segera meminta rekan-rekannya untuk mengabaikan Kaliber dkk dan bergegas menuju kota untuk menyelamatkan warga sipil semampunya. Sebelum pergi, Lady Shiva mendatangi Orphan dan meminta persetujuannya untuk bergabung dengan mereka.

Di saluran bawah tanah kota Gotham. Batman membawa Sofia ke ruang penyimpanan senjata milik Court of Owls. Ia mempersilahkan Sofia untuk meluangkan waktunya di sana selama beberapa saat dan memikirkan dengan baik kostum maupun senjata apa yang paling sesuai dengan dirinya. Batman juga menambahkan bahwa saat ini ia dan The Outsiders membutuhkan kekuatan Sofia untuk bisa menghentikan Ra’s Al Ghul.

Di Markovia. Ra’s Al Ghul dan anak buahnya tiba di sebuah tempat di tengah-tengah padang pasir. Terlihat ada semacam mesin yang berbentuk tempurung di sana.


Sejauh ini, cerita yang dihadirkan oleh Bryan Hill dalam Batman And The Outsiders sebenarnya cukup baik dan nyaman untuk diikuti. Pun begitu, saya pribadi berharap arc yang melibatkan Ra’s Al Ghul ini bisa segera berakhir. Agak aneh mengingat karakter yang sama sedang bekerjasama dengan Batman dan Superman di serial yang terbit berbarengan, Batman / Superman. Saya juga tidak ingin tiba di titik jenuh mengingat aksi dan relasi antar anggota The Outsiders lumayan berpotensi.

Di sisi lain, agak kaget begitu mengetahui Batman memutuskan untuk menjadikan Sofia sebagai sidekick-nya yang baru. Setahu saya, dari edisi-edisi sebelumnya, Batman sedang benar-benar terpuruk dan tidak berniat untuk kehilangan orang yang dianggap keluarganya lagi. Membawa Sofia menjadi partner melawan kejahatan dengan resiko doi kehilangan nyawa jelas terasa antiklimaks dengan penggambaran kondisi Batman sebelumnya. Tapi yah, tidak tahu lagi jika ada twist di balik semua itu nantinya…

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply