Review Komik Batman #64 (DC Comics, 2019)

Setelah 3 bagian arc “Knightmares” yang membosankan dan gak jelas di Batman #61-#63 kemarin, kisah berlanjut ke arc “The Price of Justice” yang tampak lebih menjanjikan. Ini adalah arc crossover antara seri Batman dengan The Flash, yang berkaitan tidak hanya dengan kasus pembunuhan masal di The Sanctuary dalam Heroes in Crisis, melainkan juga ada hubungannya dengan arc “I Am Gotham” yang ada dalam Batman #1-#6. Masih ingat kan dengan sosok Claire Clover alias Gotham Girl? Saya termasuk yang ngefans dengan karakter tersebut, saat rambutnya masih panjang. Begitu dipotong pendek langsung jadi ilfil, hehehe. Eniwei, berikut ini sinospis dari komik Batman #64. Cekdisot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman #64 (DC Comics, 2019)

“THE PRICE” part one! The two greatest detectives in the DC Universe take on the one cold case that will tear them apart!

As chief architect of the Sanctuary program that cost so much for so many, especially Wally West, Batman will be held accountable…by the Flash!

A cold case from the Justice League’s past has mysteriously re-opened, and Batman and the Flash—the only two heroes who stand a chance of cracking the case—are at each other’s throats! Our heroes must combat a demon from the past while burying their own inner demons in the process…and neither the World’s Greatest Detective nor the Fastest Man Alive will ever be the same again! But who is really pulling the strings here? And how does Gotham Girl fit into all this? Friendships will be tested and blood will be spilled in this titanic crossover event…

Story: Joshua Williamson
Art: Guillem March
Color: Tomeu Morey
Letter: Steve Wands
Judul Edisi: The Price Part One – The Price of Justice
Tanggal Rilis: 6 Januari 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Oolong Island. Justice League sedang melawan Justice League Avaro. Tanpa kesulitan satu demi satu mereka melumpuhkan musuh mereka. Kecuali Batman, yang tampak sedang tidak konsen. Mendadak tubuh Superman yang sedang berada tak jauh darinya terlihat seperti Commander Steel, salah satu korban pembantaian masal The Sanctuary. Sempat terkejut, Batman mengumpulkan kembali kesadarannya lantas menghabisi satu musuh yang tersisa. Tanpa basa-basi ia lalu pergi meninggalkan rekan-rekannya.

Baca juga  Review Komik Death of X #1 (2016)

Central City. Sedang ada perayaan di area Flash Museum. Warga sekitar berkumpul di sana. Tiba-tiba seseorang menyerang tempat tersebut. Kepanikan terjadi.

Seorang ayah dan anak nyaris tertimpa pilar. Jika saja Batman tidak muncul dan menyelamatkan mereka. Sesaat kemudian giliran The Flash yang tiba di TKP.

Setelah membereskan keadaan di Flash Museum, The Flash mempertanyakan kenapa Batman bisa tiba di sana lebih dulu darinya. Sempat berbohong, Batman akhirnya mengakui bahwa ia sudah mengetahui sebelumnya bahwa akan ada serangan di sana. Pelakunya adalah Gotham Girl (Claire Clover). Batman juga yakin bahwa serangan yang dilakukan Gotham Girl masih akan terus berlanjut.

Di suatu tempat. Gotham Girl berdiri di depan kakaknya, Gotham (Hank Clover). Tampak mesin dengan pipa cairan berwarna hijau yang menancap di tubuh Gotham. Gotham Girl menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mencegahnya menjadi seorang pahlawan. Terlebih karena hal itu bisa menyelamatkan Hank.


Oke. Jadi timeline arc ini jelas adalah di tengah-tengah event Heroes in Crisis. Baik Batman maupun The Flash masih dalam momen syok pasca peristiwa The Sanctuary. Misteri kejadian tersebut juga belum terpecahkan.

Yang menarik adalah bagaimana kemudian cerita utama Batman — dimana Bane sedang menjadi mastermind yang mengumpulkan seluruh supervillain (termasuk Gotham Girl) untuk menghancurkan Batman secara psikologis — diselipkan ke dalamnya. Tebakan saya mungkin salah. Tapi mestinya cairan hijau yang dialirkan ke dalam tubuh Hank adalah cairan yang sama dengan yang digunakan oleh Bane. Mungkin itu janji surga dari Bane pada Gotham Girl. Untuk membantunya dengan imbalan menghidupkan kembali kakaknya.

Karena ini adalah event crossover dengan seri The Flash, menarik untuk melihat apa yang bakal dihadirkan oleh Williamson di sana. Apa mungkin Blue Cobalt? Seperti diketahui, doi muncul di penghujung halaman The Flash Annual #2 minggu lalu. Edisi tersebut kebetulan juga terkait dengan The Sanctuary.

Tidak ada komplain dari segi artwork. Kerja yang bagus dar March dan Morey.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply