Kamus Bahasa Lampung Lengkap

Setelah di bagian sebelumnya kita sempat melipir ke tanah Papua, sekarang saatnya kita balik lagi ke pulau Sumatra. Apalagi kalau bukan untuk ngebahas soal kamus bahasa Lampung. Saya pribadi belum sempat mengunjungi provinsi tersebut walau sebenarnya sudah dua kali nyaris menapakkan kaki di sana.

Yang pertama saat masih kuliah dulu. Keluarga saya mengajak untuk berlibur ke Bandar Lampung. Karena waktu itu belum terlalu doyan traveling, saya lebih memilih untuk mager di rumah dan tidak ikut bersama mereka.

Yang kedua terjadi 2 tahun yang lalu, yaitu saat menjelajah beberapa wilayah di sisi utara pulau Sumatra. Rencana awal adalah terbang ke Lampung setelah puas berkeliling Medan dan Padang. Namun karena saat itu saya sebenarnya baru saja meng-eksplor Vietnam selama hampir 1 bulan, rasa kangen rumah sudah mendatangi. Alhasil, usai urusan di Medan langsung ambil penerbangan ke kota Surabaya tercinta, hehehe.

Sekilas Provinsi Lampung

lambang provinsi lampung

Lampung, dengan ibukotanya Bandar Lampung, adalah provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatra. Selain kota tersebut, terdapat pula kota Metro yang tidak kalah luasnya. Secara keseluruhan, provinsi yang berbatasan dengan provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) di sebelah utara ini terbagi atas 13 kabupaten. Di antaranya adalah kabupaten Mesuji, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, dan Tulang Bawang.

Secara geografis, provinsi Lampung memiliki wilayah seluas 35.587 km2 dengan jumlah penduduk 8.2 juta jiwa per tahun 2017 lalu. Mayoritas dari mereka berasal dari suku Jawa dan beragama Islam. Nelayan dan bercocok tanam / berkebun adalah pekerjaan yang banyak dilakukan untuk mencari nafkah.

Jika ingin mengunjungi provinsi ini, kita bisa menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara. Untuk jalur darat, pilihannya adalah bus (terminal Rajabasa, terminal Kota Metro, terminal Sukaraja), kereta api (stasiun Tanjungkarang), dan tentu saja kendaraan pribadi serta angkutan umum antar kota lain. Sementara untuk jalur laut adalah dengan menggunakan kapal feri yang memiliki rute pelabuhan Bakaheuni (Bandar Lampung) – pelabuhan Merak (Banten). Terakhir adalah jalur udara yang diwakili oleh Bandar Udara Internasional Radin Inten II.

Lalu bagaimana dengan bahasa yang digunakan? Selain bahasa Jawa, Sunda, Bali, dan bahasa Minang, terdapat bakal lokal yang disebut bahasa Lampung. Ini adalah cabang dari rumpun bahasa Melayu-Polinesia dan terdiri atas bahasa Komering, Lampung Api, dan Lampung Nyo. Ketiganya masih bisa dibagi lagi berdasarkan dialek masing-masing daerah. Sayangnya, seiring dengan berjalannya waktu, semakin jarang yang menggunakan bahasa ini, terutama di wilayah perkotaan.

Oh ya, selain bahasa, Lampung juga memiliki aksara sendiri. Bentuknya mirip dengan aksara Pallawa dari India Selatan. Sedang cara penulisannya hampir sama dengan tulisan arab, dimana ada tambahan di bagian atas atau bawah huruf sebagai penanda vokalnya.

Obyek Wisata dan Kuliner Khas

Ingin liburan ke Lampung? Untuk nuansa alam, kita bisa mengunjungi Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Pulau Kelagian, Pulau Lelangga, Gunung Seminung, Air Terjun Curup Gangsa, dan Air Terjun Putri Malu. Yang suka main air di pantai pilihannya ada pantai Mutun, Pantai Tanjung Setia, pantai Pasir Putih, dan pantai Dewi Mandapa Pesawaran. Suka selfie? Meluncur saja ke Villa Gardenia Archery, Taman Wisata Bumi Kedaton, atau Talang Indah Pajaresuk.

pulau kelagian

Lelah beraktivitas? Saatnya untuk berwisata kuliner. Tinggal pilih tergantung selera. Bakso Sony, Mie Inti, Ayam Goreng Begadang, Pempek 123, Pie Pisang Yussy Akmal, Martabak Bangka, Lontong Sayur Warung Kopi Dunia, Gelato House Lampung, Encim Gendut, dan Locupan Mie Asang adalah beberapa yang banyak difavoritkan, baik oleh penduduk lokal maupun wisatawan.

Penginapan Murah

Dari pantauan sekilas menggunakan salah satu layanan pemesanan kamar, tersedia banyak pilihan hotel dan penginapan murah di Bandar Lampung. Bahkan ada yang kurang dari 100 ribu per malam. Sebagian besar dari akomodasi tersebut berada di wilayah Tanjung Karang, Rajabasa, dan Kedamaian.

Peta lokasi hotel-hotel murah (di bawah 200 ribu per malam) tersebut bisa sekilas disimak pada gambar berikut.

Peta sebaran hotel murah

Kamus Bahasa Lampung Lengkap

Bagi yang ingin mempelajari bahasa Lampung dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, berikut ini tabel kamus bahasa Lampung lengkap yang sudah kami kumpulkan dari berbagai sumber referensi terpercaya. Kata-kata dan frase yang ada juga sudah kami rapikan agar lebih mudah untuk dipelajari. Untuk mencari kata tertentu, seperti biasanya, gunakan fitur pencarian yang ada di perambah web yang sedang teman-teman gunakan.

Bahasa Lampung Bahasa Indonesia (Artinya)
Abak besar, dedengkot
Abang panggilan untuk saudara laki-laki yang lebih tua dari kita
Abik kain panjang untuk menggendong
Acak mengapa
Acangacang burung merpati
Acingacing benda kecil yang menyembul keluar, seperti jarum, duri, lidi, dll
Acung tendang
Adoq julukan, alias
Aduy aduh, kata yang terucap ketika merasakan sakit
Agas nyamuk
Ajang perlengkapan makan
Ajoman pujaan, idaman
Ajo ini
Akan-akan cempedak
Akan ayah, panggilan penghormatan terhadap dalom (kepala adat saibatin)
Akhi tiang
Akkos kain untuk ikat pinggang
Akkuk-akkuk sejenis lebah/serangga rumah, yang sarangnya terbuat dari tanah
Akkuk pencabut bulu (pinset)
Akuk ambil
Alam wawwah jagad raya
Alam jagad
Alim orang baik-baik; orang berilmu
Alu biawak
Ambin singkir, tersingkir
Ambuk cabut
Anak mattu/mattu menantu
Anak mayaw jari manis
Anak nakan/nakan keponakan
Anak anak kandung; suku
Anom/manom/manam senja
Ano itu, menunjuk sesuatu yang masih dalam jangkauan
Apay/sulan tikar
Api apa
Appay sappay baru sampai
Appay baru
Appin kain pelapis tangan untuk mengangkat benda panas, atau untuk mengangkat sesuatu yang menjijikkan
Appun ampun
Apung pelampung jaring
Apuy api
Asa-asa melakukan sesuatu di luar tujuan semula
Asahan batu asahan
Asah mengasah
Asakh waktu sholat asyar; mencuci dengan tanah, abu, pasir, sikat untuk benda yang terlalu kotor, seperti alat dapur atau benda yang sangat berdebu
Asa memberi kepercayaan, mempercayakan suatu tanggung jawab
Asingasing sembarangan
Asing sembarang, yang mana saja, terserah; seperti apapun / bagaimanapun
Asom buah, pohon asam
Asuq sebutan untuk tempat yang susah di jangkau
Atakh kawasan
Attak antar
Atukh/atokh atur
Atung kayu/bambu tempat meletakkan lantai bangunan panggung
Awang masa, zaman
Awi/Kawokh bambu
Ayuk kata sifat yang berarti kebiasaan. Contoh: (1) ayuk ni = biasanya; (2) goh ayuk ni = seperti biasanya
Ayun ayunan
Ba-al payau (rasa)
Babah bincang, obrolan
Babangan momongan
Babang asuh
Baban bawaan
Babasuhan mencuci piring
Babbay perempuan
Babitting ikat pinggang
Babudiyan berpura-pura
Babukha bumbu dapur
Babukhih berlulur, biasanya menggunakan kunyit yang digerus halus
Babuy babi
Bacakh layak; jengger ayam
Bacak kata yang berarti menegaskan pilihan. Contoh: api bacak / hippa bacak = pilih mana
Baccong/Nihan sangat, lebih
Badan tubuh
Badik senjata tajam dari jenis pisau
Bagellog telanjang
Bagokh mati rasa
Bahaban nemmon sakit parah
Bahaban sakit parah
Baha sisir pisang
Bahikhang kumbang (batang kelapa)
Bajang buah kelapa yang masih sebesar telur ayam; sebutan untuk orang yang masih muda/anak-anak
Bajaw bajak laut
Bakas pria
Bakau Henni pelabuhan
Bakhak/Banjekh banjir
Bakhallay bangle
Bakhih lain
Bakhilang belerang; korek api
Bakhuga ayam hutan
Bakhu waru
Bakkang kosong melompong
Bakkay jasad
Bak ayah
Balajakh belajar
Balang belalang
Balaq babah besar omong
Balaq besar
Balay lumbung padi
Bala balak; nyeppok bala = cari penyakit
Balekh aqil baligh
Balik terbalik
Baling di balik
Baliq kembali
Baluk/Kiduk sembab (mata)
Balukh ikan teri (atau yang seukuran) yang dikeringkan
Balun kain kafan (baju) orang mati
Bambangan seseorang yang diperdaya oleh Jin/makhluk halus, hingga seakan-akan menghilang
Bambang kata dasar dari kabur (dibawa atau membawa)
Bani berani
Banjakh berdampingan/bersebelahan
Basa tutur, bahasa
Basuh culuk cuci tangan
Basuhan piring kotor dsb
Basuh cuci, membersihkan (sesuatu) dengan air
Batang galah anak kedua
Batangakhi sungai
Batang pokok/batang pohon
Battah perang mulut
Battal bantal
Batuy ratap, menangisi orang mati
Bawak kicak kulit ari
Bawak kulit
Bayuk bakul tempat nasi
Bayuk tempat nasi namun berbingkai seperti bakul
Bayu basi
Bebbekh bibir
Bejji jengkel
Bekhkhak lebar, luas
Bekhkhay gerimis
Bekkas melesat (anak panah/peluru) dsb
Belanga panci
Belasa buah nangka, batang nangka
Bella habis
Bettik baik, bagus
Bettoh lapar
Bettong kenyang
Bettus meletus
Biding tepi
Biduk cobek, tempat menggiling bumbu dapur/sambal
Bihom pipi
Bimbing mengenang orang yang jauh
Binasa aniaya, mendapat celaka/kecelakaan
Bittokh betis
Biyas beras
Bolok keruh (air); banyak pikiran, pusing, kalut
Botekh kutil
Bubabah Bincang-bincang, bercakap-cakap
Bubatuy tradisi meratapi orang mati, bisa berlangsung berjam-jam, secara bergantian, sekarang dilarang/ditiadakan, karena tidak sesuai dengan ajaran Islam
Budakhak berladang
Budakh bangkai
Budak babu
Budandan berdandan
Budik bohong
Budi kata sifat yang menegaskan kelicikan seseorang
Bugaggan bergegas
Buha buaya
Buhingga bersiap-siap
Buhung dusta, omong kosong
Bukhadu berakhir
Bukhak jelek (rupa); lapuk, usang
Bukha ramuan, racikan (pelet)
Bukhih lulur
Bukhikkos berbenah
Bukhung burung; borong
Bukkang kembung (perut)
Bulakh rabun
Bulamban berumah tangga
Bulung daun
Bulup balut
Bupacakh berinai
Buttak pendek
Buwah pinang; buah-buahan
Buwak kue
Buway garis keturunan
Buwok rambut
Buya capek
Buyung bayi laki-laki yang belum punya nama
Bu adalah awalan yang mengandung unsur kata kerja, baik sedang berlangsung atau dikerjakan dalam kurun waktu tertentu.
Cabi cabai
Cabuk tercabut
Caccah kera putih/simpai
Caccan/cating/pegung pegang
Caccap cacah
Cacikhik jangkrik
Cadang rusak
Cakak buwah panjat pinang
Cakak naik; panjat
Cakkekh cangkir; buah kelapa yang belum ada dagingnya
Calaq gagah (pria)
Caluk kaki hewan ternak yang diasap, biasanya disimpan dalam waktu yang lama
Calupaq dudukan lampu minyak
Cambay sirih
Cattik comot
Cawa cutik bicara sedikit/komentar singkat
Cawa khuta bicara jorok/porno
Cawa bicara
Cikak bacok
Cikan hampir, nyaris
Cikhik galing masyarakat bawah/masyarakat kebanyakan/rakyat jelata
Cikhik ceret
Cobol colok
Conggok angguk, mengangguk
Cubik cangkir
Cukhaq sotong (sejenis cumi-cumi)
Cukik usil
Cukud calung sebutan untuk anak yang selalu bepergian/pergi bermain
Cukud kaki
Cumbung mangkuk
Cumik cumi-cumi
Cungak menengadah, melihat keatas
Cuping telinga
Dabingi malam
Dacok/dapok bisa
Dakhuyyan durian
Dalih sambil
Dalom pangkat, kedudukan, yang disandang kepala adat sebatin
Damakh getah, batang damar
Dang jangan
Dapukh/dapokh dapur
Dawah siang (waktu sepanjang siang)
Demmon suka, menyukai, cinta
Dibbi sore
Digok geleng, menggeleng
Dilan terasi
Dipa mana
Di sebagai awalan kata yang mengandung pertanyaan; sebagai kata yang berarti kepunyaan
Doh hilir
Meddoh ke hilir
Dukun hakhak dukun ampuh/sakti
Duppit dompet
Duppul dempul
Gagelling pangkal paha
Galah leher
Galing keriting
Galud berisik
Gambekh gambir
Ganding genit
Gawoh melulu; saja
Geddang pepaya
Gellakh nama
Gellekh/gekhil sisi, samping
Gellok toples
Gellong cacing
Gelluk segera, buruan, cepat
Gemmul beruang
Gigi gusi
Giguk lutung
Giluh goyang (gigi)
Gimbol gimbal; berbuah sangat lebat; sedang banyak pekerjaan
Gindang gendang
Gitoh getah
Gudu botol
Gundang ekor
Guway berbuat, perbuatan
Habang melayang, terbang (dianalogikan dengan terbang atau punya sayap)
Haban penyakit
Haba luapan kekecewaan karena ditinggal pergi (tidak diajak) atau karena gagal mendapatkan sesuatu, yang tidak jarang disertai dengan tangisan
Habul samar
Habu rehat, istirahat
Haccak dimaksudkan
Haccing pesing
Haccukh/haccokh hancur
Haga ingin, hendak; cinta
Haguk arah
Hakal akal, nalar, kecerdasan, berpikir dewasa
Hakhak galak, pemarah (wanita); ampuh
Hakham haram
Hakha buah, batang ara
Hakhuk yatim
Hakhus deras (air, gelombang)
Haku kataku, maksudku
Halupan lipan, kelabang
Halu temu, menemukan
Hama kutu pada ayam yang sedang mengerami telurnya
Hambiyang ikan senangi
Hambokh terbang
Hamu katamu, maksudmu
Hanaw enau
Handap/handop hangat
Hani tiyan kata mereka
Hanipi mimpi
Hani katanya (orang kedua tunggal)
Hanjak gembira
Hanja gertak
Hantimun timun suri
Hantipa labi-labi
Hapa hampa, kosong tanpa isi
Happokh sarapan
Happong pelampung untuk berenang, bisa dari kelapa kering, bambu, batang pisang, ban, dll
Hapus bambu apus
Hasin asin
Hasok asap
Hasud fitnah
Hattak batas, perbatasan
Hattuk bentur
Hattu hantu
Haying gelisah
Hayum bayam
Hayu pagi
Hejjak hardik
Hellaw baik, bagus
Hellu kayu penumbuk (anak) lesung
Henni pasir
Hibus daun muda/janur Kelapa, Enau dsb
Hihuk kabut
Hingokh gaduh
Hinjang sarung
Hinjik menjejak/menekan dengan keras
Hippun berkumpul untuk membahas sesuatu
Hisok serap (benda cair)
Hisop hisap
Hiting peluh, keringat
Holokh/hokhol ulat
Hotok otak
Hotong batu dudukan tiang rumah
Huddi/hoddo yang itu
Hukhang udang
Hulu kepala
Humbak ombak
Huwi rotan
Icak-icak berpura-pura
Iccut pincang (kaki)
Ikat-ikat ikat kepala pria
Ikhung hidung
Ikok ikat
Imbun embun
Ina induk, ibu
Indik ikan lele putih
Induh entah
Inggok/enggok jawaban ketika tidak mau
Ingok/ngingok ingat
Ingu ingus
Injing-injing berjinjit
Injing jinjit
Injuk seperti
Ipon gigi
Ipos kecoak
Ipus seka, menyeka, mengelap (ingus/darah/air mata)
Iwa lawok ikan laut
Iwa way ikan air tawar (bukan iwa tawakh)
Iwa-iwa serangga pemakan kertas/kutu buku
Iwak angkat
Iwa ikan
Iya dia
Iyoh urine/air kencing
Iyos segar
Iyuk alat bantu peniup api yang terbuat dari bambu
Iyu ya
Jaguk jagoan; ayam jantan
Jahik jahe
Jajama/Pujajama bersama-sama
Jajjakh jajar, berjajar
Jak/anjak dari
Jakhi jari
Jakhu jana biang kerok
Jakhu orang yang mempelopori, yang memimpin, ketua
Jakkakh jangkar
Jalang liar; bertandang
Jama dengan
Jambat jembatan
Jamma orang
Jangguk jenggot
Jan tangga
Jattung jantung
Jattut ketus
Jawoh jauh
Jekhih miskin, kere
Jekhing jengkol
Jellaq turun dari gendongan/pangkuan (balita)
Jimmoh saway besok lusa
Jimmoh besok (setelah hari ini)
Jimok lincah, cekatan dalam memanjat pohon
Juga acap kali, berulang, berkesinambungan
Jujjul jolok, menjolok
Jukuk rumput
Jukung/Jung perahu
Juk beri
Jungguk bangau
Kabanjakhan tetangga
Kacandat tertangkap tangan, tertangkap basah
Kaccah penggorengan, wajan
Kaci/kuyuk anjing
Kahaga keinginan; kekasih
Kajjong suami/istri; kakek/nenek
Kakak panggilan kepada saudara perempuan yang lebih tua dari kita
Kakap ikan kakap; perkosa
Kakebbang kalong
Kakhajja bekerja
Kakhay jantan
Kakhita gurita; kereta api
Kakhussi kursi
Kakkah dangkal
Kakkay membersihkan/membuang sisik dan usus ikan
Kalang ikan lele
Kalawayan tidak berdaya, impoten
Kaliccik jari kelingking
Kalimak/ngalimak mengharapkan pengertian orang lain
Kalippu jempol
Kaliyang daun kering
Kamaman jenis hubungan persaudaraan, antara kita dengan saudara laki-laki orang tua
Kambas sejenis pare (tumbuh secara alami) yang dimakan daunnya
Kamiccak katak/kodok
Kaminan janis hubungan persaudaraan, antara kita dengan saudara perempuan orang tua
Kamukhak biji buah durian, nangka
Kamutik bakal buah (pentil)
Kangingiyan situasi dimana seseorang tidak merasakan kehangatan dari siapapun, karena sedang sendirian
Kangisonan kedinginan
Kani-an makanan
Kanibung ikan marlyn (sejenis ikan layar)
Kanik makan
Kapakh potongan-potongan kayu yang terbawa oleh air banjir, dikumpulkan untuk kayu bakar
Kappah hubungan persaudaraan antar perempuan
Kasukh/kasokh kasur
Kas lepas; bekas
Katila ubi jalar/mantang
Katupung peci/songkok
Kebbad kain panjang (pakaian wanita)
Kebbaw kerbau
Kebbok tutup
Kebbol kebal
Keccil peras
Keddok deras (hujan)
Kehanjaan luapan kegembiraan
Kejjung panjang
Kekhkhoh gigit
Kellakh cepat, gesit (untuk sesuatu yang bergerak), termasuk kendaraan
Kellam/kellom gelap
Kemunduk nangka muda (biasa untuk sayur)
Kenni beri; izin
Keppah kerang (sebesar kuku tangan)air tawar
Khabay takut
Khagah pria dewasa
Khaggoh turun
Khajjo begini
Khajuh sangat berombak, gelombang pasang
Khakhanggaw jari tengah
Khakkos sangat rapat, nyaris tanpa selah
Khalis lurus
Khamu ramuan, racikan (ilmu hitam)
Khang laya badan jalan
Khanggang renggang
Khanggom senang akan, gembira akan, suka akan
Khangok pintu
Khang tempat
Khani hari
Khapot rapat (jarak)
Khappa bagaimana
Khawang berserakan; banjir
Khawong lubang, lorong
Khayang kurus
Khayoh periuk
Khayya kinjuk yaitu, seperti
Khayya kodo begitukah, benarkah
Khayya-khayya masih seperti semula
Khayya saja
Khayya saja; oya
Khebbah rendah
Khebbu hari rabu; berbuah lebat
Kheddik dekat
Kheddok erat
Khellom dalam (sungai)
Khelloq tenggelam
Kheppong kebun buah-buahan
Kheppuk runtuh (lantai, jembatan, dll)
Khidik rasa menyengat (gatal dan getir) pada buah terong; suara genit, menggoda dari seorang wanita
Khila rela, ikhlas
Khinok jinak
Khisok sering; rapat
Khobok keruh (air)
Kh R mati, dibaca ekh; kha dalam aksara Lampung; kho dalam bahasa Arab
Kibol buah enau
Kicak cecak
Kicap kecap
Kiccong kuat (ikatan tali); cepat (perputaran, lari)
Kicop kedip
Kijul biji buah duku
Kikim/Hubi singkong
Killang kadal
Kipit ringsek
Kitik assa angsa
Kitik khanday belibis
Kitik sekhati entok
Kitik bebek
Kolok lipat
Koloq kolak
Kombok singa
Konnyekh kunyit
Kubak lecet
Kucay sejenis bawang berdaun kecil (lalapan)
Kucci kunci
Kukkuk bubur
Kukuk gempa
Kulak jamur
Kulam kolam
Kulik kupas
Kumbang bunga
Kumbut kain penutup kepala wanita
Kupi kopi
Kuttay tenteng
Kuwaw jaling
Kuwol keong sawah (sejenis keong emas)
Labung keddok hujan deras
Labung hujan
Laccaw ikan gabus
Laggu lagu, irama
Lagi masih, sedang; segera
Lakun perbuatan yang cenderung buruk (negatif)
Lalakh/lalokh/hakhal lalat
Lalak pedas
Lalang waya bersukaria
Lalangga sejenis tupai, bulunya berwarna kuning cerah
Lalang tertawa
Lalawah laba-laba
Lalla-an tidak cekatan, blo on, begok
Lamawong harimau
Lamban rumah
Lamisong kaki seribu
Lamon/Nayah banyak
Langok kering, surut
Lapah berjalan; mari
Lawas lengkuas
Lawok laut
Lebbon hilang
Leggoh lambat
Leggu tikus besar
Lemmong lemang (makanan)
Leppah lelah
Leppang mentimun/timun
Leppot lepat (makanan terbuat dari ketan)
Liggoh semut rang-rang
Lihay kemasi lidi ijuk batang enau yang berwarna hitam
Lihay lidi
Liman gajah
Limau jeruk
Lima angka lima
Lindung belut
Lindu kembar
Liyang lubang pada dinding
Liyoh ilalang
Liyom malu
Liyud/Liyokh licin
Lohod pesan
Lohokh/Luhokh/Luhukh waktu sholat dzuhur
Luh air mata
Lukuk rumput laut
Lukup/Lekkak terkelupas
Luwah keluar
Luwod lagi, tambah
Luy air liur
Mahani saudara laki-laki
Mahap maaf
Mahasin rasa asin; sebutan untuk orang yang mempunyai kemampuan tertentu
Main memainkan permainan
Mak Buhakal tidak berakal; bodoh
Makay memakai, menggunakan
Makhanay perjaka, bujangan
Makicop berkedip
Makkuk diam (tidak banyak ulah/gerak)
Makkung belum
Maku-an sering dipetik (sayur mayur)
Mak emak/ibu; tak/tidak
Malih pergi
Malik menular
Maling curi
Mamak paman (adik laki-laki orang tua)
Mamidokhan jalan-jalan, bertamasya
Mangah menganga, membuka mulut
Manggang memanggang
Manggus manggis
Manjaw berkunjung, bertamu
Manuk ayam
Massa/Ngenna dapat, mendapat
Mata ni jan anak tangga
Mawad tidak
Mawas siang (sejak matahari terbit sampai tengah hari/jam 12.00
Mekhkhuh rontok
Mekhkhu tangisan yang menjadi-jadi
Mellok memotong
Menanah bernanah
Mengngan makan (khusus makan nasi)
Mennah menunggu/menanti
Messak matang (sesuatu yang dimasak); masak (buah-buahan)
Mija meja
Mikhkhak ingin, kepingin
Mikoh memelintir (leher)
Minan bibi (adik perempuan orang tua)
Mingan bisa
Minjak bangun
Minok menginap
Miwang menangis
Miyoh di-apay/miyoh dapay ngompol
Miyoh pipis/buang air kecil
Moloh/muloh kembali
Moppoh sedang mencuci pakaian
Mulang pulang
Mulli anak perawan, gadis
Mundukh/mundokh/mondokh mundur
Muwakhi bersaudara
Muwakhi bersaudara
Na/ni kata ganti kepunyaan
Nabbay saudara perempuan
Nagu menyapa
Nalam/nalom pitar, pandai
Nam/nom angka enam
Nambi kemarin
Nangun/senangun memang
Naniyu tampah Lampung dan Sumbagsel
Nayakh melempar
Nemmon parah
Ngagettas menuwai padi, panen padi
Ngakap memperkosa
Ngakhellom semakin parah (penyakit)
Ngalalakun bertingkah, berulah, iseng
Ngalammau terapung
Ngalangok memanen kolam/tambak (ikan/udang)
Ngalasuh mencuci beras
Ngalas menerobos semak-semak/hutan
Nganik memakan
Ngapapiyoh memeras cucian (pakaian, selimut, dll)
Ngeccil memeras santan
Ngeddok punya, ada
Ngejalang datang ke tempat orang yang sedang hajatan/pesta adat
Ngikok mengikat
Ngingi sebutan umum untuk sesuatu yang tidak panas/hangat lagi
Ngison dingin (suhu)
Ninjuk menangkap
Nuha/Ngemukhak sok, angkuh, jual mahal
Numan/mammis air nira
Nunas tumbuh tunas
Nyangu/kekhing kering
Nyattik mencomot, mengutil
Nyawan bahan anyaman dari bambu
Nyeppok mencari
Nyiwan lebah madu
Nyonnyong kumbang (yang membuat lubang di) rumah
Nyuccun membawa (sesuatu) beban diatas kepala
Nyuhun Membawa sesuatu seperti membawa tas punggung (ransel), atau seperti membawa bekhunang (keranjang tradisional), atau bisa juga menyandarkan/menggantungkan bawaan ke punggung yang di masukkan ke dalam suatu tempat/wadah yang memiliki tali,seperti jayik sekhaddang, lalu tali dari wadah tersebut diletakkan/digantungkan pada dahi/jidad.
Nyuwoh benci
Odo ngah/odo tengah panggilan untuk kakak laki-laki ke dua
Odo/udo panggilan untuk kakak laki-laki tertua
Odok pungut
Olok mulang arus berputar pada ceruk
Olok ceruk, tikungan pada sungai yang dasarnya dalam
Ondom/undam tempurung, batok
Osekh usir
Pacakh inai
Paccah penggal
Padah akibat
Pagoh pendiam
Pagun masih
Pahik pahit
Pah yuk, mari
Pakay wadah; untuk
Pakhiya pare
Pakhi padi
Pakkalan/pakkalan mandi pemandian umun di sungai
Paku paku (baja); tumbuhan pakis dan sejenisnya
Pak angka empat
Pambasuhan tempat mencuci tangan pada saat makan
Pamennah barang yang dipersiapkan sejak lama, sebagai hadiah/pemberian kepada seseorang, hal ini biasanya terjadi pada calon mertua perempuan kepada calon menantu wanita
Panday bisa, mampu
Panduyu galah, penjolok (batang bambu)
Pangayuh dayung
Panjak jelas
Panjang piring
Panunjuk jari terlunjuk
Papah iyoh terpal, plastik, karpet alas tidur bayi, agar air kencingnya tidak kemana-mana
Papah alas
Papikha beberapa
Pasanggikhi egois
Patak burung kutilang
Pati santan
Patoh patah
Payah susah
Paya rawa
Peccoh pecah
Pekhkhit burung pipit
Pekhkhos hasin sayur masam
Pekhkhos rasa masam; asam sebagai bumbu dapur
Pekkon desa
Pellok potong
Pengakap tukang perkosa
Pennah tunggu
Penyawa tutur kata
Pi-il Perasaan diremehkan atau tidak dihargai; harga diri
Picung peang
Pikha berapa
Pikoh pelintir
Pinja perangkap
Pinyuk penyok
Pippih pipih
Pisil pensil
Pisol/Misol menangkap ikan dengan tangan kosong
Pitit cubit
Pitu angka tujuh
Piyu selimut
Plisi polisi
Poppohan cucian
Poppoh cuci (pakaian)
Posokh pusat, puser, udel; pusaran air
Pubalaq berukuran besar-besar
Pudak muka, wajah
Pujajama bersama-sama
Pujama bersama
Puluh angka sepuluh
Pumaling kleptomania
Pumatang bukit, gunung
Pungah sombong
Pun yang Mulia atau Tuan; panggilan (orang yang lebih muda) kepada anak Dalom (kepala adat saibatin); panggilan penghormatan kepada seseorang (tunggal) atau beberapa orang (jamak) pada saat mengikuti/menghadiri acara tertentu.
Puput tamat
Putil memetik (buah/bunga)
Puttak mematahkan pucuk tanaman
Puttiyanak kuntilanak
Putti pisang
Puttung puntung
Puttut pantat
Putuk putus
Puwakhi sekellik isaw saudara kandung
Puwakhi saudara
Pu awalan kata yang menerangkan situasi atau keadaan,
Sabah sawah
Sabay besan
Sabellik licik, curang
Sabudi ingkar janji
Sabuk ijuk (enau)
Sab sumbuk berukuran sangat besar, bisa memuat puluhan kilogram gabah
Saibatin/Sa-ibatin sebutan untuk seseorang beserta keluarganya, yang memangku/berkedudukan sebagai kepala adat
Sakademmonan saling menyukai, saling mencintai
Saka dulu; lama
Sakhak sobek
Sakhan sedang ditinggal kepala keluarga (suami) bepergian
Sakhung sarung pisau, dan sebagainya
Sakik rasa sakit; miskin
Sakuk tersinggung
Salossokan isak, terisak, menangis
Sambol dilan sambal terasi
Sambol gukhing sambal yang digoreng
Sambol sambal
Sanak anak-anak
Sapida sepedah
Sasiyahan berbisik-bisik; salah satu tradisi mulli makhanai yang dilakukan pada malam hari seperti berkenalan, merajut kasih, merencanakan masa depan, dengan suara pelan/berbisik
Sassak pelik; parah
Sayak sayat
Say angka satu; yang
Sebambangan pergi meninggalkan rumah secara diam-diam atas keinginan bersama antara dua orang, pria dan wanita, dengan tujuan untuk menikah
Sebbak/Nyebbak mengambil (memproses hingga keluar)air nira
Sebbat cambuk
Sebbik sedih, gundah
Segala macam, ragam
Seggok sembunyi
Seggung tinju, jotos
Sekhkhay serai
Sekhkhok jarum
Sekhkhom sakik semut merah/semut api
Sekhkhom semut
Sekhkhuk jahit
Sellop sandal
Semawas waktu menjelang subuh
Seppok cari
Siding jerat
Sigi bunga/bakal buah tangkil
Sigokh mahkota penganti wanita
Sikap/sikop cantik
Sikhi segan (disertai dengan rasa hormat/takut)
Sikkapan jendela
Sikkuh sungkan, tidak leluasa, kikuk
Silaw silau (terkena pantulan sinar); jenguk
Siput sejenis keong yang hidup di air payau/muara sungai
Siwaq/tiwakh putus, pisah (hubungan kasih/pacaran/persaudaraan)
Siwa angka sembilan; sewa
Siwok ketan
Siyah bisik
Siyang cerai, bercerai
Siyoh siput berbentuk bulat atau meruncing (pendek) yang hidup di sungai berbatu atau menempel di pepohonan rawa payau, nipah dan batu karang (laut)
Sokhok enggan, antara mau dan tidak
Sudu/sussud sendok
Suhu/dudu panggilan khusus dalam hutan, dengan meneriakkan kata hu, atau meneriaki orang yang di anggap lucu atau berbuat salah
Sumbuk panglasuh sumbuk khusus untuk mencuci beras
Sumbuk anyaman bambu (sejenis besek) namun berukuran lebih besar dan sedang
Sumukh/sumokh/somokh sumur
Suwak rawa pasang surut/rawa air payau; pohon yang tumbang dengan akar-akarnya
Suwal Khisok sisir kutu
Suwala teripang/timun laut
Suwal sisir
Suwa lauk
Suya kecewa, menyesalkan
Tabik permisi, numpang lewat
Tabitta teringat, terkenang
Taboh gurih (rasa); lemak
Tabuwan banyak (jenis) tawonnya
Tabu tawon
Taduk jantung pisang
Tagagguk terbentur (kepala)
Tagak jidat
Tagu sapa
Tahattuk terbentur/kepentok
Tahok jelek (tidak bermutu); buruk (perangai/perilaku)
Tahumbak terjatuh
Takanjat terkejut
Takhajang terjang
Takhuppat tersadung
Takhu berhenti
Takkay tangkai
Takkil tangkil
Talluy telur
Talos talas
Tambuh/Nambuh menambah nasi pada saat makan
Tamong panggilan cucu laki-laki kepada kakek atau sebaliknya; panggilan cucu perempuan kepada nenek atau sebaliknya
Tandang pergi (mencari)
Tanggay kuku
Tanno sekarang
Tanoh tanah
Tanom tanam
Tapaq telapak
Tapay tape
Tapi/penapi tampah
Tattu tentu
Taw maja; labu kuning (bahan kolak)
Tayakh lempar
Tayokh jijik, menjijikkan
Tebbak/Nebbak melintang
Tedduh tebak, duga
Teggak/Neggak mendirikan bangunan
Teggi khani tengah hari
Teggi nonnong tebing curam, jurang dalam, pencakar langit
Teggi tegak, curam
Tellu angka tiga
Temeggi berdiri seperti patung, berdiri terpaku
Tennay perut
Tigal kelelawar, kampret
Tikacay terlepas tanpa disadari/tidak disengaja karena lalai
Tikambang/pukakambang terkatung-katung
Tikhah sisa
Tikham rindu
Tikhom tiram
Tiku teko
Tilah jelas
Tinjuk tangkap
Tittok tercecer
Tiwat menyambar, mengambil secepat mungkin
Tiyung terong
Ti awalan kata yang mengandung unsur perintah; awalan kata yang mengandung unsur pertanyaan, apabila kata yang mendapat awalan "Ti" diikuti kata "kodo" ataw "yu"
Tohot/Tuhot sisa pangkal batang setelah ditebang
Tokh/Mettokh manis (rasa)
Tudung saji penutup hidangan
Tudung tuguk caping
Tudung payung
Tuha tua
Tukhun turun; lihat khaggoh
Tukkul ikan tongkol
Tulah/Tulahn kualat
Tumbay sudah lama sekali, dahulu kala
Tunay/Matunay cepat selesai, cepat sampai, cepat berbunga/berbuah
Tuwoh tumbuh
Tuwot lutut
Udi/odo itu
Ulah perbuatan
Ulay lehhuk kobra
Ulay sawa phyton
Ulay si kadut
Ulay ular
Ulih karena; pendapatan, perolehan, hasil
Unduh/Ngunduh memetik dalam jumlah banyak (buah-buahan)
Upik/Opek bayi perempuan yang belum punya nama
Upi bayi
Uppan umpan
Uppu cucu
Uttung untung
Uyah dilan/Uyah duppul uyah lalak ditambah terasi, kegunaanya sama yakni sebagai sambal kering ketika tidak ada rampai, tomat, belimbing jari, jeruk masam dan bahan saus lainya, kecuali pepaya, karena pepaya tidak memiliki rasa masam.
Uyah lalak campuran cabai dan garam yang digerus halus (sambal kering)
Uyah garam
Wad-wad Gawoh ada-ada saja
Wakhahan dongeng
Walu angka delapan
Watekh cemas, khawatir
Wawakhahan mendongeng
Wawwah terang
Way Gawaoh berair, banyak air, air melulu
Waya nihan ramah sekali
Waya ramah
Way air; sungai
Wo ngah/Wo tengah panggilan untuk saudara perempuan tertua kedua
Wo/Uwo panggilan untuk saudara perempuan tertua

Semoga kamus yang tersaji di atas bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika ada kekeliruan, kekurangan, atau tambahan langsung cuss sampaikan saja pada kolom komentar yang tersedia di bawah.

Selamat belajar bahasa lampung!

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply