Review Komik Basketful of Heads #5 (Hill House Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, kepala Ned Hamilton jadi penghuni keranjang berikutnya setelah dipenggal dengan kapak viking oleh June Branch. Di kantor polisi, June menceritakan semuanya pada Hank Clausen, putra dari kepala polisi. Tanpa disangka, Hank ternyata adalah partner dari Salvatore Puzo. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis dan review komik Basketful of Heads #5 berikut ini, gaes.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Basketful of Heads #5 (Hill House Comics, 2020)

June Branch is the prisoner of a desperate and violent man who wants information. But who’s really interrogating who here? June’s wits are sharp, but the occult Viking axe she has stashed nearby is even sharper… if only she can talk her way out of the cell she’s in and get it back in her hands!

Story: Joe Hill
Art: Leomacs
Color: Dave Stewart
Letter: Deron Bennett
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 26 Februari 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Hank menginterogasi sekaligus menyiksa June yang terkurung di dalam sel. Ia menanyakan soal kaset milik Liam yang sama sekali tidak diketahui oleh June. Hank tidak mau percaya begitu saja.

Hank lantas menceritakan semuanya. Mulai dari keempat narapidana yang sebenarnya sudah berhasil dilumpuhkan, tentang Liam yang sebenarnya bekerja untuk FBI dan ditugaskan untuk memata-matai ayahnya. serta tentang bagaimana aksi Liam akhirnya tanpa sengaja berhasil ia bongkar.

Yang lebih mengejutkan lagi, ayah Hank saat ini sedang bersama Liam di perahu yang sebelumnya disebut oleh June. Pun begitu, mereka masih belum berhasil mendapatkan kaset rekaman mata-mata Liam. Liam sendiri mengaku bahwa kaset tersebut ia serahkan kepada seseorang dan seseorang bakal menyerahkannya kepada FBI apabila terjadi sesuatu kepadanya. Itu sebabnya Hank yakin bahwa June yang dipercaya untuk memegang kaset tersebut.

Saat ditanya isi dari kaset Liam, Hank mengaku bahwa mereka sebenarnya juga belum tahu. Yang ia tahu, sebelum identitasnya terbongkar, Liam sempat berbicara intens dengan ayahnya, Hamilton, Salvatore, dan dirinya. Hank meyakini bahwa ceritanya tentang Emily Dunn ada dalam rekaman tersebut. Emily sendiri adalah gadis yang sebelumnya diceritakan bunuh diri di jembatan.

Usai bercerita, Hank akhirnya memutuskan untuk membawa June ke tempat ayahnya dan Liam berada. Sebelum masuk ke mobil, June mengajukan negoisasi pada Hank. Ia meminta untuk dibebaskan apabila ia memberitahu dimana kaset tersebut berada, yaitu di dalam keranjang yang ada di bak mobil.

Setelah memborgol salah satu tangan June di tiang parkir, Hank mengecek keranjang yang dimaksud. Ia pun terkaget-kaget melihat kepala Hamilton dan Salvatore di dalamnya. June bergegas memanfaatkan momen tersebut untuk mengambil kapak yang ia letakkan di bagian depan mobil.

Sayangnya, Hank berhasil menghindar dari sabetan kapak June dan masuk kembali ke dalam kantor polisi. Saat June masih berusaha untuk mematahkan borgol dengan kapaknya, Hank kembali keluar dengan membawa sepucuk senapan.


Asli, ini cliffhanger-nya kampret banget, bener-bener bikin penasaran. Dalam kondisi terborgol, kira-kira bagaimana June bisa selamat dari tembakan Hank. Ada kemungkinan yang mungkin terjadi. Pertama, ada seseorang yang tiba-tiba datang menyelamatkannya. Atau kedua, tembakan Hank meleset dan justru mengenai rantai borgol sehingga putus. Probabilitasnya sih lebih besar yang disebut belakangan. Dan biasanya itu yang terjadi di film-film, hehehe.

Bagaimana menurut teman-teman?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply