Cara Cek Mandiri Virus Corona / COVID-19

Sejak pertama kali diketemukan di kota Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019, virus Corona (COVID-19) menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Seperti Italia, Spanyol, Filipina, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, dan juga Indonesia. Gejalanya yang mirip dengan penyakit influenza membuat agak sulit mendeteksi secara langsung apakah benar seseorang terkena penyakit Corona atau sekedar mengalami flu biasa.

Sekilas Virus Corona

Ada 4 cara yang memungkinkan virus Covid-19 ini menular. Yaitu melalui batuk, bersin, kontak fisik dengan manusia atau binatang yang terinfeksi, serta menyentuh benda yang menjadi perantara virus. Untuk yang terakhir, misalnya seorang penderita memegang sebuah piring untuk makan. Virus bisa saja menempel pada piring tersebut dan menulari orang lain yang kemudian memegangnya.

Beberapa waktu lalu saya sempat menemukan sebuah tabel komparasi yang menunjukkan perbandingan gejala tubuh seseorang apabila yang bersangkutan terjangkit virus corona, masuk angin, atau flu. Karena tabel gejala tersebut dalam bahasa Inggris, saya coba terjemahkan dan tulis kembal sebagai berikut.

Tabel Perbandingan Gejala Corona, Masuk Angin, dan Flu
GejalaCoronaMasuk AnginFlu
DemamSeringJarangSering
CapekKadangKadangSering
BatukSering (kering)RinganSering (kering)
BersinTidakSeringTidak
Nyeri / LinuKadangSeringSering
Pilek atau hidung tersumbatJarangSeringKadang
Sakit TenggorokanKadangSeringKadang
DiareJarangTidakKadang (anak-anak)
PusingKadangJarangSering
Sesak Nafas / Nafas PendekKadangTidakTidak

Cara membacanya, misal untuk demam, gejala ini sering ditemui pada penderita covid-19 dan flu, namun jarang ditemui pada orang yang masuk angin. Contoh lain, untuk diare, gejala ini jarang ditemui pada orang yang positif corona, namun tidak pernah dialami oleh penderita masuk angin biasa. Untuk influenza kadang terjadi pada anak-anak saja.

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa gejala yang paling sering dialami oleh penderita corona adalah demam dan batuk kering. Dua gejala tersebut terkadang juga dibarengi oleh rasa capek, nyeri / linu, sakit tenggorokan, pusing, dan sesak nafas.

Cek Mandiri / Self Assessment Virus Corona

Saya tidak akan membahas terlalu detil mengenai penyakit ini karena memang bukan pihak yang kompeten. Alih-alih, saya akan memberikan daftar beberapa situs yang saat ini menyediakan formulir untuk melakukan pengecekan secara mandiri (self assessment) terhadap virus tersebut. Dengan melakukan cek mandiri ini, kita setidaknya bisa menerima gambaran awal apakah sebenarnya kita bebas dari paparan covid-19, ada kemungkinan sudah terkena, atau justru sudah pasti positif. Masing-masing situs nantinya akan memberikan saran apa yang sebaiknya kita lakukan. Bisa mengisolasi diri di rumah untuk sementara waktu atau segera mengunjungi rumah sakit atau laboratorium terdekat untuk melakukan pengecek medis lebih lanjut.

Berikut beberapa situs yang menyedikan alat cek mandiri virus Corona (Covid-19):

Jatim Self Checkup COVID-19

self assessment corona pemprov jatim

Sesuai judulnya, alat uji mandiri ini disediakan oleh Pemprov Jawa Timur dan dapat diakses melalui https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/. Proses pengujiannya mengadaptasi Self Assesment COVID-19 dari British Columbia, Kanada. Untuk memulai pengecekan, klik tombol Cek Diri Anda Sekarang lalu jawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul bergantian di layar.

Di Jawa Timur sendiri, hingga saat artikel ini ditulis, terdapat 9 orang positif Corona, 7 di antaranya berasal dari kota Surabaya.

Alodokter

Self assessment alodokter

Tool kali ini berasal dari layanan medis Alodokter yang cukup populer. Uniknya, alih-alih berbentuk form seperti yang dimiliki pemprov Jatim, Alodokter menggunakan antar muka berbentuk chat. Kita seolah-olah akan berhadapan secara online dengan pihak medis yang mengajukan pertanyaan demi pertanyaan. Di akhir, selain memberikan saran, kita juga akan mendapatkan penjelasan singkat mengenai Corona beserta saran-saran yang berhubungan dengan hasil tes mandiri kita.

Tool self assessment Alodokter ini bisa diakses di https://corona.alodokter.com/cek-risiko-tertular-virus-corona-gratis.

KlikDokter

self assessment klikdokter

Sama halnya dengan Alodokter, yang satu ini berasal dari layanan medis yang tidak kalah populernya di Indonesia, KlikDokter. Interface-nya juga serupa, menggunakan media chat. Yang membedakan adalah, tool yang disediakan olehnya lebih lengkap. Selain self assessment, kita juga bisa memperoleh informasi mengenai rumah sakit yang menangani virus tersebut, berita terbaru seputar corona, hingga daftar informasi hoax seputar covid-19 yang tidak perlu kita percaya.

Detilnya bisa langsung meluncur ke https://www.klikdokter.com/pages/cek-virus-corona.

Penutup

Meski sederhana, namun alat cek mandiri virus Covid-19 alias Corona di atas bisa dibilang cukup membantu. Setidaknya untuk menenangkan sebagian besar masyarakat yang mungkin saja panik dengan hadirnya pandemik ini. Dengan demikian, yang dinyatakan negatif atau tidak ada kemungkinan terjangkit, bisa lebih bijak dalam bersikap. Tidak melakukan shopping rush misalnya. Atau memborong masker dan hand sanitizer hingga menyusahkan orang lain yang lebih membutuhkan.

Sebaliknya, bagi yang terindetifikasi ada kemungkinan terpapar atau terinfeksi penyakit tersebut, bisa lebih ikhlas menerima untuk mengisolasi diri di dalam rumah. Kalau pun memang harus beraktivitas di luar, setidaknya lakukan langkah-langkah yang bisa mencegah virus tersebut menular kepada orang lain. Dengan menggunakan masker, menghindari kontak fisik, dan lain sebagainya.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat, ya 🙂

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply