Review Komik Batman #65 (DC Comics, 2019)

Di cerita sebelumnya, investigasi Batman dan The Flash membawa mereka ke sebuah lokasi di kepulauan Karibia. Kehadiran mereka di sana ternyata sudah ditunggu oleh Gotham Girl, yang tanpa banyak basa basi mengaktifkan tabung-tabung hijau yang berisi sekelompok zombie. Dapatkah duo detektif Batman dan The Flash lolos dari jebakan tersebut? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak jawabannya di sinopsis komik Batman #65 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman #65 (DC Comics, 2019)

“THE PRICE” The two greatest detectives in the DC Universe take on the one cold case that will tear them apart!

As chief architect of the Sanctuary program that cost so much for so many, especially Wally West, Batman will be held accountable…by the Flash!

A cold case from the Justice League’s past has mysteriously re-opened, and Batman and the Flash—the only two heroes who stand a chance of cracking the case—are at each other’s throats! Our heroes must combat a demon from the past while burying their own inner demons in the process…and neither the World’s Greatest Detective nor the Fastest Man Alive will ever be the same again! But who is really pulling the strings here? And how does Gotham Girl fit into all this? Friendships will be tested and blood will be spilled in this titanic crossover event…

Story: Joshua Williamson
Art: Guillem March
Color: Tomeu Morey
Letter: Steve Wands
Judul Edisi: The Price Part 3 – The Price of Vengeance
Tanggal Rilis: 20 Februari 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sembari melawan clone Gotham dan Gotham Girl yang berasal dari tabung hijau, The Flash terus mencecar Batman dengan pertanyaan mengenai kehadiran Gotham Girl di The Sanctuary. Batman memastikan bahwa ia sama sekali tidak tahu menahu mengenai hal itu, termasuk juga tentang topeng Psycho Pirate yang berada di sana.

Tahu bahwa para zombie clone punya kemampuan yang sama dengan Gotham dan Gotham Girl, Batman meminta The Flash bekerjasama dengannya untuk menguras habis tenaga klonengan-klonengan tersebut dan membuat mereka musnah dengan sendirinya. Cara itu berhasil.

The Flash lantas memutuskan untuk mengejar Gotham Girl dan melumpuhkannya sebelum segala sesuatunya bertambah parah. Batman sempak menolak karena merasa itu adalah ‘pertarungannya’, namun The Flash tidak mempedulikannya.

Iris West sedang berada di Central City Police Department untuk mencari foto Wally West yang tersimpan di ruangan Barry Allen. Tak lama ia berhasil menemukannya. Namun ketika hendak keluar, Gotham Girl tiba-tiba datang untuk menyerang Central City Police Department.

Untunglah The Flash juga muncul sesaat kemudian. The Flash coba menenangkan Gotham Girl, meyakinkannya bahwa apa yang ia perbuat tidak akan mungkin mengembalikan kakaknya. Dengan tersenyum Gotham Girl menunjukkan sosok Gotham yang ternyata berada di belakangnya.

Pertarungan The Flash melawan Gotham tidak berlangsung lama. Gotham memang sempat memojokkannya. Namun karena terlalu banyak menggunakan kekuatannya, tubuh Gotham tidak bisa bertahan. Ia pun akhirnya (kembali) tewas.

Batman tiba di TKP saat Gotham Girl mulai emosi. Kata-kata Batman untuk menenangkannya tidak berguna. Gotham Girl mulai mengerahkan seluruh energinya, yang membuat tubuhnya kini mengeluarkan cahaya kuning berkilauan.


Kolaborasi Batman dan The Flash dalam arc crossover “The Price” mulai memasuki titik akhir. Kehadiran kembali sosok Gotham ternyata berlangsung sangat singkat. Bisa dimaklumi karena tujuannya hanya sebagai pemicu untuk membuat Gotham Girl mengerahkan seluruh kekuatannya. Dan menjadi Super Saiyan.

Usaha The Flash maupun Batman untuk berbicara baik-baik dengan Gotham Girl buat saya agak menggelikan. Masa sih keduanya tidak sadar bahwa dalam kondisinya yang sekarang, tidak mungkin lagi untuk membuat Claire Clover berdamai dengan dirinya sendiri. Tapi yah, itu sudah ‘formalitas’ tugas mereka. Walau jadi terkesan membosankan di satu sisi.

Saya masih menunggu efek keberadaan Iris di tengah pertarungan akhir antara Gotham Girl melawan Batman dan The Flash. Kalau memang benar akan ada faedahnya. Bisa jadi juga gak ada efeknya apa-apa. Lihat saja nanti deh.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply