Review Komik The Infected: Scarab #1 (DC Comics, 2019)

“The Infected” adalah sejumlah komik one-shot yang merupakan bagian dari event cross-over besar-besaran Year of The Villain dari DC Comics. Ada 3 judul yang sudah diumumkan, walau tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan di kemudian hari. Komik “The Infected: Scarab” sendiri merupakan bagian yang kedua, setelah sebelumnya dibuka oleh “The Infected: King Shazam!“. Seperti apa ceritanya? Simak yuk selengkapnya dalam sinopsis dan review singkatnya berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik The Infected: Scarab #1 (DC Comics, 2019)

When Jaime Reyes is in trouble, a powerful scarab transforms him into a super hero. Jaime never asked to be the Blue Beetle, but he’s been doing his best to live up to the power within. Now the most sinister evil this or any other world has ever seen has his sights set on turning Jaime toward the darkness…and the Batman Who Laughs always gets what he wants. Spinning out of the events of Batman/ Superman and “Year of the Villain” comes the tale of a hero fighting the evil inside, and whose friends and family are about to pay the price…

Story: Dennis Hopeless Hallum
Art: Freddie E. Williams II
Color: Jeremy Colwell
Letter: Thomas Napolitano
Judul Edisi: Metamorphosis
Tanggal Rilis: 20 November 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Blue Beetle terlihat terlibat pertarungan sengit melawan Batman Who Laugh. Kendati demikian, rasa takut membuat dirinya panik dan tidak berdaya saat Batman Who Laugh berulangkali menghujamkan Batarang ke lehernya.

Jaime Reyes terbangun dari tidurnya. Ia memegangi lehernya, mengira yang barusan terjadi adalah mimpi buruk belaka. Tak lama ia pun bergegas untuk berangkat ke sekolah. Sayangnya, bus yang menjemputnya sudah keburu melanjutkan perjalanan.

Sempat mengejar, tiba-tiba Jaime berubah pikiran dan memutuskan untuk bertransformasi menjadi Blue Beetle. Kedua sahabat Jaime yang tahu rahasianya, Brenda dan Paco, dan juga kebetulan berada di bagian belakang bus langsung kaget melihatnya.

Setibanya di sekolah, Paco dan Brenda mempertanyakan keputusan Jaime tersebut, mengingat selama ini mereka bersusah payah untuk menjaga rahasia tersebut. Dengan santai Jaime malah menyatakan tidak berniat untuk masuk sekolah pada hari itu dan pergi meninggalkan mereka. Khawatir terjadi apa-apa, Paco dan Brenda mengikutinya.

Di rumah Ted Kord, Jaime mengambil Bug, pesawat yang biasa digunakan oleh Blue Beetle. Jaime mengaku Ted sudah memberi izin untuk menggunakannya, sehingga Paco dan Brenda mau saja diajak ikut masuk ke dalam oleh Jaime. Padahal, sempat terlihat Ted dalam keadaan terperangkap akibat jerat Blue Beetle.

Beberapa saat kemudian, mereka bertemu dengan Ghostrider yang sedang melakukan tindak kriminal. Jaime langsung berubah dan menghadapinya. Namun akibat sudah terinfeksi oleh virus Joker yang terus mengkomporinya, alih-alih sekedar melumpuhkan Ghostrider, Blue Beetle justru menyantap habis tubuhnya. Paco dan Brenda terkejut dengan tindakan Jaime yang tidak seperti biasanya itu.

Blue Beetle sendiri sebenarnya belum sepenuhnya dikuasai oleh virus Joker. Ia juga kaget dengan yang barusan ia lakukan. Ia lantas memilih untuk kabur dan bersembunyi dari kedua sahabatnya karena tidak ingin terlihat seperti itu. Tentu saja, sebagai sahabat yang baik, Paco dan Brenda tetap menghampiri Blue Beetle dan mencoba meyakinkannya bahwa mereka bakal tetap menemaninya apa pun yang terjadi.

Tanpa disangka-sangka, Ghostrider muncul kembali dan menyerang Blue Beetle. Ledakan yang timbul melontarkan Brenda dan Paco, membuat mereka menyangka bahwa itu adalah ulah Blue Beetle yang tidak ingin lagi mereka temani. Sebaliknya, ulah Ghostrider barusan membuat emosi Jaime makin tidak terkendali dan kini aksinya sepenuhnya terkontrol oleh scarab.


Dari segi cerita sebenarnya tidak banyak informasi yang kita peroleh seputar event Year of The Villain dan juga tentang The Secret Six, keenam karakter yang terinfeksi virus Joker. Tapi setidaknya kita paham kenapa Blue Beetle / Jaime Reyes terlihat masih sempat bimbang dalam “Batman/Superman #4”. Faktanya, yang *sepertinya* terkena pengaruh dari virus Joker adalah scarab yang menjadi sumber kekuatan Jaime. Sedangkan Jaime sendiri masih sadar dan tidak berubah sama sekali, walau memang sudah tidak bisa lagi mengontrol kekuatan scarab dalam dirinya.

Yang sebenarnya lebih saya suka dalam edisi ini adalah artworknya. Wow, menurut saya artwork seperti ini cocok banget untuk komik-komik dengan nuansa horor. Semoga saja Freddie Williams II kecipratan salah satu proyek di Hill House Comics. Pasti bakal epik hasilnya.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply