Pengalaman Bermain di Trans Studio Mini Ngagel Surabaya

Menjelang musim liburan akhir tahun 2018, bertambah lagi pilihan tempat hiburan di kota Surabaya. Ya, sejak tanggal 2 November 2018 lalu, telah hadir gerai ketiga Transmart di kota pahlawan, menyusul kedua adiknya yang lebih dulu eksis, Transmart Rungkut dan Transmart Lenmarc. Pusat perbelanjaan dan hiburan keluarga ini berada di lokasi yang dulunya ditempati oleh Carrefour Kalimas, tepatnya di jalan Ngagel nomer 137.

Sepulang traveling ke Sri Lanka, saya langsung menyempatkan diri mendatangi Transmart Ngagel. Selain untuk melihat jeroannya yang katanya memiliki konsep berbeda, juga untuk mengamati permainan (serta souvenir) apa saja yang ada di area Trans Studio Mini mereka.

Dari bangunannya sendiri ternyata jauh berbeda dengan dulu saat masih ditempati oleh Carrefour. Eskalator yang ada di bagian depan dihilangkan, diganti dengan di bagian dalam, di area departemen store. Agak tersembunyi sih posisi eskalatornya, baik yang menuju lantai 1 maupun lantai 2.

Di sisi lain, penataan tenant di bagian dalam jauh lebih baik ketimbang Transmart Rungkut dan Lenmarc. Cukup jelas pembagian kategori produk yang dijual. Masing-masing area juga memiliki penamaan tersendiri. Ada Trans Hello untuk produk handphone, Electronic Pro untuk produk elektronik, Breadshop untuk aneka roti, atau Trans Living untuk perlengkapan furnitur. Mungkin di gerai lainnya juga ada, tapi saya tidak pernah melihat dengan jelas nama-nama area yang ada.

Seperti biasa, di lantai dasar diisi oleh berbagai gerai kuliner. Pilihannya lumayan banyak. Ada KFC, Wendy’s, Solaria, Bakso Boedjangan, Warung Upnormal, Bengawan Solo, hingga Nasi Goreng 69. Selain penjual minuman cincau (lupa namanya), tidak ada stand makanan / minuman ringan lainnya di lantai dasar. Oh ya, gerai bank Mega dan Optik Melawai juga bisa ditemui di lantai ini.

Untuk area departemen store maupun supermarketnya sendiri tidak perlu dibahas yah, sama saja dengan gerai-gerai Transmart lainnya.

Menuju ke lantai 2, ada area Trans Studio Mini dan bioskop XXI. Lahan di lantai 2 ini tidak seluas dua lantai di bawahnya, sehingga terkesan sempit dan berdesakan. Apalagi jumlah mesin permainan yang ada malah lebih banyak ketimbang yang ada di Rungkut. Sebagai gantinya, jumlah wahana yang hanya ada 3 saja (kalau tidak salah).

Andalan utama dari gerai TSM di sini adalah wahana permainan Go Cart. Biaya permainannya menyusul, saya kemarin lupa mencatatnya. Juga ada wahana Flume Ride, yang kabarnya untuk saat ini hanya ada di TSM Ngagel saja.

Nah, seperti sudah disebutkan di atas, jumlah mesin permainan yang ada lumayan banyak. Terlalu banyak malah lebih tepatnya kalau menurut saya. Jika kondisi pengunjung padat, bisa dipastikan area ini menjadi sesak dan sumpek. Jenis permainannya sendiri beragam, baik yang lama maupun yang baru. Untuk detil permainan apa saja yang ada serta biaya permainan masing-masing bisa disimak di artikel ini ==> https://curcol.co/harga-tiket-wahana-dan-permainan-di-trans-studio-mini-12078.

Yang pertama saya coba adalah Frog Around. Setting jackpotnya menggiurkan, 1500 tiket lebih. Sekali gesek hanya dipatok Rp 4.900,-. Sayangnya, gara-gara iming-iming jumlah tiket jackpot tersebut, saya jadi tidak menyadari 2 hal. Pengaturan kredit yang diatur 2 kredit sekali permainan (berarti 2 x Rp 4.900,- untuk setiap sesinya) serta jumlah kodok yang harus diseberangkan, yaitu 22 ekor. Jika teman-teman sudah pernah membaca ulasan saya mengenai mesin Frog Around di sini, pasti ingat bahwa pengaturan jumlah kodok MAKSIMAL yang memungkinkan kita untuk memenangkan jackpot adalah 20 ekor. Lebih dari itu sudah pasti GAGAL.

Baca juga  Pengalaman Mengurus Penggantian ATM Yang Hilang (Update 2017)

Mengenai pengaturan jumlah kodok ini baru saya sadari setelah beberapa kali bermain dan terakhir berhasil menyeberangkan 20 kodok. Tekor saldo deh 🙁

Mesin kedua yang saya coba adalah Dream Factory. Di sini koin yang seharusnya terlontar menuju corong ternyata nyangkut di bibir pelontar. Saya agak malas memanggil petugas untuk membereskannya, jadi saya move on saja ke mesin selanjutnya.

Bagi teman-teman pecinta permainan Trolley atau Tower Crane seperti saya, jangan khawatir, mesin permainan tersebut juga ada di Transmart Ngagel. Hanya satu sih, tapi setting jackpotnya maksimal, 250 tiket. Sekali gesek hanya Rp 4.900,- saja. Lebih murah ketimbang di TSM Rungkut tempat saya biasa bermain. Untuk trik mendapatkan jackpot masih tetap sama dengan yang ada di sini.

Tidak jauh dari mesin tersebut ada mesin serupa yang baru kali ini saya lihat. Namanya Giant Drop. Cara bermainnya hampir sama dengan Trolley. Bedanya, tidak ada gambar pekerja di tengah roda. Posisi balok yang harus dijatuhkan juga sedikit lebih tinggi. Saya mencoba sekali saja di mesin ini untuk mengetahui prosedur bermainnya. Maklum, tidak ada pengaturan jackpot saat saya datang kemarin. Auto skip deh.

Bagi yang doyan mengumpulkan tiket dari mesin Street Basketball, lupakan saja. Jumlah tiket yang diperoleh amat sangat sedikit. Perhitungan kasarnya, hasil akhir skor dibulatkan ke atas lalu dibagi 10. Saat saya mencobanya, skor akhir 397 mendapatkan 42 tiket saja. Jauh lebih sedikit ketimbang yang dikeluarkan oleh mesin yang sama di TSM Rungkut.

Mesin terakhir yang saya coba dan terus terang bikin saya kecanduan adalah Spongebob Squarepants Pineapple. Selama ini saya hanya bisa ngiler aja ngeliatin video-video para Youtuber luar mainin game berjenis coin pusher ini. Akhirnya sekarang saya bisa mencobanya sendiri. Seru banget ternyata. Nanti akan saya bahas lebih detil lagi di artikel tersendiri, termasuk beberapa tips dan triknya.

Bagaimana dengan souvenir penukaran hadiahnya? Ini yang sedikit mengecewakan. Dengan konsep TSM di Transmart Ngagel yang mengarah pada kaum millenial, pilihan souvenir penukaran hadiah yang disediakan hanyalah untuk anak-anak saja. Tidak ada hadiah elektronik, perlengkapan rumah tangga, dan sebagainya. Nilai plusnya, souvenir-souvenir tersebut (hampir) semuanya berlabel Disney. Jadi kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Sayangnya, tidak ada opsi untuk souvenir berupa kaos, tas, dan sepatu / sandal Disney. Lumayan tuh buat dijual lagi 😀

P.S.: Maap gak ada foto-fotonya. Habis dipindahin dari hape ke laptop ternyata malah gak ada semuanya foto-fotonya. Di Recycle Bin pun gak ada. Entah pada ngilang kemana, hehehe.

Reply