Kamus Bahasa Banyumasan (Ngapak) Lengkap

Bahasa Banyumasan adalah bahasa yang digunakan oleh penduduk di wilayah Banyumasan, yang terletak di sisi barat provinsi Jawa Tengah. Wilayahnya bisa dibagi menjadi dua, yaitu bagian utara yang terdiri Kabupaten Brebes, Tegal, dan Pemalang; serta bagian selatan yang meliputi Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, dan Banyumas. Walau ada sedikit perbedaan kecil, namun secara umum penduduk di daerah tersebut menggunakan dialek bahasa yang dikenal juga dengan sebutan ngapak atau penginyongan.

Ciri khas dari bahasa Ngapak adalah aksennya. Walau termasuk dalam rumpun bahasa Jawa, namun terdapat beberapa perbedaan cara pengucapan. Seperti huruf ‘a’ yang tetap dibaca ‘a’, bukan ‘o’. Atau kata berakhiran huruf mati yang dibaca penuh / tegas. Terutama yang berakhiran ‘k’.

Sayangnya, belakangan ini penggunaan dialek basa Banyumasan mulai jarang ditemui. Bukan tidak mungkin 10 atau 20 tahun ke depan bakal sepenuhnya punah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi kita sebagai generasi muda untuk mempelajari, atau setidaknya mengetahui, kosa kata-kosa kata umum dalam bahasa tersebut. Medianya ya tentu saja, melalui artikel kamus bahasa ini, hehehe.

ikon kota banyumas

Salah satu wilayah yang menggunakan bahasa Ngapak adalah kabupaten Banyumas. Ibukotanya Purwokerto. Terdapat sekitar 1.8 juta jiwa penduduk, mayoritas beragama Islam. Secara geografis, kabupaten ini berbatasan dengan Gunung Slamet, kabupaten Tegal, dan Pemalang di bagian Utara; kabupaten Purbalingga, Kebumen, dan Banjarnegara di bagian Timur; kabupaten Cilacap di bagian Selatan; serta kabupaten Cilacap dan Brebes di bagian Barat.

Saya pribadi baru pernah sekali dua kali ke kota Purwokerto saat kecil dulu. Kebetulan ada saudara saya yang tinggal di dekat obyek wisata Baturaden yang terkenal itu. Tapi jujur, sama sekali tidak ada memori yang tersisa mengenai kota tersebut. Hilang termakan usia, hehehe.

Selain Baturaden, obyek wisata lainnya yang bisa ditemui di Banyumas di antaranya adalah Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Gua SaraBadak, Curug Gede, Curug Ceheng, Telaga Sunyi, Mata Air Panas Kalibacin, Wahana Wisata Lembah Combong, Masjid Saka Tunggal, Museum Wayang Sendang Mas, Museum Jenderal Soedirman, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk kuliner khas daerah tersebut ada Mendoan, Sate Bebek Tambak, Soto Sokaraja, Gethuk Goreng Sokaraja, Es Dawet Banyumas, Wedang Runtah, Kraca, Keripik tempe, Kue Gelombang Samudra, dan lain-lain.

Nah, berikut ini adalah kamus bahasa banyumasan ngapak lengkap yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber referensi terpercaya. Daftarnya cukup panjang jadi silahkan gunakan fitur pencarian di web browser untuk mencari arti atau makna dari kata tertentu dalam bahasa Indonesia. Seperti biasa, jika ada yang perlu ditambahkan atau dikoreksi, silahkan disampaikan melalui form komentar yang tersedia di bawah.

Bahasa Ngapak Bahasa Indonesia
abab tiupan nafas, hawa yang keluar dari mulut
abak ubuk suara kepak ayam
abang merah
aban suara atau bunyi yang tak jelas darimana datangnya
abar hilang tidak berbekas (ngabar=menguap)
aba perintah, suara
abdi pembantu
abid permainan seni akrobat obor
abir pisau besar pengiris daun tembakau atau untuk membabat rumput
abit mengayun-ayunkan senjata tajam, membabi buta
ablag terbuka lebar
ablak luas sekali
ablang ublung kosong dan sepi
ablu bohong
aboge salah satu sistem kalender jawa
abong keterlaluan
abot berat
abrag barang-barang, perkakas
abrang ubrung segerombol orang yang berjalan tanpa tujuan
abrat ebret bunyi mesin rusak
abrat ubrut sering kentut
abrul omong kosong
abuh bengkak, membesar
acan sama sekali tidak
acrat icrit mengeluarkan sedikit tapi sering
acum tersipu-sipu, malu
acung menunjuk, mengangkat tangan
adang hadang, mengukus
adas bahan ramuan jamu
adat kebiasaan, tradisi
ada mengawali, memprakarsai, mengusulkan
adeg kayu penopang
adhag udhug bunyi sepeda motor
adhakan tempat terbuka
adhem / adem dingin
adhep hadap
adhi / adi adik
adhug banyak sekali
adhuk aduk
adhul berantakan
adigang-adigung sombong, tinggi hati
adipati bupati
adi utama, baik
adoh jauh
adol welas minta dikasihani
adol jual
adreng ingin
adres alamat
adul hasut
adum / andum bagi
adus mandi
aeng mustahil, tidak mungkin
agag gerakan mau menyerang, kuda-kuda
agal tanpa alat bantu
agang-egeng berjalan dengan pantat bergoyang-goyang
aganu dahulu
agan persediaan
agar tegang, kaku
ageh / agreh ayo, mari
agem pakai
ageng besar
ager agar-agar
agir tidur telungkup
agi sedang
agol halang
agor suara yang berubah saat beranjak dewasa
agul kebanggaan
ail rasa lelah pada rahang
ait sejak
ajad ujud maju mundur (kendaraan)
ajal mati
ajang piring atau wadah makanan
ajar belajar
ajas ujus tidak tahu malu, seradak seruduk
aja jangan, tidak boleh
ajeg tetap, tidak berubah
ajek mengajak
ajur / remuk hancur
akeh banyak
aku / enyong / inyong aku
alang-alang ilalang
alangan halangan
alas hutan
aleman manja
alesan alasan
ali-ali cincin
alis alis
almanak kalender, penanggalan
alon lambat
alus halus
aman aman
amba / omber luas
amba lebar
ambung cium
ampang hampa
ana ada
andeng-andeng tahi lalat
anduk handuk
angel sulit
anget hangat
antem pukul
anyar / gres baru
anyes sejuk
apa anane apa adanya
apa apa
apik baik
aras-arasen malas, ragu-ragu
arep akan
arit sabit
asin asin
asli asli
asu ajag anjing hutan
asu anjing
ati hati
atos keras
atum plastik
awak tubuh
awan siang
aweh beri / memberi
awu abu
ayem / tenang tenang
ayuh mari
ayu cantik
babon ayam betina
bacin / mambu busuk
bae / tok saja
bagi-bagian pembagian
bajing tupai
bal-balan sepak bola
balang lempar
balen ulang
bali / balik pulang
bal bola
banget sekali
bangkekan pinggang
banter / cepet kencang
banyak angsa
banyu air
ban sabuk
bapak / rama ayah
baris baris
basa bahasa
batan kemudian, terus
bata batu bata
bati untung
bawang bawang putih
baya buaya
bayem bayam
bebas bebas
bebeh malas
bebek itik
beja beruntung
bener benar
bener betul
benik kancing baju
bening jernih
beras beras
berteduh yub-yuban
biasa biasa
biru biru
bisa bisa (dapat)
bis bus
biyung / yung / simbok / mamak ibu
blayangan suka keluyuran
blungon bunglon
bocah / yoga anak
bolah benang jahit
bolongan lubang
bosen bosan
brambang bawang merah
buah buah
budeg / budong tuli
budin ketela / singkong
bukak buka
buku buku
bulik / lilik bibi
bunderan lingkaran
bunder bulat
bungah bahagia
buru kejar
busekan penghapus
busek hapus
butek keruh
butuh butuh
buyut cicit
cacing cacing
cawet celana dalam
cecek cicak
cekel pegang
cekel tangkap
celeret gombel / tlarap / kaki-kaki / nini-nini cicak terbang
cendek pendek
cepet / banter cepat
cerdas cerdas
cermat cermat
cetek dangkal
cidung jilbab
cilik kecil
ciut sempit
ciwit cubit
cokot gigit
conto contoh
crewet / crewed cerewet
crita cerita
criwis ceriwis
cukup cukup
cukur potong rambut
dadi jadi
dalan jalan
dara merpati
dawa panjang
deabrul diacak-acak
degan kelapa muda
dela (sebentar = sedela) bentar
deleng lihat
demen / seneng suka
deontang-anting diayun-ayunkan ke udara
desa desa
dewasuh-wasuh disiksa habis-habisan
dewayuh ditinggal meninggal lagi
dewejang diberi nasehat, diberi ilmu
dewek (sendirian = dewekan) sendiri
deweleg diberi makan sampai kenyang
dewilang dihitung
dewiru melipat kain
dewiwiti dimulai
dewiyak disibak
dewolak-walik dibolak-balik
deworna dicampurkan
dewudul dibalik
dewutahna dimuntahkan, ditumpahkan
dewuwuhi ditambah
dibalang dilempar
dibusek dihapus
diculna dilepas
dilebokna dimasukkan
dileboni dimasuki
dina hari
dir kelereng
ditokna dikeluarkan
diwei dikasih / diberi
dolanan mainan
dolan main
dom jarum
donga / dunga doa
dukuh dukuh
dunya dunia
duren durian
durung / urung belum
duwit / duit / yatra uang
duwur tinggi
ebah bergerak
eber membeli untuk dijual kembali, menjualkan barang orang lain
ebleg terlentang
eblek panel anyaman daun kelapa berbentuk persegi panjang
ebreg ebreg bunyi kaleng rusak
edab membuat kagum
edek dekat
eeh / ngising buang air besar (bab)
elek buruk, jelek
eman sayang
embah kakek, sebutan untuk orang tua yang berilmu
embak kepak
embal lentur
emban menyandang beban dengan kain di depan, membobong bayi
embap embeb bibir bergerak-gerak menahan tangis
emut / eling ingat
em haid / menstruasi
enak enak
enam enam
endas kepala
endep rendah
endog telur
enom muda
entek habis
enteng ringan
enteni tunggu
entog mentok
entut kentut
esuk pagi
etok-etok pura-pura
gagah tampan
gajah gajah
galak galak
gaman senjata
gampang / mayar mudah
gandul pepaya
ganjil ganjil
garing kering
gatel gatal
gawe buat
gawe membuat
gedang pisang
gede besar
gedondong kedondong
gelang gelang
gelas gelas
gelut / tukaran berkelahi
gemblung gila
gemien / mbiyen / ndisit / disit dahulu / dulu
genah jelas
gendeng genteng / genting
genep genap
geni api
gered tarik
gering kurus
geseng hangus
getih darah
getun menyesal
giting lidi
gitok leher bagian belakang
glindingan roda
godong daun
gombal kain
gragal batu sedang
grimis gerimis
grujug siram
gugup tergesa-gesa
gulu leher
gumun heran
guna fungsi
gunung gunung
ha-a sejenis permainan menggunakan kelereng
halaholo tampak bingung / bodoh
harnet jala rambut (hairnet)
hed haid, menstruasi
hek dinding kayu ruang depan setinggi 1-1.5 meter
horhuk burung hantu
hum disepakati orang banyak
hup seruan untuk berhenti
hure hore, suara sorak
hus seruan untuk melarang / menghentikan perbuatan seseorang
idu ludah
ijol tukar
ijo hijau
ilat lidah
iluh air mata
indah indah
inep inap
ireng hitam
irit hemat
irung hidung
isin malu
iwak ikan
jabud / jabut cabut
jago ayam jantan
jajan oleh-oleh
jaman zaman
jambu klutuk jambu biji
jambu wer jambu air
jambu jambu
jangan sayur
jangkrik jangkrik
jarang jarang
jaran kuda
jebule ternyata
jelantah / jerantah sisa minyak goreng
jemuah jumat
jendela jendela
jeneng nama
jeruk jeruk
jiret ikat / tali
jorna biarkan
jorok jorok
jujul uang kembalian
jungkir walik jungkir balik
kabeh semua
kadal kadal
kadung terlanjur
kahanan kondisi
kaji haji
kakang abang
kakang kakak laki-laki
kakehen kebanyakan
kaki / mbah kakung kakek
kaku kaku
kalen saluran irigasi
kali sungai
kalong berkurang
kalung kalung
kampret kelelawar
kan ngendi darimana
kandel tebal
kangen rindu
kanggo guna
kangkung kangkung
kapal mabur pesawat terbang
kapuk kapas
karangan pekarangan
karo dan
kasar kasar
kasil hasil
kasti kasti
kasur kasur
katok (memakai celana = katokan) celana
kayu kayu
kebangeten keterlaluan
kebo kerbau
kecebong berudu
kecekel tertangkap
kecepit terjepit
kecokot tergigit
kecoro kecoa
kecut asam
kejungkel terjungkal
kelalen lupa
kelebon kemasukkan
keluarga keluarga
kemambang terapung
kembang bunga
kemelem tenggelam
kemis kamis
kempol betis
kemureb tengkurap
kencot lapar
kendel berani
kentang kentang
kepengin ingin
kepidek terinjak
kepleset terpeleset
kepriwe / kepriben / keprimen bagaimana
kerambil kelapa
kere miskin
kerikil / krikil batu kecil
kertas kertas
kesandung tersandung
kesasar tersesat
kesel / sayah capai
kesewun terima kasih
kesuh / jengkel marah
kesuh marah
kesuwen kelamaan
ketabrak tertabrak
ketapang ketapang
ketewel nangka
ketok potong
kewalen kuali
kewalik terbalik
kewengen kemalaman
kewetu terucap
kewirangan terbuka aib
keworan tercampur
kidang kijang
kie / kye / kiye ini
kinjeng capung
kiwe kiri
klambi baju
klasa tikar
kober sempat
kobis kubis
kodok ijo katak hijau
kodok katak
kodol tumpul
kompor kompor
kopok kotoran dalam telinga
kotang bh
kotor kotor
kowe / sampeyan kamu
krungu (mendengarkan = ngrungokna) dengar
kuat / rosa kuat
kucing kucing
kudune / dongane / sedonge seharusnya
kudu harus
kue / kuwe itu
kukus asap
kulit kulit
kumis kumis
kuning kuning
kuping telinga
kupluk peci
kupu kupu-kupu
kurang-kurangan pengurangan
kurang kurang
kursi kursi
lagi sedang
lair lahir
laler lalat
lambe mulut
lamuk awan
lanang laki-laki
landa belanda, orang belanda
landep tajam
langgar musholla
langit langit
lara / mriyang sakit
lara wuwus sakit asmara, rindu
larang mahal
latian latihan
laut laut
lawang pintu
layangan layang-layang
layang surat
lebaran / badan hari raya idul fitri
lebaran kaji / badan kaji / badan besar hari raya idul adha
legi manis
lek-lekan begadang
lemah tanah
lemari almari
lembu / sapi sapi
lemes lemas
lempung tanah liat
lemu / gendut gemuk
lemut / lemud nyamuk
lendehan bersandar
lenga minyak
lewih lebih
liane yang lain
lia lain
lima lima
lincah lincah
lindu gempa bumi
lintang bintang
lodong toples
lombok cabai
loro dua
lucu lucu
lumrah maklum
lunga pergi
lurus / lempeng lurus
mabur terbang
macan harimau
macapat seni menyanyikan tembang jawa
maca membaca
macem macam
macul mencangkul
madani mengejek
mada ejek
maem / madang makan nasi
maju maju
malang kerik berkacak pinggang
malik membalik, berubah wujud
mambu wangi bau harum
mambu bau
manda-mundu ragu-ragu
mandeg henti
mangan / ngemil makan makanan ringan
mangane makannya
mangan makan
maning lagi
mantu menantu
manuk burung
manutan / lombo jinak
maos membaca
marani menghampiri
mari sembuh
mata yuyu mata sendu, terlihat seperti mau menangis
mateng matang
mati meninggal
mati padam
mawuhi berkenalan
mayoran pesta
mbakyu / mbekayu / yu kakak perempuan
mbalang melempar
mbale / bale ruang tamu
mbaleni mengulangi
mbantu bantu
mbayar utang / nyaur utang / nyarutang membayar hutang
mbayar bayar
mbengkong bengkok
mblindi bulat kecil
mblondo bulat besar
mbludak / mbludag luber
mbojo menikah
mburitan belakang rumah
mburi belakang
mburu mengejar
medal keluar
meja meja
mekeni mengabulkan, memenuhi
melang-melang khawatir
melasi kasihan
melehi tingkah laku menyebalkan
melehna membuka rahasia
melek mata terbuka
meling mengkilap
melu ikut
mencret diare
mendelik melotot
meneng diam
mengeneh kemari / kesini
menggok belok
mengko / engko nanti
men biar
merem mata terpejam
mertua mertua
mesjid masjid
meteng hamil
metu keluar
midadareni selamatan menjelang hari pernikahan
midek menginjak
minggu / ahad minggu
miwiti memulai
miyat melihat
mlaku jalan kaki / berjalan
mlandangi memimpin, mempelopori
mlayu lari
mlebu masuk
moga-moga mudah-mudahan / semoga
moni bunyi
montor mobil
mrebes mili menteskan air mata
mripat mata
mudul berbalik
mudun turun
mulane makanya
mulang mengajar
mumet pusing
mundur mundur
munggah naik
mung hanya
muntul ketela rambat
murah murah
murub nyala
muwuhi menambah
muwur menanam biji pada lubang yang disiapkan
nakal / jahat / nyengiti jahat
nakal nakal
nanas nanas
nang ngendi dimana
nangapa mengapa / kenapa
nangis menangis
nang di
nang oleh
nari menari
ndeleng melihat / menonton
ndilalah / sakligane kebetulan
ndodog ketuk / mengetuk
ndodok jongkok
nekani / resik / bersih ziarah
nek apabila
nembang nyanyi
ngadani peduli
ngadeg / ngadek berdiri
ngadeg berdiri
ngaji mengaji
ngakeih bertambah banyak
ngalkoni melakukan
ngapura maaf
ngarepan / latar halaman rumah / pelataran rumah
ngarep depan
ngelak haus
ngemba-emba menyambut kedatangan seseorang dengan gebmira
ngesuk besok
ngetokna mengeluarkan
ngeyeyer berdiri terus
nggaranggati laba-laba
nggembor teriak keras
nggletakna menaruh / meletakkan
nggletak terkapar
nggodog masak air
nggon / panggonan tempat
nggosok menggosok
nggosok menyetrika
nggo untuk
ngguyang kebo memandikan kerbau
ngguyu tertawa
ngimpi mimpi
ngina menghina
nginep menginap
ngisin-ngisina memalukan
ngisor / ngingsor bawah
nglangi renang
nglindur mengigau
ngliwet masak nasi / beras
nglomboni membohongi
nglombo bohong
ngomaih memarahi
ngrajang mengiris
ngrayakna merayakan
ngumbaih / nyuci mencuci pakaian
ngumbe minum
nguyuh / pipis buang air kecil
nguyuh buang air kecil, kencing, pipis
nini nenek
nista hina
njaba luar
njabud mencabut
njagong duduk
njajal coba
njaluk minta
njerit teriak
njero / jero dalam
njiot / njukut ambil
nukokna membelikan
nulis menulis
nunggoni / ngenteni menanti
nyambet gawe kerja
nyebeli menyebalkan
nyelang / nyilih pinjam
nyokot menggigit
obah gerak, bergerak
obel / obal abel gerakan lenggak lenggok (ikan)
oblag goyah karena sudah longgar atau rusak
oblok oblok sejenis makanan sayur kuah santan
obong / obar bakar
obrak abrik membuat berantakan, mengacak-acak
obyag bergerak serentak, bergetar
oceh kicau
odhal adhil kacau, acak
odol usus lambung
ogal agil anak tunggal
ogan ramal
ogat aget menggeliat
ogel gerak
oglag aglek mau lepas, goyang
oglang oglong / oglang agleng berjalan hilir mudik tanpa tujuan
ogrok korek sesuatu dari dalam liang
ojlog ojlog longgar, kocok
ojok ojok ajak, hasut
oklok oklok keadaan rusak, sudah longgar
okol bersikukuh, keras kepala
olah masak
olak alik kedua sisi benda
oleg bergoyang, tidak stabil
oleng sejenis belut kali, ikan moa
olih-olih oleh-oleh, buah tangan
olih boleh
olor ikan pari
oman tangkai bulir padi, iman
ombak gelombang
omber longgar, luas, lapang
ombol terlalu padat bibit dalam menanam padi
ombyok tarian ronggeng
omleng berat sebelah
omong kata, ucap
omprang bicara dengan suara keras
onceng / oncreng alat penangkap ikan, jala bertangkai
oncet kupas
oncor obor, lampu
ondal andel berayun-ayun
ondar andir nama hantu jangkung
ondhol ondhol kue singkong bulat berisi gula merah
onggok ampas batang enau setelah diambil patinya
onggrong manja
ongkek goyah
ongklok makanan berkuah pedas manis berisi tahu dan mie
ongklong rasa haus sekali
ongkog belajar merangkak
ongkos biaya
ongkot membawa dengan susah payah
onjo menonjol, lebih dari yang lain
ontang anting sebutan untuk anak tunggal
onthor lambu baterai, lampu senter
ontob kerangka pagar, balai-balai bambu
onyor sodor
opak sejenis kerupuk singkong
open perhatian, peduli
oplok oplok longgar, goyah
ora gelem / emoh / moh tidak mau
ora ngira / ora nyangka / cempulek tak disangka
orag / oreg / orog guncang
orak arik acak-acak
ora tidak
orong teriak
osrok osrok suara gergaji
othak athik rekayasa, utak atik
othek / onthek goyah, lepas
othel kayuh
othok othok sejenis mainan anak-anak dari kaleng bekas dan beroda
othong timang, mencuri dalam jumlah kecil
owah ubah, berubah
owang awing berputar-putar di udara
owel berat hati, kikir
owen buah-buahan
owor tidak tahu malu
oyag guncang, getar, goyang
oyek nasi singkong
oyod / oyot akar
oyog oyog goyang
oyok kejar
oyos terobos hujan tanpa payung
oyot raut
pacul cangkul
padang terang
pada sama / serupa
pahit pahit
pait pahit
pajeg pajak
pakel mangga muda
paklik / lilik paman
palsu palsu
panas panas
panci panci
panggonan / nggon / enggon tempat
papat empat
parapatan perempatan
pari padi
pawongan sosok
payon atap rumah
payung payung
pe (menjemur = meme / mepe) jemur
pecah pecah
pecut cambuk
pedangan / pawon dapur
pegatan cerai
pegel pegal
pelem mangga
pendem pendam
penggokan tikungan
percil / precil katak kecil
pertelon pertigaan
peso pisau
peteng gelap
picek buta
pidek injak
pijet pijat
pindo / ping pindo dua kali
ping telu tiga kali
ping-pingan perkalian
pinggir tepi
ping kali
pinter pandai
pira berapa
piring piring
pitik ayam
pitu tujuh
pit sepeda
piwulang ajaran
plastik kantong plastik
plesir tamasya
pojok sudut
powotan jembatan
prau perahu
prentah perintah
pring bambu
pupu paha
puthes tumpas, patah
putih putih
putu cucu
ragad biaya, ongkos
rai wajah
rajang iris
ramah ramah
rambut rambut
rame ramai
rampung selesai
rangkul peluk
rapet rapat
rata datar
rebo rabu
rega harga
rek korek
rembugan musyawarah
resik bersih
rong rumah tikus
roti kue
rugi rugi
rusak rusak
salah salah
salak salak
sambung / sembung sambung
sampah sampah
sanga sembilan
sangu bekal
sangu uang saku
sanyo pompa air
sapa siapa
sasar sesat
satus seratus
sawah sawah
seabreg sejumlah, dalam jumlah banyak
sebab sebab
sebel sebal
sedih gelisah
sedih sedih
sedulur / dulur saudara
sega nasi
seger segar
semangat semangat
semangka semangka
semen semen
semut semut
sendok sendok
seneng / demen cinta
senen senin
senggol sentuh
sengit benci
sentong / kamar kamar
separo setengah
sepengadeg lengkap
sepertelon sepertiga
sepisan / pisang satu kali
sepisan satu kali
sepit khitan
sepi sepi
seprapat seperapat
sepuluh sepuluh
sepur kereta api
serbed lap
serot hisap
setitik / saipet sedikit
setu sabtu
sewelas sebelas
sewijining pada suatu
sewiji hanya satu
sewise sesudah
sewu seribu
siap siap
siji satu
sikil kaki
siki sekarang
sinau belajar
sing yang
slamet selamat
slasa selasa
sog (menaruh = ngesogna) taruh
sombong sombong
sopan sopan
sore sore
sosi kunci
sotna / culna lepaskan
soto / sroto soto
srandal / sendal sandal
sregep rajin
srengenge matahari
sue / suwe lama
sue banget / sue bangeti lama sekali
sugih kaya
suket rumput
sumur sumur
surung dorong
suweng anting-anting
tahu tahu
tai tahi / tinja
tali wangsul simpul hidup
tambah-tambahan penjumlahan
tambah tambah
tangan tangan
tanggalan kalender
tanggalen cacar
tangi turu bangun tidur
tapsiun stasiun
taun tahun
tawon lebah
teduh mendung
tegel tega
teles basah
telu tiga
temenan beneran
tempe tempe
tengah tengah
tengen kanan
terminal / stamplat terminal
terus terus
tes ujian
tiba jatuh
tikus / condol tikus
tilpun / tlepon telepon
tipas kipas
tipis / yir tipis
tiru-tiru ikut-ikutan
titik dikit
tivi televisi
trek truk
trewelu kelinci
tua tua
tudung caping
tuku beli / membeli
tulis tulis
tulung tolong
tuma kutu
turonan tiduran
turu tidur
tutup tutup
tuwa / wa pakde
ucul lepas
udan ketek ngilo (hujan kera bercermin) hujan disertai panas
udan hujan
udu bukan
ujug-ujug / icir-icir / jog-jog tiba-tiba
ula ular
uler ulat
ulih / entuk boleh
umah rumah
umbel ingus
umpama misal
umpetan sembunyi
untu gigi
upas bisa (racun ular)
upil kotoran dalam hidung
urang watang udang besar
urang udang
urip hidup
utang hutang
uwan uban
uwis sudah
uyah garam
uyuh air kencing
waca baca
wadat selibat, orang yang tidak menikah
wada cela, hina
wader ikan sepat
wade pakaian, sandang
wadhag kasar, ragawi, jasmani
wadhah tempat, penampung
wadhang nasi sisa kemarin
wadhas batu cadas
wadheh benci
wadhong bubu besar
wadhuk bendung / dam, lambung / perut
wadi aib, rahasia
wadon / wedon perempuan
wadul mengadu
wadya barisan
wagah kuat tapi tak enak dipandang
wagu tidak pantas, tidak serasi
wahin bersin
waja besi baja
wajik dodol nasi ketan
waka tanah keras, cadas
wakul bakul tempat nasi
walang belalang
wala malai bunga bunga kelapa yang disadap
waled waris
waleh mengaku
walek tanpa teman, dikerjakan sendiri
waler aturan
walesan tangkai kail
wales balas
walikukun nama sejenis pohon
walik balik
walimah hidangan sesudah akad nikah
waluh labu
wana hutan, gunung
wanci waktu, saat, ketika
wande warung
wandu banci, waria
wangan selokan di tengah sawah, parit pembuangan air
wangen wewangian, parfum, batas
wangi harum
wangkal nama kayu yang baik untuk membangun rumah
wangkekan pinggang
wangkot keras hati, kepala batu, tidak mau berubah pendirian
wangkringan keris
wangkring rangka sepeda
wangsalan pantun jenaka
wangsit pesan dari alam gaib
wangsulan pengembalian, jawaban
wangsul pulang, kembali
wangun pantas, serasi
wani berani
waos baca
wara wara pengumuman di jaman kerajaan / cerita wayang
warah ajar, bimbing
warak badak
warang wurung pada akhirnya, toh akhirnya
warangan / wrangan racun yang dioleskan pada senjata tajam
waranggana perempuan pelantun tembang dalam musik gamelan, sinden
waras sehat, utuh, baik
wareg kenyang, berpengalaman
wareng keturunan ke-8, warna merah kekuningan
waris kerabat almarhum
warna warna
warung toko
waru nama sejenis pohon
wasa Yang Mang Kuasa
wasesa / wesesa akhir
wasilah perantara, sarana
wasis pandai, berilmu
wasi derajat dalam keagamaan Hindu / Budha, pendeta muda
wasuh basuh, bilas
waswas cemas, khawatir
watang kayu batang kayu
watang galah pengendali perahu, tombak
watek watak
waterpas alat pengukur kedataran
wates batas
waton batang bambu tepian balai-balai, prinsip, pokok
watuk batuk
watu batu
wawar menggiring ikan di sungai dengan rentengan daun kelapa
wawas pikir, timbang
wawuhan kenalan, berbaikan kembali setelah bermusuhan
wawuh kenal, berteman
wayah cucu, waktu
wayang purwa wayang kulit
wayang bayang
waya waktu
wayu basi
wedalan keluaran, buatan
wedang air mendidih, air yang sudah matang karena dipanaskan
wedel mewarnai pakaian dengan cara dicelup ke dalam zat pewarna
wedhak bedak, lumur
wedhar sabda menyampaikan nasehat
wedhar papar
wedi / wedhi pasir, takut
wedos takut
wedus / wedhus kambing
wegah enggan, malas, tidak mau
wegig selalu bergerak, tidak bisa diam
wejangan nasehat, petuah
wejing cabik
wekasan terakhir
wekdal waktu, ketika, saat
weken berikan
wektu rep waktu maghrib
wektu waktu
wel-welan tangan tidak mau diam
welad sembilu
welah kayu pengayuh dayung
welang belang
welar sayap serangga
welas asih kasih sayang
welasan belasan sayang
welas belas
weleg makan kenyang
weleh sebab, menyebalkan
welek tuah, azab
weling amanat, pesan
welit atap daun indah
welok labu siam
welulang kulit binatang yang dikeringkan
welut belut
welu malas, lamban
wenang kuasa
wenehna berikan
wene kini
wengi malam
wera luas, pemandangan tidak terhalang
wergu / wregu sejenis tanaman rotan
werit meninggalkan sarang
werna / wrena warna, corak
werta / wreta berita, kabar
weruh melihat, mengerti
wer kata seru untuk lempar, nama jenis jambu air
wesi brani magnet
wesi besi
wetan timur
wetengan kandungan
weteng perut
weton hari lahir dalam tanggalan Jawa
wet aturan, hukum
wewalor peraturan, pedoman, nasehat
weweg sintal, padat berisi
weweh / weh memberi, bermurah hati, bersedekah
weya lambat, lengah
wibawa pengaruh, kharisma
wicaksana bijaksana
wicanten berbicara
wicara bicara
widadari bidadari
widaran sejenis kue berbentuk bulat kecil
widhig anyaman bambu berbentuk persegi untuk menjemur
widhungan kantung kandungan
wigati penting, kepentingan
wijik mencuci tangan / kaki
wiji biji
wilah bilah, mata keris, serpih bambu
wilangan angka, bilangan
wiler bilur, memar
wilujung selamat
wingit keramat, sakral
wingi kemarin
wingking belakang
wingkis menggulung lengan baju atau celana
wiranggong nama tembang jawa
wirang aib
wira wira wiri, berkali-kali, bolak balik
wiridan membaca bacaan dzikir, berdzikir
wirid bacaan dzikir
wiron lipatan kecil pada ujung kain batik
wiru lipatan kain
wisane kesudahannya
wisanggeni nama tokoh wayang
wisa bisa / racun
wisik bisikan dari alam gaib
wisuh mencuci tangan / kaki
wis sudah
wit pohon, batang
wiwir / wuwur meratakan sampai menjadi lapisan tipis
wiwit mulai
wiyak sibak
wiyar lebar, luas
wiyat lihat
wlahar tepian sungai
wlanda / wlandi belanda, orang belanda
wlandang pemimpin, tokoh, pelopor
wlanjar hadiah, bonus
wlingi sejenis rumput rawa untuk bahan anyaman
wlirang belerang
wluku bajak, alat pembajak sawah
wod akar kata
woh buah, berbuah
wolak-walik permukaan atas dan sebaliknya
wolu delapan
wong manusia, orang
wora wari berulang ulang
wortel semen, sayuran wortel
wor campur
wose intinya
wosing rembug inti pembicaraan
wos beras
wragad biaya, ongkos
wrangas nama sejenis ular sawah
wrangka sarung senjata
wrasan merasakan, mencicipi
wrata merata
wredheh banyak bicara, banyak bertanya
wredi banyak anak
wringin pohon beringin
wuda brah telanjang bulat
wuda telanjang
wudel mengo makan kenyang
wudel udel, pusar
wudhu butuh
wudul balik, yang luar menjadi dalam
wudun semat bisul kecil yang rasanya sakit
wudun bisul
wujud bentuk, rupa, sosok
wukan telur yang gagal mentes
wuku kulit kerang, pembagian masa menurut hari kelahiran horoskop Jawa
wulangan pelajaran
wulang ajar
wulan bulan, rembulan
wuled liat, kuat, sulit dicabut
wulu cumbu rambut pada ibu jari kaki, pengikut setia
wulung hitam
wulu bulu, rambut
wulu wudhu, mensucikan diri
wungkal gerangan potongan baju Jawa
wungkal batu pengasah
wungkuk bungkuk
wungkul hanya
wungwang terbuka bagian atas dan bawah
wuragil / wragil anak terakhir, anak bungsu
wuragul / wragul berang-berang
wuruk ajar
wurung batal, gagal, tidak jadi
wuru mabuk
wusanane akhirnya
wusana akhir
wus sudah
wutah tumpah, muntah
wutuh utuh
wuwuh tambah, bertambah
wuwungan bubungan rumah
wuwung mandi keramas
wuwur menanam biji pada lubang yang disiapkan
wuwu bubu
wuyung asmara
yab-yaban berkeliaran
yag-yagan berjalan di luar jalur
yakin percaya
yakue yaitu
yang-yangan suka keluyuran
yar-yaran pusing seperti berputar
yasa buah karya
yatin yatim
yer-yeran pusing seperti berputar
yir lemah
yub teduh
yuh nah / yuk
yun-yunan ayunan / bermain ayunan
yungyun merana
yuyu kepiting

Semoga tabel kamus di atas bisa bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan, terutama yang ingin mempelajari bahasa jawa banyumasan.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply