Blog Talk 010420: Back On Track

Setelah sekian lama berusaha untuk kembali istiqomah menulis di blog ini, akhirnya sejak bulan Maret segala sesuatunya bisa dikatakan menuju ke jalur yang tepat. Jika beberapa bulan terakhir banyak rencana yang terlewatkan serta terkadang ada hari-hari yang terlalui tanpa tulisan, pada saat artikel ini ditulis konten hingga bulan Mei mendatang sudah tersimpan rapi dalam antrian jadwal publikasi. Mantap, hehehe.

Terkadang kita memang harus menguatkan tekad untuk membuat satu langkah awal sebelum dilanjutkan dengan langkah-langkah yang lain. Seperti halnya konten Kamus Bahasa Season 2 yang sudah diniatkan sejak lama tapi baru pada minggu pertama bulan lalu bisa terealisasi. Dibuka dengan kamus bahasa Medan dan Papua, selanjutnya bakal menyusul kamus bahasa Lampung dan Bekasi di bulan April ini. Semoga mampu terselesaikan minimal 12 kamus bahasa daerah di tahun 2020 ini.

Yang akhirnya juga usai digarap, walau pada saat artikel ini tayang sepertinya belum seluruhnya dipublikasikan, adalah seri tulisan Persiapan Traveling. Lingkup pembahasannya sebenarnya cukup luas dan mungkin akan terus berkembang. Tapi untuk permulaan setidaknya saya sajikan tema-tema yang menjadi basic atau pegangan dasar dari hal-hal yang berkaitan dengan traveling. Khususnya untuk perjalanan solo ke luar negeri dalam jangka waktu di atas 1 minggu.

Nah, jika sepanjang tahun 2019 lalu ada review rutin mengenai manga bertema survival, di tahun 2020 ini saya hadirkan review rutin dari film-film horor lokal lawas. Tepatnya mulai dari tahun 2018 hingga mundur ke belakang. Kebetulan baru sedikit yang pernah saya tonton. Lumayan bisa menambah bekal untuk me-review judul-judul yang hadir di tahun ini dan seterusnya.

Untuk tema survival sendiri pasti bakal lanjut terus mengingat saya memang berniat untuk mendalaminya. Selain suatu saat nanti melanjutkan review manga survival, konten mengenai tips / tehnik survival sudah masuk dalam rencana. Detilnya seperti apa, ditunggu saja, hehehe.

Oh ya, di kuartal empat tahun lalu sebenarnya saya ingin membuat artikel berseri berisi wawancara dengan Youtuber arcade dan pemain-pemain arcade (baca: pengumpul tiket atau kolektor boneka capit) profesional yang ada di Indonesia. Semoga di tahun ini bisa terwujud.

Sampai jumpa di Blog Talk berikutnya!

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply