Membedah Konten Click Bait Dan Settingan Yang Dilakukan Youtuber Arcade

Pertengahan bulan lalu, tepatnya pada tanggal 15 November 2019, Joystick, seorang Youtuber arcade luar dengan gentle akhirnya mengakui bahwa seluruh videonya adalah fake bin palsu. Semuanya adalah settingan belaka. Hal tersebut bisa ia lakukan karena sebenarnya ia adalah pemilik dari beberapa bisnis game center. Dengan demikian, ia tinggal menentukan skenario konten apa yang ingin ia buat, lantas menyesuaikan setting mesin dengan rencana konten tersebut, serta, jika diperlukan, meminta karyawannya untuk berakting. Misalnya seolah-olah ia diusir begitu mendapatkan jackpot bernilai besar.

Sebagai ‘pengamat’ konten arcade di Youtube sejak beberapa tahun terakhir, Joystick sebenarnya bukan satu-satunya Youtuber yang melakukan hal tersebut. Banyak yang sudah bermodal click bait dan drama kongkalikong untuk mendapatkan view sebanyak-banyaknya. Apalagi, mayoritas pasar penonton Youtube dengan tema arcade adalah anak-anak, yang masih mudah percaya dengan apa yang mereka lihat di depan layar.

Salah satu Youtuber dengan konten settingan yang ‘legendaris’ adalah Guava Juice. Untungnya, ia cukup cerdas dengan tidak hanya mengandalkan konten bertema arcade saja di dalam kanal Youtube-nya. Melainkan memadukan pula dengan tema-tema lain yang masih berkaitan dengan dunia anak-anak dan remaja. Alhasil, kebanyakan orang bisa memaafkan ‘penipuan’ yang telah ia buat.

Nah, dari video pengakuan yang telah dilakukan oleh Joystick tersebut, saya jadi tertarik untuk membahas mengenai aneka click bait dan konten settingan yang biasa dilakukan oleh Youtuber arcade. Perlu diketahui, di sini saya tidak berniat menunjuk atau memojokkan Youtuber atau kanal Youtube tertentu ya. Hanya berniat untuk mengedukasi teman-teman yang kebetulan membaca artikel ini. Siapa tahu ada yang belum ngeh dan menganggap apa yang tampak dalam video 100% no tipu tipu, hehehe.

Click Bait

Menurut Wikipedia:

Umpan klik (clickbait) adalah suatu istilah peyoratif yang merujuk kepada konten web yang ditujukan untuk mendapatkan penghasilan iklan daring, terutama dengan mengorbankan kualitas atau akurasi, dengan bergantung kepada tajuk sensasional atau gambar mini yang menarik mata guna mengundang klik-tayang (click-through) dan mendorong penerusan bahan tersebut melalui jejaring sosial daring. Tajuk umpan klik umumnya bertujuan untuk mengeksploitasi “kesenjangan keingintahuan” (curiosity gap) dengan hanya memberi informasi yang cukup membuat pembaca penasaran ingin tahu, tetapi tidak cukup untuk memenuhi rasa ingin tahu tersebut tanpa mengklik pada tautan atau pranala yang diberikan.

Ribet ya penjelasannya, wkwkwk.

Intinya, dalam dunia Youtube, clickbait adalah pemberian judul video atau tulisan dalam thumbnail video yang bersifat hiperbola, sensasional, dan seringkali tidak sesuai dengan konten dari video itu sendiri. Tujuannya tentu saja agar orang tertarik untuk mengklik dan menonton video yang bersangkutan.

Berikut ini beberapa contoh clickbait yang dilakukan oleh Youtuber arcade:

  • Cara Hack Mesin XXX. Untuk saat ini, TIDAK ADA mesin arcade yang bisa di-hack dengan cara apapun. Baik itu dengan menekan tombol tertentu secara berulang, memencet sekrup, menggerakkan tuas dengan pola tertentu, dan lain sebagainya. Tidak ada pula yang namanya Maintenance Mode TANPA membuka mesin.

  • Trik Jackpot XXX, 100% Berhasil. TIDAK ADA trik jackpot yang bisa memastikan tingkat keberhasilan mencapai 100%. Semua mesin arcade zaman now sudah didesain sedemikian rupa agar pemain tidak bisa terus menerus menang. Bahkan untuk mesin yang mengandalkan skill sekalipun.

  • Trik Rahasia Mendapatkan Jackpot XXX. Yang ini fifty fifty, tergantung dari kontennya. Faktanya sih, seringkali sudah ditunggu sampai akhir video tetap saja tidak dibocorkan caranya. Kalau pun ada sifatnya umum saja, bukan trik yang benar-benar spesifik. Sebagai contoh, menyebutkan timing penekan tombol pada mesin Trolley / Tower Crane adalah pada saat tulisan BONUS melewati tukang kayu. Ini adalah info yang umum dan tidak sepenuhnya valid karena putaran roda pada mesin tersebut bisa berubah, baik secara dinamis maupun sesuai pengaturan mesin.

  • Dapat Ratusan Tiket Jackpot Dari Mesin XXX. Atau ribuan tiket. Atau puluhan ribu tiket. Ini memang tidak sepenuhnya click bait. Tapi, asumsi seseorang saat melihat tulisan ‘ratusan’ adalah sesuatu yang jumlahnya banyak, setidaknya lebih dari TIGA ratus atau EMPAT ratus. Pun begitu untuk kasus tulisan ‘ribuan’ maupun ‘puluhan ribu’. Saya pribadi pasti dongkol saat ada yang menyebutkan memperoleh tiket puluhan ribu namun nyatanya ‘hanya’ mendapatkan 10 ribu saja.

  • Dapat Banyak Jackpot, Pegawai Melakukan Ini. Yang ini tidak salah, cuman bikin keki. ‘Ini’ yang dimaksud seringkali gak ada seru-serunya. Sekilas terbaca bakal melakukan sesuatu yang ekstrim, padahal sama sekali tidak. Bahkan tidak jarang malah tidak ada hubungannya sama sekali dengan jackpot yang diperoleh.

By the way, saya sengaja menggunakan contoh judul dalam bahasa Indonesia agar lebih mudah untuk dipahami. BUKAN semata karena pelaku clickbait adalah Youtuber arcade lokal. Ojo baper, ya.

Salahkah clickbait? Sayangnya TIDAK. Seandainya salah pasti sudah dilarang oleh pihak Youtube.

Saya pribadi menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak etis untuk dilakukan. Apalagi jika Youtuber yang bersangkutan sudah memiliki basis pengikut (subscriber) yang besar. Kurang kurangilah mancing pengunjungnya, hehehe.

Konten Settingan

Konten settingan adalah video yang dibuat dengan sengaja menyembunyikan fakta-fakta tertentu sehingga menimbulkan kesan atau persepsi yang berbeda bagi penonton video yang bersangkutan.

Untuk contoh video yang dibuat oleh Joystick misalnya, ia acap membuat konten dimana dirinya diusir dari suatu game center karena bisa memperoleh hadiah bernilai tinggi. Fakta bahwa game center tempat syuting dilakukan adalah miliknya sendiri sengaja disembunyikan sehingga kita sebagai penonton akan berasumsi bahwa ia benar-benar diusir dari game center tersebut.

Ada beberapa alasan seorang Youtuber arcade membuat konten settingan. Di antaranya:

  • Mendapatkan view dan subscriber. Ini sudah jelas lah ya. Semenjak Youtube bisa dimonetisasi, tidak bisa dipungkiri bahwa uang menjadi alasan besar untuk mengembangkan kanal dan menciptakan video dengan penonton sebanyak-banyaknya.

  • Ingin terlihat jago / handal dalam permainan arcade. Dalam hierarki kebutuhan Maslow, pengakuan (recognitian) terhadap diri sendiri masuk dalam jenjang Esteem (harga diri), jenjang kedua dari puncak. Dengan demikian, wajar sebenarnya jika seorang Youtuber ingin terlihat handal dan diakui kemampuannya oleh orang lain.

  • Endorsement. Bukan sesuatu yang aneh jika di era digital sekarang banyak perusahaan yang memilih untuk bekerjasama dengan Youtuber untuk mempromosikan produknya. Tidak terkecuali di dunia arcade dimana pihak game center meminta seorang Youtuber untuk mempromosikan game center mereka.

Lalu seperti apa ciri konten settingan yang biasanya dibuat oleh Youtuber arcade? Bisakah kita mendeteksinya? Berikut beberapa di antaranya:

  • Mendapatkan jackpot atau hadiah dalam jumlah banyak atau yang bernilai tinggi dengan cara yang relatif mudah. Bagi orang awam mungkin agak susah untuk mengetahui apakah konten seperti ini termasuk settingan atau bukan. Namun pemain arcade yang sudah profesional biasanya tahu seluk beluk pengaturan mesin arcade dan bisa langsung ngeh akan adanya ketidakwajaran saat ada yang bisa menaklukkan mesin yang bersangkutan dengan mudah.

  • Mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari pihak game center tanpa ada alasan yang jelas. Yang ini contohnya sudah jelas, sudah disebutkan di beberapa paragraf sebelumnya di atas. Sekali dua kali mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan masih wajar, saya juga sempat kok mengalaminya. Namun kalau sampai hampir setiap video diusir kan ya gak mungkin.

  • Mendapat perlakuan yang terlalu baik dari pihak game center. Suka atau tidak, kebanyakan game center tidak suka jika ada seseorang yang bisa memperoleh tiket jackpot atau hadiah dalam jumlah di atas rata-rata. Salah seorang tehnisi bahkan pernah membocorkan bahwa sistem mereka sudah diatur untuk otomatis mematikan sementara akses ke sebuah mesin permainan apalagi mesin yang bersangkutan telah mengeluarkan tiket dalam jumlah yang tidak wajar. Atau dalam arti, saat ada seseorang yang berhasil berulang kali memperoleh jackpot di mesin tersebut. Dengan demikian, bagi saya akan terasa aneh jika ada seorang jagoan arcade yang tetap diperlakukan dengan baik oleh pihak game center tempat dimana ia sering bermain.

  • Bermain dalam kondisi yang ‘tidak wajar’. Yang ini gampang sih, tinggal dilihat aja kondisi di dalam game center yang bersangkutan. Kalau sampai benar-benar tidak ada orang (selain pegawai), wajar lah ya kalau rasanya agak aneh, hehehe.

Bukan berarti konten arcade seperti di atas sudah pasti konten settingan ya. Bisa saja Youtuber arcade yang bersangkutan emang benaran jago atau punya hoki gede. Bisa jadi dia termasuk orang yang mudah bersosialisasi jadi pihak game center sungkan terhadapnya. Sebaliknya, bisa jadi juga dia termasuk orang yang sial, jadi terus-terusan bermasalah dengan pihak game center, hehehe.

Pertanyaan yang sama kembali hadir. Salahkah membuat konten settingan?

Entahlah. Saya pribadi juga tidak bisa menjawab karena sedari awal menganggap video-video arcade yang saya tonton di Youtube adalah hiburan belaka. Toh saya sudah terlalu dalam memahami dunia arcade khususnya di Indonesia. Sudah langsung tahu mana konten yang perlu ditanggapi serius, mana yang cukup sekedar dinikmati sambil lalu saja.

Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa saya beberapa kali merasa dirugikan dengan konten-konten yang *sepertinya* adalah settingan. Yaitu adanya perbedaan kondisi / pengaturan mesin antara yang ada dalam konten Youtuber yang bersangkutan dengan kondisi / pengaturan di lapangan. Kalau masih di kota yang sama sih gak apa-apa. Ini zonk-nya saat nyamperin beberapa game center di kota yang jauh dari tempat tinggal. Kan bete, ya.

Dari sebuah diskusi yang sempat saya lontarkan di Instagram @pemburutiketarcade, nyatanya ada pula teman-teman lain yang mengalami kejadian zonk yang sama. Lumayan ada temennya, hehehe.

Bagaimana menurut teman-teman? Terganggu tidak dengan clickbait atau konten settingan dari para Youtuber arcade? B-aja atau bikin nyesek? Share di kolom komentar yang ada di bawah ya.

Last modified on December 28, 2019 8:22 pm

Share
Tags Youtube
Cosa Aranda

Cosa Aranda adalah blogger profesional dari kota Surabaya yang sudah berkecimpung di dunia bisnis online sejak tahun 2005. Sempat beberapa kali menjadi pembicara seminar dan mengadakan workshop pada periode tahun 2007-2010. Saat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggeluti hobi dan passionnya di bidang travelling, hiburan, serta permainan arcade. Bisa ditemui di Facebook jika ingin berkenalan.