Review Komik Superman / Wonder Woman #26 (2016)

Di cerita sebelumnya, tepatnya pada Action Comics #49, Vandal Savage memanfaatkan energi yang dihimpun dari para superhero yang tertangkap untuk menembak planet Jupiter. Usahanya berhasil dan mengakibatkan bulan Jupiter tertarik ke dalam poros planet tersebut. Namun Superman menyadari bahwa bukan bulan saja yang bereaksi, melainkan markas rahasianya, Fortress of Solitude. Tebakannya ternyata benar! Apa sebenarnya yang direncanakan oleh Savage? Apakah hanya ingin nggrusuhi Superman atau ada maksud lain di balik semua perbuatannya selama ini? Dan bagaimana nasib Fortress of Solitude itu sendiri? Mampukah Superman mencegahnya ‘terbang’ ke angkasa? Simak kelanjutan arc Savage Dawn di komik Superman / Wonder Woman #26 berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik

supermanwonderwoman26

“Savage Dawn” continues! Suffering a terrible loss, Wonder Woman comes to the aid of the Kryptonite-charged Man of Steel to face the terror of the twins of Vandal Savage!

Story: Peter J. Tomasi
Art: Jaime Mendoza, Doug Mahnke
Color: Wil Quintana
Judul Edisi: Skyfall
Tanggal Rilis: 24 Februari 2016

Perlahan tapi pasti, Fortress of Solitude mulai melayang ke udara menuju orbit. Usaha Superman untuk mengontrolnya tidak berhasil sehingga ia terpaksa menggunakan kekuatan fisik untuk menahannya. Di atas sana, di dalam kapal induk Savage, si penjahat utama sedang menyimak dengan seksama usaha Superman tersebut, yang ia yakini tidak akan berhasil. Dan Savage menjabarkan tujuan utamanya kepada Puzzlr (masih hidup ternyata) untuk ‘menempelkan’ pesawat mereka dengan Watchtower dan Fortress of Solitude, demi mendapat kekuatan yang cukup untuk mendatangkan komet ke bumi (hubungan Savage dengan komet dapat dibaca di Superman Annual #3) melalui mesin comet tractor beam yang sudah ia siapkan.

22_01

Oh iya, berhubung di edisi ini sudah ada gambaran yang jelas, saya sekalian mau meralat sinopsis sebelumnya dimana saya menyebutkan bahwa pesawat induk Savage tersebut berteleport keluar dari Watchtower. Ternyata yang sebenarnya terjadi adalah pesawat itu berteleport _bersama dengan_ Watchtower, karena entah bagaimana satelit pengawas Justice Leage tersebut sudah nemplok di pesawat.

Oke, lanjut ya.

Gagal mencegah Fortress of Solitude bergabung dengan pesawat Savage, Superman kalap dan menerobos masuk ke dalam pesawat. Meskipun berhasil masuk, namun ia tertahan oleh medan energi (force field) yang sudah dipersiapkan oleh Savage. Untungnya tiba-tiba Wonder Woman datang dan membantunya untuk menerobos medan energi tersebut. Khawatir energi Fortress of Solitude terkuras habis untuk memperkuat gelombang energi, Savage memerintahkan dua anaknya yang kembar (siapa yah namanya? sepertinya belum dijelaskan di edisi-edisi sebelumnya) untuk membawa Superman dan Wonder Woman menjauh dari pesawat.

22_05

Saat si kembar mengalihkan perhatian Clark dan Diana, Savage memerintahkan Puzzlr untuk menyalakan comet tractor beam atau alat untuk menarik komet. Dan berpindahlah orbit komet yang diincar oleh Savage menjadi mengarah ke bumi. Mengetahui hal tersebut, Superman segera berusaha untuk membawa kapal induk Savage pergi menjauh dari bumi, sementara Wonder Woman berusaha untuk menghalangi gelombang sinar alat tersebut untuk menghentikan daya tariknya terhadap komet. Sayangnya, meski sudah mengerahkan seluruh kekuatannya, usaha Supes gagal dan pesawat induk segede gaban itu mendarat DI ATAS dirinya.


Meski di awal-awal cerita arc Savage Dawn terlihat kurang menjanjikan, tapi ternyata semakin mendekati garis finish ceritanya semakin awesome. Dan yang paling penting, segala rencana Savage yang selama ini terlihat gak jelas akhirnya ketahuan juga tujuannya. Cuman kalau dipikir ya bingung juga, gimana caranya ya itu watchtower dan Fortress of Solitude bisa nempel di pesawat Savage, hehehe. Apalagi Wonder Woman juga sempat menyebutkan bahwa bulan-bulan Jupiter yang sebelumnya tertarik ke arah poros Jupiter tiba-tiba telah menghilang. Apakah juga ikut menempel di pesawat Savage? Untuk saat ini sepertinya hanya Tomasi yang tahu jawabannya…

Tema artikel yang berhubungan: , , , ,

Reply