Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan

Waktu saya kecil dahulu, orang tua saya pernah membelikan sebuah produk suplemen minyak ikan. Saya lupa namanya. Saat itu saya hanya beberapa kali mengkonsumsinya. Ogah lanjut karena rasanya tidak enak. Alhasil tidak jelas nasib si produk suplemen tersebut. Apakah pada akhirnya ada yang menghabiskannya, atau teronggok dalam laci obat hingga kadaluwarsa begitu saja. Tapi, seandainya saja waktu itu saya mau rutin mengkonsumsinya, mungkin sekarang saya bakalan masih ingat namanya. Kenapa? Karena salah satu manfaat minyak ikan adalah meningkatkan fungsi otak. Dan kemampuan mengingat adalah bagian dari fungsi tersebut.

Apa Itu Minyak Ikan?

Minyak ikan (fish oil) adalah nutrisi yang berasal dari jaringan ikan atau binatang laut jenis tertentu yang mengandung minyak. Seperti lemak ikan paus, tuna, salmon, hering, sarden, makarel, tiram, udang, dan hati ikan kod. Nutrisi ini sangat baik bagi kesehatan tubuh karena mengandung asam lemak omega 3 DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid).

Karena merupakan asam lemak tak jenuh yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan omega 3 adalah dengan mengkonsumsinya. Bisa yang berupa makanan (ikan atau binatang laut yang berlemak), minuman (susu), maupun suplemen obat. Dua yang disebut terakhir bisa dibilang merupakan opsi yang lebih mudah untuk dilakukan.

Penemuan manfaat dari minyak ikan sendiri berasal dari tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun silam. Untuk membuat hewan ternak tumbuh dengan sehat, masyarakat miskin di Inggris bagian utara, Skotlandia, Irlandia, Eropa bagian utara, Islandia dan Newfoundland memberikan minyak hati ikan Cod pada hewan ternak mereka. Lambat laun mereka mulai mengkonsumsi nutrisi tersebut untuk diri mereka. Mulai dari digosokkan ke kulit dan sendi yang nyeri, hingga diminum untuk menyembuhkan flu dan pilek.

Penjabaran dari manfaat minyak ikan yang lebih detil bisa disimak di bawah.

Bagaimana Cara Memilih Produk Minyak Ikan Yang Baik?

Saat ini sudah banyak pilihan suplemen minyak ikan yang beredar di pasaran. Agar duit tidak terbuang percuma, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu cara untuk memilih produk suplemen minyak ikan yang tepat dan bisa memberikan hasil maksimal bagi tubuh.

Aneka produk suplemen minyak ikan

Yang perlu diketahui di awal adalah kebutuhan hariannya. Angkanya berada pada kisaran 1 gram (batas minimal) dan 5 gram (batas maksimal). Untuk hasil terbaik, sebaiknya ambil titik tengahnya. Yaitu 3 gram (3000 mg) per hari.

Saat kita menyantap makanan biasa (bukan seafood) dalam sehari, rata-rata asupan nutrisi yang masuk adalah 300 mg. Dengan demikian, pemilihan produk suplemen juga harus disesuaikan dengan kebiasaan atau pola makan kita. Sering mengkonsumsi makanan berbahan dasar ikan atau tidak.

Dari patokan di atas, kita tinggal memilih produk minyak ikan dengan kandungan omega 3 (DHA dan EPA) yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Jika tidak ingin terlalu banyak mengkonsumsinya dalam sehari, bisa pilih yang punya kandungan 1000 mg atau 1 gram dalam tiap kapsul atau softgelnya.

Oh ya, tidak ada salahnya juga untuk mempertimbangkan jenis / kemasan dari suplemen yang bersangkutan. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Walau seringkali berbau agak menyengat, saya pribadi lebih suka yang berbentuk softgel. Lebih mudah masuk ke tenggorokan, hehehe.

Apa Manfaat Mengkonsumsi Minyak Ikan?

Dari hasil penelitian, berikut ini beberapa manfaat minyak ikan bagi kesehatan tubuh kita.

  • Meningkatkan fungsi otak.
    Nutrisi yang terkandung pada minyak ikan dapat menjaga fungsi hormon aktif, seperti serotonin dan dopamin. Kedua hormon ini dapat membuat kita terhindari dari berbagai penyakit otak, seperti demensia, skizofrenia, dan Alzheimer.

  • Meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh.
    Hasil penelitian di University of South Australia menunjukkan bahwa konsumsi minyak ikan yang dilakukan bersama dengan aktivitas olahraga cukup berhasil dalam menurunkan lemak dalam tubuh. Penelitian tersebut menemukan bahwa asam lemak omega 3 lebih banyak diserap oleh mereka yang kelebihan berat badan.

  • Menjaga kesehatan jantung
    Salah satu manfaat dari minyak ikan adalah melancarkan peredaran darah. Mengkonsumsinya secara rutin bisa mengurangi potensi terkena serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.

  • Meningkatkan kepadatan tulang
    Minyak ikan dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang atau kalsium. Dengan demikian, kesehatan tulang dapat terjaga, bahkan hingga hari tua. Tentu saja jika mengkonsumsinya secara teratur.

  • Mengurangi tanda-tanda penuaan
    Omega 3 dapat menghambat fungsi sel induk dan regenerasi sel yang menyebabkan penuaan dini.

  • Mencegah kerontokan rambut
    Nutrisi dalam minyak ikan dapat menjaga folikel rambut tersimulasi. Dengan demikian, segala masalah rambut bisa dicegah. Termasuk juga kerontokan rambut yang sering menjadi momok bagi setiap orang, khususnya wanita.

Apa Efek Samping Kelebihan Konsumsi Minyak Ikan?

Segala sesuatu yang berlebihan selalu membawa efek yang tidak baik. Termasuk juga dalam mengkonsumsi asam lemak omega 3. Di antaranya adalah:

  • Dapat menekan pembuluh darah dan menimbulkan pendarahan.
  • Dapat menimbulkan penumpukan kalsium di area tulang lunak yang meningkatkan resiko pelapukan tulang.
  • Umumnya, suplemen minyak ikan juga mengandung berbagai macam vitamin. Apabila tidak diperhatikan, dapat menimbulkan keracunan vitamin atau memberikan efek samping dari kelebihan vitamin / nutrisi lainnya.
  • Dapat mengganggu keseimbangan sistem imun tubuh.
  • Dapat menimbulkan ketidakseimbangan hormon bagi penderita HIV/AIDS.
  • Dapat menimbulkan stres oksidatif, kondisi dimana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya. Ini dapat menyebabkan kanker, penyakit neurodegeneratif (seperti Parkinson dan Alzheimer), hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan lain sebagainya.

Lumayan ngeri juga ya efek sampingnya. Oleh karena itu, meski DHA dan EPA sangat baik bagi tubuh, kita tetap harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Dalam arti, jangan sampai apa yang kita konsumsi nantinya melebihi kebutuhan asupan harian tubuh. Oke, ges?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply