Review Komik Batman And The Outsiders #10 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, hati Jefferson Pierce (Black Lightning) mulai goyah pasca insiden peledakan bangunan sekolah tempatnya mengajar yang telah menewaskan salah satu rekan pengajar sekaligus sahabatnya, Tina McClintock. Di saat itu, Lady Shiva tiba-tiba muncul dan mengajaknya bekerjasama mengejar pelaku peledakan tersebut, yang merupakan orang suruhan Ra’s Al Ghul. Sementara itu, Signal (Duke Thomas) dan Orphan (Cassandra Cain) memutuskan untuk mandiri setelah Batman (Bruce Wayne) mengetahui apa yang terjadi pada mereka. Adakah maksud tersembunyi dari Lady Shiva? Apakah Black Lightning benar-benar akan menerima tawaran darinya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Batman ANd The Outsiders #10 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman And The Outsiders #10 (DC Comics, 2020)

When Batman recruited Black Lightning to join the Outsiders, he warned him of the dark world he was entering. Black Lightning shrugged it off, but now that Ra’s al Ghul has gone after him directly, the darkness Batman warned of has enveloped him. Will the Outsiders be able to free him from it?

Story: Bryan Hill
Art: Dexter Soy
Color: Veronica Gandini
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: A League of Their Own Part 3
Tanggal Rilis: 12 Februari 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Batman mendatangi Sofia (Babylon) yang tengah melampiaskan emosinya dengan menghantam pilar-pilar sebuah bangunan. Ia menawarkan kehidupan yang lebih baik pada Sofia tanpa harus khawatir lagi dengan semua yang telah terjadi. Sofia belum bisa mengambil keputusan.

Katana (Tatsu Yamashiro) membahas hilangnya Black Lightning bersama dengan Orphan dan Signal. Setelah berasumsi bahwa hilangnya pimpinan mereka kemungkinan besar ada kaitannya dengan Ra’s Al Ghul, mereka pun memutuskan untuk mulai mencarinya.

Bruce bertemu dengan seorang jurnalis bernama Elfa di suatu tempat. Elfa memberikannya sejumlah informasi yang berkaitan dengan Markovia. Dalam sebuah foto, terlihat Kaliber tengah bersalaman dengan Martina Dementieva, seorang bilyuner di sana yang melakukan bisnis jual beli senjata dan teknologi di pasar gelap. Elfa menambahkan bahwa Dementieva sempat memiliki sebuah teknologi alien yang sangat berbahaya, namun sekarang barang tersebut sudah tidak ada lagi di tangannya.

Sebelum pergi, Bruce berjanji akan membayar Elfa dua kali lipat dari yang dijanjikan. Sebagai gantinya, ia berharap Elfa tidak lagi ikut campur dalam urusan tersebut, demi keselamatannya sendiri.

Di sebuah restoran di Kamboja. Shiva sedang menikmati makan malam bersama dengan Jefferson yang mempertanyakan kenapa Shiva membawanya ke sana. Shiva lantas memberitahu bahwa orang yang telah meledakkan sekolah adalah Ishmael. Ia meminta Jefferson untuk bersabar karena pada waktunya nanti ia akan menyerahkan Ishamel kepadanya.

Selain itu, Shiva akhirnya memberitahu Jefferson akan dua hal yang menjadi keinginannya. Pertama, ia ingin agar Cassandra bisa mempercayainya sepenuhnya, dengan bantuan dari Jefferson. Dan kedua, ia ingin menghentikan Ra’s Al Ghul.

Jefferson tidak merespon keinginan Shiva tersebut. Shiva sendiri lantas melanjutkan bahwa yang duduk di meja di belakangnya adalah seorang wanita bernama Martina Dementieva (bersama dengan pengawalnya), satu-satunya orang yang saat ini bisa menghubungkan mereka dengan tujuan sebenarnya dari Ra’s Al Ghul.

Tanpa banyakbasa basi, Shiva lalu menyerang para pengawal Dementieva. Dementieva sempat mencoba untuk kabur, namun Jefferson berhasil menghentikan laju mobil yang dikendarainya. Saat ditanya apa sebenarnya yang tengah direncanakan oleh Ra’s Al Ghul, Dementieva hanya bisa menjawab bahwa Ra’s sekarang memiliki sesuatu. Perkataannya terhenti akibat ditembak mati oleh Kaliber, yang datang bersama Karma dan Ishmael.

Saat pertarungan hendak dimulai, Katana, Signal, dan Orphan mendadak muncul.


Saya bukan penggemar artwork dari serial komik ini. Biasanya malah sudah saya hindari jauh-jauh. Yang mampu membuat saya bertahan adalah ceritanya yang sejauh ini masih terasa menyenangkan untuk diikuti. Terlebih sedari awal Batman tidak terlalu banyak ikut campur dengan apa yang dikerjakan oleh tim The Outsiders.

Sulit untuk percaya dengan keinginan Lady Shiva atas Cassandra. Menilik rekam jejaknya, kemungkinan besar Shiva hanya ingin agar Cassandra bisa menjadi salah satu senjatanya. Terutama untuk membantunya melawan Ra’s Al Ghul.

Yang masih harus menunggu jawaban adalah senjata canggih yang tengah dibicarakan. Seberbahaya apakah senjata tersebut? Kenapa ujug-ujug Ra’s Al Ghul bisa memilikinya? Semoga di edisi berikutnya kita sudah bisa mendapatkan jawabannya.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply