Blog Talk 011218: Kupas Tuntas Game Center Surabaya

Berhubung materi drama korea yang tayang di bulan Desember ini sudah (hampir) semuanya saya publikasikan bulan lalu, di sisa tahun 2018 ini saya akan fokus pada artikel-artikel seputar game center / arcade center, terutama yang ada di Surabaya. Rasanya tepat juga waktunya, mengingat bakal segera masuk ke dalam musim liburan.

Sejak minggu lalu hampir setiap hari saya mendatangi gerai-gerai area ketangkasan yang ada di Surabaya. Khususnya yang sebelumnya belum sempat saya kunjungi. Seperti gerai Mr. Token yang ada di Kapas Krampung Plaza (KAZA City Mall), atau gerai Fun World yang ada di Marvel City. Rasanya tinggal mall East Coast Center saja yang belum disambangi.

Selain untuk mengupdate referensi biaya permainan yang ada, tujuan lainnya adalah untuk mencari mesin-mesin permainan lain yang bisa ditaklukkan jackpotnya. Lumayan dapat beberapa sih. Seperti All About Timing 2, Dream Factory, dan Giant Drop. Yang disebut pertama recommended banget untuk dimainkan. Yang terakhir juga, tapi kalau disuruh memilih, ya saya lebih memilih main Tower Crane saja, hehehe.

Itu saja? Gak dong, masih ada lagi dong. Tenang saja. Masih ada trik jackpot untuk Circlerama, 24 Lucky Zone, dan Panning For Gold. Untuk Magic Ticket dan Golden Gear saya sudah dapat ‘gambaran’ metode jackpotnya, tapi masih perlu dites lagi dalam beberapa sesi untuk memastikannya.

Untuk Liputan Khusus Pemburu Boneka Capit, dalam bulan ini mungkin saya masih akan fokus melengkapi artikel referensinya dulu. Seperti “Daftar Mesin Capit Boneka di Fun World” ini. Kalau sudah lengkap semua baru lanjut bahas trik-triknya.

Apalagi, ya?

Oh ya, jangan lewatkan juga tulisan berseri catatan perjalanan saya ke Sri Lanka bulan lalu. Saat ini sudah sampai ke bagian 2. Saya janji kali ini bakal dilanjutkan sampai selesai kok. Suer.

Baca juga  Daftar Rilis Komik Barat Per Tanggal 27 Januari 2016

Terakhir, yang sudah masuk ke dalam daftar Draft tulisan, adalah mengenai kamus bahasa. Sebelumnya saya sudah menulis tentang Kamus Bahasa Osing dan Kamus Bahasa Ambon. Keduanya ternyata mendapat respon yang positif. Gak nyangka juga karena saingannya sebenarnya sudah bejibun. Jadi semangat deh buat ngelanjutin bahas bahasa-bahasa daerah lainnya. Yah minimal sebulan satu bahasa lah.

Sekian.

Tema artikel yang berhubungan: ,

Reply