Blog Talk 110819: Sibuk Jadi Walikota

Keputusan untuk vakum sementara menggarap tema kamus bahasa ternyata membuahkan hasil. Dari tujuh bahasa daerah yang sudah digarap, lima di antaranya sudah masuk di halaman pertama hasil pencarian Google. Dua yang tersisa adalah bahasa Manado dan bahasa Banjar. Yang disebut pertama masih nyantol di halaman dua, sementara yang satunya lagi entah berada dimana, hehehe. Namun demikian, dengan hasil rencana vakum yang memang sesuai harapan, mulai bulan depan saya akan lanjutkan kembali seri tulisan kamus bahasa daerah tersebut. Anggaplah kita bakal masuk ke season dua, hehehe.

Apa saja yang nanti akan dibahas? Belum pasti. Yang saat ini ada dalam draft sih bahasa Semarang, Sasak (Lombok), serta Bantik. Bisa jadi ketiganya direaliasikan, atau sebagian di antaranya, atau malah tidak sama sekali. Tergantung mood nanti.

2-3 minggu belakangan jujur perhatian saya teralihkan dari blog ini. Selain sempat ada proses pemindahan server yang penuh drama — mulai dari server hosting lama yang mendadak mati seharian hingga pengaturan DNS baru yang memakan waktu semalaman untuk resolved (biasanya 1-2 jam sudah beres) –, saya juga ‘sibuk’ membangun kota di game Cities: Skylines, hehehe. Meski sudah menginstallnya sejak 2 tahunan lalu, baru sekarang saya tertarik untuk memainkannya. Apalagi setelah menyadari bahwa game tersebut bukanlah sekedar peniru dari SimCity.

Banyak elemen-elemen teknis dalam segi pengaturan kota di dunia nyata yang bisa diterapkan di Cities: Skylines. Sebut saja perancangan layout jalan, pengaturan lalu lintas, desain supply chain perindustrian, transportasi masal, dan lain sebagainya. Di luar itu, kita juga bisa memodifikasi kota sesuka kita dengan banyaknya custom asset yang tersedia berlimpah di Steam Workshop.

Nah, ngomong-ngomong soal Steam Workshop, sebagai bukan pengguna aplikasi Steam, saya tidak bisa menggunakan asset dengan mudah seperti pengguna lainnya yang cukup dengan mengklik tombol Subscribe. Ada langkah-langkah ekstra yang harus dilakukan. Mungkin nanti akan saya tulis tutorialnya di sini. Lumayan buat nambah-nambah konten.

Kalau untuk tips dan trik seputar pembangunan kota rasanya tidak perlu saya tulis artikelnya. Di Youtube banyak sekali sumber informasi yang bisa kita temukan. Tutorial, gameplay berseri, maupun eksperimen. Kalau pun ‘kepepet’, yang bisa saya tulis nanti adalah semacam summary-nya. Kesimpulan dari berbagai sumber, plus pengalaman pribadi.

Di luar itu rasanya belum ada lagi yang perlu untuk disampaikan terkait pengembangan blog Curcol.Co ini. Konten review komik / manga, jadwal / review film horor lokal, serta sinopsis drama Korea / Jepang masih tetap akan rutin dipublikasikan. Artikel seputar komparasi kandungan gizi aneka jenis makanan seperti manfaat makanan tertentu bagi kesehatan yang sepertinya akan saya push dalam satu dua bulan ke depan.

Sebagai contoh, sudah ada data lengkap untuk perbandingan kandungan gizi aneka varian Oreo dan kudapan bolu berbagai merk. Tinggal diolah menjadi artikel lengkap. Cuman ya itu, masih terhalang tugas sebagai walikota Cities: Skylines, wkwkwk.

Sampai ketemu di Blog Talk edisi berikutnya!

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply