Review Komik Sword Master #7 (Marvel, 2020)

Di cerita sebelumnya, gagal membujuk Lin Lie untuk menyerahkan pedang Fu Xi kepadanya, Doctor Strange akhirnya membantu Lin Lie untuk menemukan rekan seperjuangannya untuk nantinya bersama-sama mengalahkan Chiyou, sang dewa perang kuno. Dan bukan kebetulan bahwa rekan seperjuangan yang saat ini posisinya paling dekat adalah Ji Shuangshuang. Setelah dipertemukan kembali, bukannya meminta baik-baik, Lin Lie justru memaksa Ji Shuangshuang untuk mengembalikan spirit orb kepadanya. Akankah Ji Shuangshuang melakukannya? Berhasilkah Lin Lie menemukan rekan-rekannya yang lain? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Sword Master #7 di bawah ini, gaes.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Sword Master #7 (Marvel, 2020)

SWORD MASTER and JI SHUANGSHUANG fight the resurrected demon hordes of CHIYOU, the ancient God of War – But their greatest enemy might be each other! And what treasure or horror lies within that red box, anyway?

Story: Shuizhu
Art: Gunji
Letter: Vc Travis Lanham
Judul Edisi: Angels And Demons
Tanggal Rilis: 1 Januari 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Perdebatan siapa yang berhak membawa spirit orb antara Lin Lie dan Ji Shuangshuang terhenti akibat kedatangan beberapa iblis pengikut Chiyou. Ji Shuangshuang segera memerintahkan Lin Lie untuk menyingkir dan kabur sementara dirinya menghadapi mereka.

Kendati diminta demikian, Lin Lie yang masih terus fokus pada kotak spirit orb yang ada di pinggang Ji Shuangshuang, mencoba untuk membantunya. Sayangnya, aksi heroiknya terhenti begitu saja. Pedang yang ia ayunkan mendadak berhenti dan tidak dapat digerakkan. Setelah diperhatikan, pedang tersebut ternyata nyantol di sebuah kawat baja.

Ji Shuangshuang yang kesal dengan Lin Lie yang terus-terusan meminta agar kotak spirit orb diserahkan kepadanya akhirnya menuruti permintaan Lin Lie. Begitu kotak tersebut berada di tangannya, Lin Lie langsung menyadari bahwa itu adalah sebuah kesalahan. Pasukan iblis yang tersisa tidak lagi menyerang Ji Shuangshuang, melainkan berbalik memburu Lin Lie.

Tidak berani melawan, Lin Lie hanya bisa kabur hingga akhirnya terpojok. Bukannya membantu, Ji Shuangshuang yang mendadak muncul di hadapan Lin Lie justru mendorong Lin Lie hingga terjatuh dari gedung tempat mereka berada.


Ada 2 hal yang bikin happy di edisi ini. Yang pertama, tidak adanya side story yang membuat puas menyimak petualangan Lin Lie dan Ji Shuangshuang. Walau gak puas puas amat juga sih, mengingat tidak ada perkembangan cerita yang berarti.

Happy yang kedua adalah melihat Lin Lie sepertinya sedikit banyak mulai sadar bahwa untuk saat ini dirinya bukan orang yang tepat untuk membawa spirit orb Chiyou peninggalan ayahnya. Yah, semoga saja demikian, mengingat tabiat Lin Lie yang keras kepalanya cenderung mengarah ke bodoh, hehehe.

Di sisi lain, hadirnya bumbu komedi di tengah-tengah aksi pertarungan lumayan bikin pengalaman membaca jadi lebih segar. Tidak melulu serius dan dibawa kesel oleh tingkah laku Lin Lie seperti di beberapa edisi sebelumnya. Setuju, teman-teman?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply